<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>APSI &#8211; Cerita Hosting ☁️</title>
	<atom:link href="https://ceritahosting.com/tag/apsi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://ceritahosting.com</link>
	<description>Cerita Teknologi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Aug 2021 04:08:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.6.15</generator>

<image>
	<url>https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2019/05/cropped-8437175d-f20a-4d92-9289-8b4d42b92879_200x200.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>APSI &#8211; Cerita Hosting ☁️</title>
	<link>https://ceritahosting.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175363151</site>	<item>
		<title>MDLC(Multimedia Development Life Cycle):Metode Pemilihan Pembuatan Aplikasi Sistem Informasi</title>
		<link>https://ceritahosting.com/2021/08/09/mdlcmultimedia-development-life-cyclemetode-pemilihan-pembuatan-aplikasi-sistem-informasi/</link>
					<comments>https://ceritahosting.com/2021/08/09/mdlcmultimedia-development-life-cyclemetode-pemilihan-pembuatan-aplikasi-sistem-informasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cerita Hosting]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Aug 2021 04:06:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Analisa Berorientasi Object]]></category>
		<category><![CDATA[Analisa Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[APSI]]></category>
		<category><![CDATA[Basis data]]></category>
		<category><![CDATA[Handy Noviyarto]]></category>
		<category><![CDATA[MDLC]]></category>
		<category><![CDATA[Metodologi Penelitan aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Multimedia Design Life Cycle]]></category>
		<category><![CDATA[perancangan basis data]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuliahan ABO]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuliahan SIM]]></category>
		<category><![CDATA[SDLC]]></category>
		<category><![CDATA[Waterfall]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ceritahosting.com/?p=1222</guid>

					<description><![CDATA[<p>  MDLC(Multimedia Development Life Cycle): (Metode Pemilihan Pembuatan Aplikasi Sistem Informasi)   Pengantar Bagi Konsultan IT, Praktisi IT, Team Development Aplikasi, tidak mudah untuk memilih atau memutuskan metodologi apa yang akan digunakan di dalam pembangunan/pemgembangan aplikasi system informasi di sebuah perusahaan atau software yang akan di implementasikan. Khusus terkait Aplikasi yang berkaitan dengan multimedia, MDLC [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2021/08/09/mdlcmultimedia-development-life-cyclemetode-pemilihan-pembuatan-aplikasi-sistem-informasi/">MDLC(Multimedia Development Life Cycle):Metode Pemilihan Pembuatan Aplikasi Sistem Informasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>
 </p>
<p style="text-align: center"><span style="font-family:Times New Roman; font-size:24pt"><strong>MDLC(Multimedia Development Life Cycle):<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center"><span style="font-family:Times New Roman; font-size:24pt"><strong>(Metode Pemilihan Pembuatan Aplikasi Sistem Informasi)<br />
</strong></span></p>
<p>
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:14pt; text-decoration:underline"><strong>Pengantar</strong></span>
	</p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:14pt">Bagi Konsultan IT, Praktisi IT, Team Development Aplikasi, tidak mudah untuk memilih atau memutuskan metodologi apa yang akan digunakan di dalam pembangunan/pemgembangan aplikasi system informasi di sebuah perusahaan atau software yang akan di implementasikan.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:14pt">Khusus terkait Aplikasi yang berkaitan dengan multimedia, MDLC saat ini banyak digunakan pada penelitian terkait aplikasi multimedia atau mobile aplikasi, disamping metode SDLC(System Development Life Cycle) yang sudah umum digunakan di dalam pembangunan dan pengembangan Aplikasi saat ini.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><span style="text-decoration:underline"><strong>Menurut Riyanto &amp; Singgih, (2015),</strong></span> MDLC <em>(Multimedia DevelopmentLife Cycle</em>) merupakan metode pengembangan system yang cocok untuk pengembangan system berbasis multimedia. <em>Multimedia Development Life Cycle </em>terdiri dari enam tahap, yaitu<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">1<strong>. Tahap pengonsepan (<em>concept</em>),<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>2. Perancangan (<em>design</em>),<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>3. Pengumpulan bahan <em>(material collecting</em>),<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>4. Pembuatan (<em>assembly</em>),<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>5. Pengujian <em>(testing</em>) dan<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>6. Pendistribusian <em>(distribution</em>)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center"><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2021/08/080921_0405_MDLCMultime1.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/>
	</p>
<p style="text-align: justify">1<strong>. <span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><em>Concept</em></span></strong><em><br />
		</em><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">(Tahap untuk menentukan tujuan dan siapa pengguna program). Tahap  pengonsepan (<em>Concept</em>) adalah tahap untuk menentukan tujuan dan kepada siapa <em>multimedia </em>di tujukan <em>(audiens identification</em>). Selain itu menentukan jenis aplikasi (presentasi, interaktif, dan lain-lain) dan tujuan aplikasi (hiburan, pembelajaran, dan lain-lain). Dasar aturan untuk perancangan juga ditentukan pada tahap ini misalnya ukuran, target. <em>Output </em>dari tahap ini biasanya berupa dokumen yang bersifat <em>naratif </em>untuk mengungkapkan tujuan proyek yang ingin di capai.<br />
</span></p>
<p>
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><span style="font-family:Times New Roman"><strong>2</strong></span><span style="font-family:Arial"><strong>. <em>Design</em></strong><em><br />
				</em>(Tahap pembuatan spesifikasi mengenai <em>arsitektur </em>proyek,gaya, tampilan, dan kebutuhan material/bahan untuk proyek). Perancangan <em>(design</em>) adalah tahap pembuatan spesifikasi meliputi <em>arsitektur </em>proyek, gaya, tampilan dan kebutuhan material atau bahan untuk program. Spesifikasi dibuat serinci mungkin sehingga pada tahap berikutnya yaitu <em>material collecting </em>dan <em>assembly</em>, pengambilan keputusan baru tidak diperlukan lagi, cukup ini biasanya menggunakan <em>storyboard </em>untuk menggambarkan deskripsi tiap <em>scene </em></span><span style="font-family:Times New Roman">dengan mencantumkan semua obyek <em>multimedia</em>.<br />
</span></span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><span style="font-family:Times New Roman"><strong>3. </strong></span><span style="font-family:Arial"><em><strong>Material Collecting</strong><br />
				</em>(Tahap pengumpulan bahan yang sesuai dengan kebutuhan yang dikerjakan). Pengumpulan materi adalah tahap pengumpulan bahan yang sesuai dengan kebutuhan yang dikerjakan. Bahan-bahan tersebut antara lain seperti <em>clip-art, graphic</em>, animasi, video, <em>audito</em>. Tahap ini dapat dikerjakan secara <em>parallel </em>dengan tahap <em>assembly</em>. Namun dapat juga tahap <em>material collecting </em>dan tahap <em>assembly </em>akan dikerjakan secara linear dan tidak parallel.<br />
</span></span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><span style="font-family:Times New Roman"><strong>4</strong></span><span style="font-family:Arial"><strong>. <em>Assembly</em></strong><em><br />
				</em>(Tahap Pembuatan). Tahap <em>assembly </em>adalah tahap pembuatan semua obyek atau bahan multimedia dibuat. Pembuatan proyek didasarkan pada tahap <em>design</em>. seperti <em>storyboard, </em>bagan alir atau struktur navigasi.<br />
</span></span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>5. <em>Testing</em></strong><em><br />
			</em>(Tahap Pengujian). Dilakukan setelah selesai tahap pembuatan (<em>assembly</em>) dengan menjalankan proyek apakah ada kesalahan atau tidak. Tahap ini disebut sebagai tahap pengujian <em>alpha </em>(<em>alpha test</em>) dimana pengujian dilakukan oleh pembuat, Fungsi dari<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">tahap ini adalah melihat hasil pembuatan proyek apakah sesuai dengan yang diharapkan atau tidak, maka akan dibuat tabel pengujian untuk menguji kriteria proyek tersebut (Irawan, Laurin, &amp; Suherman, 2015).<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="font-size:12pt"><strong>6. <em>Distribution</em></strong><em><br />
				</em>(Proyek akan disimpan dalam sebuah media penyimpanan). Pada tahap ini proyek akan disimpan dalam suatu media penyimpanan. Jika media penyimpanan tidak cukup menampung proyeknya makan kompresi terhadap proyek itu akan dilakukan. Tahap ini juga dapat disebut sebagai tahap evaluasi untuk pengembangan produk yang sudah jadi supaya menjadi lebih baik. Hasil evaluasi ini dapat digunakan sebagai masukan untuk tahap <em>concept </em>pada produk selanjutnya.</span><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify">Sumber:
</p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:8pt">Juleon, Perancangan Media Pembelajaran Videoscribe Sastra Indonesia Dengan Menggunakan Metode MDLC,<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:8pt">2018,UIB. Repository@2018<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:8pt">Perbandingan Metode Pengembangan Perangkat Lunak Multimedia Iwan Binanto Teknik Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta iwan@usd.ac.id</span>
			</div>
</li>
</ul>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2021/08/09/mdlcmultimedia-development-life-cyclemetode-pemilihan-pembuatan-aplikasi-sistem-informasi/">MDLC(Multimedia Development Life Cycle):Metode Pemilihan Pembuatan Aplikasi Sistem Informasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ceritahosting.com/2021/08/09/mdlcmultimedia-development-life-cyclemetode-pemilihan-pembuatan-aplikasi-sistem-informasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1222</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BAGAIMANA MENENTUKAN VARIABLE PADA TABLE DATABASE</title>
		<link>https://ceritahosting.com/2021/08/05/bagaimana-menentukan-variable-pada-table-database/</link>
					<comments>https://ceritahosting.com/2021/08/05/bagaimana-menentukan-variable-pada-table-database/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cerita Hosting]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Aug 2021 04:17:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Analisa Berorientasi Object]]></category>
		<category><![CDATA[Analisa Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[APSI]]></category>
		<category><![CDATA[Char]]></category>
		<category><![CDATA[MYSQL]]></category>
		<category><![CDATA[perancangan basis data]]></category>
		<category><![CDATA[Primary key]]></category>
		<category><![CDATA[SQL]]></category>
		<category><![CDATA[Varchar]]></category>
		<category><![CDATA[Variable database]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ceritahosting.com/?p=1219</guid>

					<description><![CDATA[<p>  PERANCANGAN BASIS DATA BAGAIMANA MENENTUKAN VARIABLE PADA TABLE DATABASE   Pada saat design table pada saat perancangan basis data, kita akan di hadapkan bagaimana type data yang sesuai untuk design table . Penentuan Nama atribut, type data dan Panjang(length) di tentukan juga Database yang akan digunakan. Untuk mempermudah para developer atau mahasiswa saat design [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2021/08/05/bagaimana-menentukan-variable-pada-table-database/">BAGAIMANA MENENTUKAN VARIABLE PADA TABLE DATABASE</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>
 </p>
<p style="text-align: center"><span style="font-family:Arial; font-size:16pt"><strong>PERANCANGAN BASIS DATA<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center"><span style="font-family:Arial; font-size:16pt"><strong>BAGAIMANA MENENTUKAN VARIABLE PADA TABLE DATABASE<br />
</strong></span></p>
<p>
 </p>
<p>Pada saat design table pada saat perancangan basis data, kita akan di hadapkan bagaimana type data yang sesuai untuk design table . Penentuan Nama atribut, type data dan Panjang(length) di tentukan juga Database yang akan digunakan.
</p>
<p>Untuk mempermudah para developer atau mahasiswa saat design table database, berikut kami buatkan contoh. Pada bahasan kali ini akan dibahas Type Variable pada My SQL.
</p>
<p>Selamat Belajar.
</p>
<p><strong>Model-1<br />
</strong></p>
<p><strong>Menggunakan MYSQL<br />
</strong></p>
<p style="background: white">
 </p>
<p style="background: white"><span style="color:black"><span style="font-family:Times New Roman; font-size:12pt">1. Tipe data untuk bilangan</span><span style="color:#222222; font-family:Georgia; font-size:10pt"><br />
			</span></span></p>
<div>
<table style="border-collapse:collapse; background: white" border="0">
<colgroup>
<col style="width:31px"/>
<col style="width:128px"/>
<col style="width:433px"/></colgroup>
<tbody valign="top">
<tr>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  outset 0.75pt; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">No</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  outset 0.75pt; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p style="text-align: center"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Tipe Data</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  outset 0.75pt; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p style="text-align: center"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Keterangan</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">1.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">TINYINT</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Ukuran 1 byte. Bilangan bulat terkecil,<br />dengan jangkauan untuk bilangan bertanda -128 sampai dengan 127 dan untuk<br />yang tidak bertanda 0 sampai dengan 255. Bilangan tak bertanda ditandai<br />dengan kata UNSIGNED</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">2.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">SMALLINT</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Ukuran 2 byte. Bilangan bulat dengan<br />jangkauan untuk bilangan bertanda -32768 sampai dengan 32767 dan untuk yang<br />tidak bertanda 0 sampai dengan 65535</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">3.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">MEDIUMINT</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Ukuran 3 byte. Bilangan bulat dengan<br />jangkauan untuk bilangan bertanda -8388608 sampai dengan 8388607 dan untuk<br />yang tidak bertanda 0 sampai dengan 16777215</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">4.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">INT</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Ukuran 4 byte. Bilangan bulat dengan<br />jangkauan untuk bilangan bertanda -2147483648 sampai dengan 2147483647 dan<br />untuk yang tidak bertanda 0 sampai dengan 4294967295</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">5.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">INTEGER</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Sama dengan INT.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">6.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">BIGINT</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Ukuran 8 byte. Bilangan bulat dengan<br />jangkauan untuk bilangan bertanda -9223372036854775808 sampai dengan<br />9223372036854775807 dan untuk yang tidak bertanda 0 sampai dengan<br />184467440737079551615</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">7.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">FLOAT</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Ukuran 4 byte. Biilangan pecahan.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">8.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">DOUBLE</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Ukuran 8 byte. Bilangan pecahan.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">9.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">DOUBLE PRECISION</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Ukuran 8 byte. Bilangan pecahan berpresisi<br />ganda.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">10.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">REAL</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Ukuran 8 byte. Sinonim dari DOUBLE.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">11.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">DECIMAL(M,D)</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Ukuran M byte. Bilangan pecahan. Misalnya<br />DECIMAL(5,2) dapat digunakan untuk menyimpan bilangan -99,99 sampai dengan<br />99,99</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">12.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">NUMERIC(M,D)</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Ukuran M byte. Sama dengan Decimal.</span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p style="background: white">
 </p>
<p style="background: white">
 </p>
<p style="background: white"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">2. Tipe data untuk tanggal dan jam<span style="color:#222222"><br />
			</span></span></p>
<div>
<table style="border-collapse:collapse; background: white" border="0">
<colgroup>
<col style="width:31px"/>
<col style="width:128px"/>
<col style="width:433px"/></colgroup>
<tbody valign="top">
<tr>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  outset 0.75pt; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">No</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  outset 0.75pt; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p style="text-align: center"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Tipe<br />Data</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  outset 0.75pt; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p style="text-align: center"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Keterangan</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">1.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">DATETIME</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Ukuran 8 byte. Kombinasi tanggal dan jam<br />dengan jangkauan dari &#8216;1000-01-01 00:00:00&#8217; sampai dengan &#8216;9999-12-31<br />23:59:59&#8242;</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">2.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">DATE</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Ukuran 8 byte. Kombinasi tanggal dan jam<br />dengan jangkauan dari &#8216;1000-01-01&#8217; sampai dengan &#8216;9999-12-31 &#8216;</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">3.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">TIMESTAMP</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Ukuran 4 byte. Kombinasi tanggal dan jam<br />dengan jangkauan dari &#8216;1970-01-01&#8217; sampai dengan &#8216;2037 &#8216;</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">4.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">TIME</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Ukuran 3 byte.waktu dengan jangkauan dari<br />-838:59:59 sampai dengan 838:59:59</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">5.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">YEAR</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Ukuran 1 byte. Data tahun antara 1901 sampai<br />dengan 2155</span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p style="background: white"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">3. Tipe data untuk karakter dan lain-lain<span style="color:#222222"><br />
			</span></span></p>
<div>
<table style="border-collapse:collapse" border="0">
<colgroup>
<col style="width:31px"/>
<col style="width:128px"/>
<col style="width:433px"/></colgroup>
<tbody valign="top">
<tr style="background: white">
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  outset 0.75pt; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">No</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  outset 0.75pt; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p style="text-align: center"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Tipe<br />Data</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  outset 0.75pt; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p style="text-align: center"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Keterangan</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="background: white">
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">1.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">CHAR(M)</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Ukuran M byte, 1&lt;=M&lt;=255. Data string<br />dengan panjang yang tetap. CHAR(1) cukup ditulis dengan CHAR.</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="background: white">
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">2.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">VARCHAR(M)</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Ukuran L+1 byte dengan L&lt;=M dan<br />1&lt;=M&lt;=255. Data string dengan panjang bervariasi tergantung datanya.</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="background: white">
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">3.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">TINYBLOB,<span style="color:#222222"><br />
								</span></span></p>
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">TINYTEXT</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">L+1 byte, dengan L&lt;28 . Tipe<br />TEXT atau BLOB dengan panjang maksimum 255 karakter.</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="background: white">
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">4.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">BLOB, TEXT</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">L+2 byte, dengan L&lt;216 . Tipe<br />TEXT atau BLOB dengan panjang maksimum 65535 karakter.</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="background: white">
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">5.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">MEDIUMBLOB, MEDIUMTEXT</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">L+3 byte, dengan L&lt;224. Tipe<br />TEXT atau BLOB dengan panjang maksimum 1677215 karakter.</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="background: white">
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">6.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">LONGBLOB, LONGTEXT</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">L+4 byte, dengan L&lt;232. Tipe<br />TEXT atau BLOB dengan panjang maksimum 4294967295 karakter.</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="background: white">
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">7.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">ENUM(&#8216;nilai1&#8242;,&#8217;nilai2&#8217;,..)</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Ukuran 1 atau 2 byte tergantungnilai<br />enumerasinya maks 65535 nilai</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="background: #f2f8fa">
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  outset 0.75pt; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">8.</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">SET(&#8216;nilai1&#8242;,&#8217;nilai2&#8217;,..)</span></p>
</td>
<td style="padding-top: 2px; padding-left: 2px; padding-bottom: 2px; padding-right: 2px; border-top:  none; border-left:  none; border-bottom:  outset 0.75pt; border-right:  outset 0.75pt">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:8pt">Ukuran 1,2,3,4 atau 8 byte tergantung jumlah<br />anggota himpunan maks 64 anggota.</span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p>
 </p>
<p><span style="font-size:14pt"><strong>Contoh Implementasi:<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>Pengguna Login
</li>
</ul>
<p><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2021/08/080521_0417_BAGAIMANAME1.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/>
	</p>
<p>
 </p>
<p>Sumber:
</p>
<p><a href="http://phuuri.blogspot.com/2012/10/berbagai-macam-tipe-data.html">Puuri Pangesti: BERBAGAI MACAM TIPE DATA (phuuri.blogspot.com)</a>
	</p>
<p><a href="https://www.duniailkom.com/tutorial-mysql-tipe-data-huruf-char-varchar-text/">Belajar MySQL: Tipe Data String MySQL (Char, Varchar, Binary, Varbinary, Text, dan Blob) | Duniailkom</a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2021/08/05/bagaimana-menentukan-variable-pada-table-database/">BAGAIMANA MENENTUKAN VARIABLE PADA TABLE DATABASE</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ceritahosting.com/2021/08/05/bagaimana-menentukan-variable-pada-table-database/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1219</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bingung memilih :Metodologi Pembangunan Aplikasi IT ??</title>
		<link>https://ceritahosting.com/2021/08/04/bingung-memilih-metodologi-pembangunan-aplikasi-it/</link>
					<comments>https://ceritahosting.com/2021/08/04/bingung-memilih-metodologi-pembangunan-aplikasi-it/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cerita Hosting]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Aug 2021 01:11:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Analisa Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Konsep Sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Testing&Implementasi]]></category>
		<category><![CDATA[Agile]]></category>
		<category><![CDATA[APSI]]></category>
		<category><![CDATA[Metodologi Pembangunan aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Scrum]]></category>
		<category><![CDATA[SIM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ceritahosting.com/?p=1211</guid>

					<description><![CDATA[<p>  Bingung memilih : Metodologi Pembangunan Aplikasi IT   Pada pembuatan aplikasi baik pribadi maupun perusahaan, team maupun individu dihadapkan pada apa bagaimana metodologi yang akan digunakan dan diterapkan di dalam tahapan pembuatan dan tahapan untuk menyelesaikan sesuai dengan metodologi yang akan dibangun. Ini bukan soal kekinian atau keren jika menggunakan metodologi ini atau itu, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2021/08/04/bingung-memilih-metodologi-pembangunan-aplikasi-it/">Bingung memilih :Metodologi Pembangunan Aplikasi IT ??</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>
 </p>
<p style="text-align: center"><span style="font-family:Arial; font-size:16pt"><strong>Bingung memilih :<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center"><span style="font-family:Arial; font-size:16pt"><strong>Metodologi Pembangunan Aplikasi IT<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2021/08/080421_0111_Bingungmemi1.gif?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/><span style="font-family:Arial; font-size:16pt"><strong><br />
			</strong></span></p>
<p>
 </p>
<p><span style="font-family:Arial">Pada pembuatan aplikasi baik pribadi maupun perusahaan, team maupun individu dihadapkan pada apa bagaimana metodologi yang akan digunakan dan diterapkan di dalam tahapan pembuatan dan tahapan untuk menyelesaikan sesuai dengan metodologi yang akan dibangun.<br />
</span></p>
<p><span style="font-family:Arial">Ini bukan soal kekinian atau keren jika menggunakan metodologi ini atau itu, tetapi persoalan bagaimana hal tersebut sesuai dengan scope of work dari Aplikasi yang akan atau sedang dibangun.<br />
</span></p>
<p><span style="font-family:Arial">Kendala-kendala yang dihadapi di saat pemilihan atau pembangunan New atau old Aplikasi aplikasi antara lain:<br />
</span></p>
<ul>
<li><span style="font-family:Arial">Sumber daya manusia yang terbatas (Resources/People)<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial">Waktu yang sudah di tentukan (Time)<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial">Biaya yang sudah dianggarkan (Cost)<br />
</span></li>
</ul>
<p><span style="font-family:Arial"><span style="background-color:yellow">Nah dari pada <span style="font-size:14pt"><strong>bingung</strong></span></span>, silakan dibaca lagi beberapa bahasan yang pernah kami tulis, dan dapat di lihat pada link:<br />
</span></p>
<ol>
<li><a href="https://ceritahosting.com/2021/03/03/metode-pemilihan-pembuatan-aplikasi-sistem-informasi/"><span style="font-family:Arial">https://ceritahosting.com/2021/03/03/metode-pemilihan-pembuatan-aplikasi-sistem-informasi/</span></a><span style="font-family:Arial"><br />
			</span></li>
<li><a href="https://ceritahosting.com/2020/05/01/analisa-dan-perancangan-sistem-informasi-apsi-2/"><span style="font-family:Arial">https://ceritahosting.com/2020/05/01/analisa-dan-perancangan-sistem-informasi-apsi-2/</span></a><span style="font-family:Arial"><br />
			</span></li>
<li><a href="https://ceritahosting.com/2020/10/13/scrum-implementasi-untuk-alur-penelitian/"><span style="font-family:Arial">https://ceritahosting.com/2020/10/13/scrum-implementasi-untuk-alur-penelitian/</span></a><span style="font-family:Arial"><br />
			</span></li>
<li><a href="https://ceritahosting.com/2020/06/29/agile-scrum/"><span style="font-family:Arial">https://ceritahosting.com/2020/06/29/agile-scrum/</span></a><span style="font-family:Arial"><br />
			</span></li>
</ol>
<p><span style="font-family:Arial">Semua metodologi yang sudah di uraikan di link tersebut dapat menjadi rujukan, semua  tentunya ada keuntungan dan dapat me-minimalkan kekurangan dari masing-masing metodologi.<br />
</span></p>
<p>
 </p>
<p><span style="font-family:Arial">Semangat pagi dan Salam Sukses.<br />
</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2021/08/04/bingung-memilih-metodologi-pembangunan-aplikasi-it/">Bingung memilih :Metodologi Pembangunan Aplikasi IT ??</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ceritahosting.com/2021/08/04/bingung-memilih-metodologi-pembangunan-aplikasi-it/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1211</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Metode Pemilihan Pembuatan Aplikasi Sistem Informasi</title>
		<link>https://ceritahosting.com/2021/03/03/metode-pemilihan-pembuatan-aplikasi-sistem-informasi/</link>
					<comments>https://ceritahosting.com/2021/03/03/metode-pemilihan-pembuatan-aplikasi-sistem-informasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cerita Hosting]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2021 13:11:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Analisa Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Agile]]></category>
		<category><![CDATA[APSI]]></category>
		<category><![CDATA[Extreme Programming(XP)]]></category>
		<category><![CDATA[Metodologi Pembangunan aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa perangkat lunak]]></category>
		<category><![CDATA[SDLC]]></category>
		<category><![CDATA[Waterfall]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ceritahosting.com/?p=1204</guid>

					<description><![CDATA[<p>Memilih Metode Pembuatan Aplikasi Sistem Informasi ( Extreme Programming-XP) Pengantar Bagi Konsultan IT, Praktisi IT, Team Development Aplikasi, tidak mudah untuk memilih atau memutuskan metodologi apa yang akan digunakan di dalam pembangunan/pemgembangan aplikasi system informasi di sebuah perusahaan atau software yang akan di implementasikan. Dalam pembuatan aplikasi system informasi, ada beberapa metodologi yang saat ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2021/03/03/metode-pemilihan-pembuatan-aplikasi-sistem-informasi/">Metode Pemilihan Pembuatan Aplikasi Sistem Informasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;"><strong>Memilih Metode Pembuatan Aplikasi Sistem Informasi<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;"><strong>( Extreme Programming-XP)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt; text-decoration: underline;"><strong>Pengantar<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Bagi Konsultan IT, Praktisi IT, Team Development Aplikasi, tidak mudah untuk memilih atau memutuskan metodologi apa yang akan digunakan di dalam pembangunan/pemgembangan aplikasi system informasi di sebuah perusahaan atau software yang akan di implementasikan.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Dalam pembuatan aplikasi system informasi, ada beberapa metodologi yang saat ini ada dunia, seperti:<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Waterfall<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;"> SDLC<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Rapid Application Development(RAD)<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Prototype<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Dynamic system Development Model<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Spiral model<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Agile Software Development<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Feature-Driven Development(FDD)<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Joint Application Development(JAD)<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Lean Development<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Rational Unified Process (RUP)<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Scrum Development<br />
</span></div>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Yang perlu dipertimbangkan didalam pemilihan metodologi tersebut antara lain:<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Jumlah SDM IT atau perusahaan yang ada<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Kemampuan Team yang ada<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Metode yang cocok dengan pola kerja team<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Membandingkan model mana yang cocok di dalam pembangunan atau pengembangan project Aplikasi yang akan dikerjakan.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Pada tulisan ini, akan dibahas mengenai keuntungan dan kerugian dari metode Extreme Programming<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: center;"><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2021/03/030321_1311_MetodePemil1.jpg?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1" /><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;"><br />
</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;"><strong>Agile Methodologies<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"><span style="font-size: 12pt;"><strong>Extreme Programming (berikutnya akan disingkat sebagai XP)</strong> adalah sebuah pendekatan atau model pengembangan perangkat lunak yang mencoba menyederhanakan berbagai tahapan dalam proses pengembangan tersebut sehingga menjadi lebih adaptif dan fleksibel. XP bukan hanya berfokus pada coding tetapi meliputi seluruh area pengembangan perangkat lunak. XP mengambil pendekatan &#8216;ekstrim&#8217; dalam iterative development.</span><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 12pt;">XP Pertama kali diusulkan oleh Kent Beck dan Ward Cunningham pada bulan Maret 1996, asal mula XP digunakan karena pada saat itu permintaan dari customer yang sering berubah dengan cepat sehingga mengakibatkan putaran kehidupan metode pengembangan perangkat lunak tradisional menjadi lebih pendek dan tidak selaras dengan metode tradisional karena pada umumnya memerlukan desain yang luas dan itu mengakibatkan perubahan desain yang terjadi dan tentu saja memerlukan biaya yang lebih tinggi. Tujuan XP adalah meminimalisir biaya yang diperlukan jika ada perubahan dalam pengembangan perangkat lunak.<br />
</span></p>
<p style="text-align: center;"><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2021/03/030321_1311_MetodePemil2.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1" /><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 12pt;">Model ini cenderung menggunakan pendekatan Object-Oriented.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Tahapan-tahapan yang harus dilalui antara lain:<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;"><strong>Planning,<br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;"><strong>Design,<br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;"><strong>Coding, dan<br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;"><strong>Testing.<br />
</strong></span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Sasaran Extreme Programming adalah tim yang dibentuk berukuran antara kecil sampai medium saja, tidak perlu menggunakan sebuah tim yang besar. Hal ini dimaksudkan untuk menghadapi requirements yang tidak jelas maupun terjadinya perubahan-perubahan requirements yang sangat cepat.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Extreme Programming merupakan agile methods yang paling banyak digunakan dan menjadi sebuah pendekatan yang sangat terkenal.<strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt; text-decoration: underline;"><strong>Metode Extreme Programming</strong><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Metode Extreme Programming (XP Methodology) digunakan oleh tim development untuk membuat software dalam environment yang tidak stabil seperti ketika requirement yang ada sangat cepat berubah. Metode ini memiliki release berkala dalam waktu development yang singkat.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 54pt;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;"><em>a<strong>.       Keunggulan</strong></em><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 81pt;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">&#8211; Pelibatan client dalam proyek meningkatkan transparansi dan hubungan antara vendor dan klien.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 81pt;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">&#8211; Frequent checkpoints dalam metode ini akan membantu developer membuat perencanaan dan jadwal<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 81pt;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">&#8211; Feedback yang banyak akan membantu meminimalisir risiko dan meningkatkan improvement.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify; margin-left: 54pt;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;"><em>b<strong>.      Kelemahan </strong></em><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 81pt;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">&#8211; Model ini membutuhkan meeting berkala dimana bisa jadi mahal untuk kedua belah pihak<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 81pt;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">&#8211; Perubahan yang terlalu sering bisa mengganggu developer dan cukup tricky untuk mengkalkulasi waktu dan estimasi harga<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 81pt;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">&#8211; Biaya untuk merubah requirement di kemudian hari dalam proyek cukup mahal<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;">Dari sumber:<br />
</span></p>
<ul>
<li style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;"><br />
<a href="https://www.it-jurnal.com/apa-itu-extreme-programming/"><strong>https://www.it-jurnal.com/apa-itu-extreme-programming/</strong></a><strong><br />
</strong></span></li>
<li>
<div style="text-align: justify;"><a href="https://ilmurplkitabersama.blogspot.com/2020/03/metode-xtreme-programming-contoh.html"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;"><strong>https://ilmurplkitabersama.blogspot.com/2020/03/metode-xtreme-programming-contoh.html</strong></span></a><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;"><strong><br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;"><a href="https://badr.co.id/id_ID/blog/articles-1/post/kelebihan-dan-kekurangan-dari-berbagai-metode-pengembangan-software-52"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;"><strong>https://badr.co.id/id_ID/blog/articles-1/post/kelebihan-dan-kekurangan-dari-berbagai-metode-pengembangan-software-52</strong></span></a><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;"><strong><br />
</strong></span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;"><br />
</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2021/03/03/metode-pemilihan-pembuatan-aplikasi-sistem-informasi/">Metode Pemilihan Pembuatan Aplikasi Sistem Informasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ceritahosting.com/2021/03/03/metode-pemilihan-pembuatan-aplikasi-sistem-informasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1204</post-id>	</item>
		<item>
		<title>USE CASE : Implementasi Use Case Modelling</title>
		<link>https://ceritahosting.com/2020/06/28/use-case-implementasi-use-case/</link>
					<comments>https://ceritahosting.com/2020/06/28/use-case-implementasi-use-case/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cerita Hosting]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2020 23:09:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[ABO]]></category>
		<category><![CDATA[APSI]]></category>
		<category><![CDATA[Basis data]]></category>
		<category><![CDATA[ceritahosting.com]]></category>
		<category><![CDATA[Implemantasi Use Case Modelling]]></category>
		<category><![CDATA[Modul Analisa Berorientasi Object]]></category>
		<category><![CDATA[Modul Use case]]></category>
		<category><![CDATA[sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[UMB]]></category>
		<category><![CDATA[UML]]></category>
		<category><![CDATA[use case]]></category>
		<category><![CDATA[Use case Diagram]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ceritahosting.com/?p=797</guid>

					<description><![CDATA[<p>USE CASE Semangat pagi Dalam materi ini akan akan diberikan pembelajaran mengenai use case, yang banyak digunakan mahasiswa system informasi didalam pembuatan laporan Tugas Akhir / Skripsi. Semoga materi kali ini membantu rekan mahasiswa didalam mengetahui dan bagaimana Use case dapat membantu di dalam membuat bagan activity dan menyelesaikan masa study perkuliahan. Indikator Materi: Mengetahui [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/06/28/use-case-implementasi-use-case/">USE CASE : Implementasi Use Case Modelling</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><span style="font-family:Arial; font-size:28pt"><strong>USE CASE<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Semangat pagi<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Dalam materi ini akan akan diberikan pembelajaran mengenai use case, yang banyak digunakan mahasiswa system informasi didalam pembuatan laporan Tugas Akhir / Skripsi. Semoga materi kali ini membantu rekan mahasiswa didalam mengetahui dan bagaimana Use case dapat membantu di dalam membuat bagan activity dan menyelesaikan masa study perkuliahan.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt; text-decoration:underline"><strong>Indikator Materi:<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt">
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial">Mengetahui cara Analisa Perancangan  menggunakan use case Modelling<br />
</span></div>
<p style="text-align: justify; margin-left: 18pt">
</li>
</ul>
<p style="text-align: center">
<p style="text-align: center"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:16pt"><strong>Use Case<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<ul style="margin-left: 72pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><span style="text-decoration:underline"><strong>Use Case</strong></span> adalah deskripsi fungsi dari sebuah sistem dari perspektif pengguna.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Sejak tahun 1992, dengan adanya pengembang UML, yaitu  Jacob Et All, menjadikan <em>Use case</em> sebagai model utama atau yang dibutuhkan (<em>Requeirment Model</em>)<em><br />
</em>pada UML.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Use case dibuat berdasar keperluan <strong>actor</strong>, merupakan <strong>&#8220;apa&#8221;</strong> yang dikerjakan system, <span style="color:red"><strong>bukan</strong></span> &#8220;bagaimana&#8221; system mengerjakannya<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Use case diberi nama yang menyatakan apa hal yang dicapai dari hasil interaksinya dengan actor.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><em>Use case</em> dinotasikan dengan gambar (horizontal ellipse)<br />
</span></div>
<p style="text-align: justify">
<p><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062820_2310_USECASEImpl1.png?ssl=1" alt="" align="left" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial"><br />
</span></li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Use case biasanya menggunakan  kata kerja<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Nama use case boleh terdiri dari beberapa kata dan tidak boleh ada 2 use case yang memiliki nama yang sama<br />
</span></div>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:16pt"><strong>Use Case Diagram<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem. Yang ditekankan adalah &#8220;apa&#8221; yang diperbuat sistem, dan bukan &#8220;bagaimana&#8221;.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Menurut Rosa dan Salahudin use case diagram tidak menjelaskan secara detail tentang penggunaan tiap use case, namun hanya memberi gambaran singkat hubungan antara use case, aktor, dan sistem. Melalui use case diagram kita dapat mengetahui fungsi-fungsi apa saja yang ada pada sistem (Rosa-Salahudin, 2011: 130).<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Usecase Diagram digunakan untuk mengambarkan interaksi antara pengguna sistem (<em>actor)</em> dengan kasus (<em>use case</em>) yang disesuaikan dengan langkah-langkah (<em>scenario</em>) yang telah ditentukan.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Menggambarkan kebutuhan system dari sudut pandang user<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Mengfokuskan pada proses komputerisasi (automated processes)<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Menggambarkan hubungan antara use case dan actor<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Use case menggambarkan proses system (kebutuhan system dari sudut pandang user)<br />
</span></div>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><span style="background-color:yellow">Secara umum use case adalah:</span><br />
</strong></span></p>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Pola perilaku system<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Urutan transaksi yang berhubungan yang dilakukan oleh satu actor<br />
</span></div>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Use case diagram terdiri dari:<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong>Use case<br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong>Actors<br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong>System boundary boxes (optional)<br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong>Packages (optional)<br />
</strong></span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:16pt"><strong>Tujuan Use case Diagram<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Untuk mengumpulkan kebutuhan dari sebuah system<strong><br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Untuk mendapatkan pandangan dari luar system<strong><br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Untuk mengidentifikasikan factor yang mempengaruhi system baik internal maupun external.<strong><br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Untuk menunjukkan interkasi dari para actor dari system.<strong><br />
</strong></span></div>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:16pt"><strong><span style="background-color:yellow">Use Case: Mengapa penting?</span><br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Ide dasarnya adalah bagaimana melibatkan penggunaan system di fase fase awal Analisa dan perancangan system, sehingga diharapkan akan bisa dibangun suatu system yang bisa membantu pengguna.<strong><br />
</strong></span></div>
<p style="text-align: justify">
</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p style="text-align: center"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062820_2310_USECASEImpl2.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Gambar. Simbol Use Case<br />
</strong></span></p>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify; margin-left: 54pt">
<p style="text-align: justify; margin-left: 54pt">
<p style="text-align: justify; margin-left: 54pt">
<p style="text-align: justify; margin-left: 54pt"><span style="font-family:Arial; font-size:16pt"><strong><span style="background-color:lime">Kapan menggunakan Use Case Diagram?</span><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Use case diagram tidak memberikan banyak detail(memodelkan urutan Langkah yang harus dilakukan), namun bisa mendeskripsikan gambaran tingkat tinggi dari relasi diantara use case, actor dan system.<br />
</span></p>
<ul style="margin-left: 72pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Mewakili tujuan interaksi system dengan pengguna.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Mendefinisikan dan mengatur persyaratn fungsional suatu system.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Menentukan konteks dan kebutuhan dari system<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Memodelkan aliran event dalam use case.<br />
</span></div>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><span style="text-decoration:underline"><strong>Contoh :</strong></span><br />
</span></p>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Use Case diagram Model<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 72pt">
<p style="text-align: center"><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062820_2310_USECASEImpl3.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center">
<p style="text-align: center">
<ul style="margin-left: 54pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Actor<br />
</strong></span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: center">
<p style="text-align: center"><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062820_2310_USECASEImpl4.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: center"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062820_2310_USECASEImpl5.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong>Association<br />
</strong></span></p>
<ul style="margin-left: 72pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><em>Associations</em> bukan menggambarkan aliran data/informasi.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><em>Associations</em> digunakan untuk menggambarkan bagaimana actor terlibat dalam use case.<br />
</span></div>
<p style="text-align: justify; margin-left: 18pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Ada 4 jenis relasi yang bisa timbul pada use case diagram<br />
</span></p>
</li>
</ul>
<ol style="margin-left: 144pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Association antara actor dan use case<br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Association antara use case<br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Generalization/Inheritance antara use case<br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Generalization/Inheritance antara actors<br />
</strong></span></div>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong><em>Association antara actor dan use case</em><br />
</strong></span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align: center"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062820_2310_USECASEImpl6.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><br />
</strong></span></p>
<ol>
<li><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:14pt"><strong><em>Association antara use case</em><br />
</strong></span></li>
</ol>
<p style="text-align: center"><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062820_2310_USECASEImpl7.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center">
<p style="text-align: center"><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062820_2310_USECASEImpl8.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center">
<ol>
<li>
<div><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:14pt"><strong><em>Generalization/inheritance antara use case</em><br />
</strong></span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align: center"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062820_2310_USECASEImpl9.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><br />
</span></p>
<p style="text-align: center">
<ol>
<li>
<div><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:14pt"><strong><em>Generalization/inheritance antara actor</em></strong><br />
</span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align: center"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062820_2310_USECASEImpl10.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><br />
</span></p>
<p style="text-align: center">
<ol>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:14pt"><strong><em>Use case System boundary boxes</em><br />
</strong></span></div>
<ol>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Digambarkan dengan kotak disekitar use case, untuk menggambarkan jangkauan system anda (scope of of your system).<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Biasanya digunakan apabila memberikan beberapa alternative system yang dapat dijadikan pilihan System boundary boxes dalam penggunaannya optional<br />
</span></div>
</li>
</ol>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: center"><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062820_2310_USECASEImpl11.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:16pt"><strong>Contoh: Study Kasus<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Nama Aplikasi: Sistem Informasi Manajemen Perpustakaan<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Deskripsi:<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Sistem informasi manajemen perpustakaan adalah sebuah sistem informasi untuk mengelola informasi yang diperlukan dalam sebuah perpustakaan yang meliputi pengelolaan pustaka, pengelolaan anggota, pengelolaan petugas dan pengelolaan peminjaman pustaka. Aturan perpustakaan yang harus dipenuhi pada sistem informasi manajemen perpustakaan yang akan dimodelkan adalah sebagai berikut:<br />
</span></p>
<ol>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Pustaka dapat memiliki lebih dari satu pengarang<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Anggota dapat meminjam lebih dari satu buku (pustaka) dalam satu waktu (waktu yang bersamaan)<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Anggota dapat memiliki lebih dari satu nomor telepon<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Anggota dapat mengembalikan pustaka yang dipinjam tidak dalam waktu yang bersamaan, meskipun pustaka-pustaka tersebut dipinjam pada waktu yang bersamaan.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Pengunjung yang bukan anggota diperbolehkan mencari data pustaka yang ingin dibacanya.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Pengunjung yang bukan anggota tidak diperbolehkan meminjam pustaka.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Proses pendaftaran pustaka, anggota, dan peminjaman dilakukan oleh petugas perpustakaan.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Anggota dan pengunjung dapat melakukan pencarian pustaka.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Satu pustaka akan disimpan sebagai satu data dengan id yang unik<br />
</span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Sistem Informasi Manajemen Perpustakaan yang akan dimodelkan memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut:<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><span style="text-decoration:underline">Validasi Petugas</span><br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Login<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><span style="text-decoration:underline">Mengelola data Pustaka</span><br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Memasukkan data pustaka baru<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Mengubah data pustaka<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Menghapus data pustaka<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Mencari data pustaka<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Melihat data pustaka<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><span style="text-decoration:underline">Mengelola data petugas</span><br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Memasukkan data petugas baru<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Mengubah data petugas<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Menghapus data petugas<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Mencari data petugas<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Melihat data petugas<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><span style="text-decoration:underline">Mengelola data Anggota</span><br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Memasukkan data anggota baru<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Mengubah data anggota<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Menghapus data anggota<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Mencari data anggota<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Melihat data anggota<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><span style="text-decoration:underline">Mengelola data Peminjaman</span><br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Memasukkan data peminjaman<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Mengubah data peminjaman<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Mencari data peminjaman<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Melihat data peminjaman<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify; margin-left: 18pt">
<p style="text-align: justify; margin-left: 18pt"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:16pt"><strong>Penyelesaian Studi Kasus menjadi sebuah Use Case Diagram<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt">
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt">
<p style="text-align: center"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062820_2310_USECASEImpl12.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center">
<p style="text-align: justify"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062820_2310_USECASEImpl13.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062820_2310_USECASEImpl14.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062820_2310_USECASEImpl15.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062820_2310_USECASEImpl16.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062820_2310_USECASEImpl17.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062820_2310_USECASEImpl18.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:16pt"><strong>Menggambarkan Use Case Diagram<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Berikut adalah use case diagram / diagram use case dari Sistem Informasi Manajemen Perpustakaan:<br />
</span></p>
<p style="text-align: center"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062820_2310_USECASEImpl19.jpg?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Sumber:<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><br />
<a href="http://www.materidosen.com/2017/04/use-case-diagram-lengkap-studi-kasus.html">http://www.materidosen.com/2017/04/use-case-diagram-lengkap-studi-kasus.html</a><span style="color:black; text-decoration:underline"><br />
</span></span></p>
<p style="text-align: justify"><a href="http://www.ceritahosting.com"><span style="font-family:Arial">www.ceritahosting.com</span></a><span style="color:black; font-family:Arial; text-decoration:underline"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: center">
<p style="text-align: center">
<p style="text-align: center">
<p style="text-align: center">
<p><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>PUSTAKA<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li><a href="http://www.samsularifin.com/2014/11/pengertian-manfaat-dan-penerapan.html"><span style="font-family:Arial">http://www.samsularifin.com/2014/11/pengertian-manfaat-dan-penerapan.html</span></a><span style="color:black; font-family:Arial"><br />
</span></li>
<li><a href="https://www.dictio.id/t/apa-yang-dimaksud-dengan-analisis-critical-success-factors/14555/2"><span style="font-family:Arial">https://www.dictio.id/t/apa-yang-dimaksud-dengan-analisis-critical-success-factors/14555/2</span></a><span style="color:black; font-family:Arial"><em><br />
</em><br />
</span></li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial">Korth, H.; Database System Concept, Mc Graw Hill,4th  edition, New York, 2002.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><a href="http://www.materidosen.com/2017/04/use-case-diagram-lengkap-studi-kasus.html"><span style="font-family:Arial">http://www.materidosen.com/2017/04/use-case-diagram-lengkap-studi-kasus.html</span></a><span style="color:black; font-family:Arial"><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial">Adi Nugroho;Perancangan &amp; Implementasi Sistem Basis Data, Andi Publisher,ISBN:979-29-2609-5<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial">Janner Simarmata;Perancangan Basis data<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial">Indarajani,Elexmedia;Perancangan Basis Data dlm All in 1<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial">Strategy Perancangan dan pengelolan Basis data, ISBN:979-763-824-3<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial">http://modulmakalah.blogspot.co.id/2015/09/teknik-pencarian-fakta-dalam.html<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062820_2310_USECASEImpl20.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><br />
</span>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/06/28/use-case-implementasi-use-case/">USE CASE : Implementasi Use Case Modelling</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ceritahosting.com/2020/06/28/use-case-implementasi-use-case/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">797</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PERANCANGAN BASIS DATA (PBD)</title>
		<link>https://ceritahosting.com/2020/06/22/perancangan-basis-data-pbd/</link>
					<comments>https://ceritahosting.com/2020/06/22/perancangan-basis-data-pbd/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cerita Hosting]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2020 09:35:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[APSI]]></category>
		<category><![CDATA[Basis data]]></category>
		<category><![CDATA[ceritahosting.com]]></category>
		<category><![CDATA[Database System]]></category>
		<category><![CDATA[perancangan basis data]]></category>
		<category><![CDATA[SDLC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ceritahosting.com/?p=683</guid>

					<description><![CDATA[<p>PERANCANGAN BASIS DATA MODUL PERKULIAHAN KE-1 Mampu didalam Perencanaan, Perancangan dan administrasi basis data Perancangan Basis data adalah proses untuk menentukan isi dan pengaturan data yang dibutuhkan untuk mendukung berbagai rancangan sistem. Basis data sangat diperlukan sebagai fundamental dari materi pembelajaran ini, tetapi jangan kuatir mahasiswa didik, kami akan mengulas materi ini agar dapat dapat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/06/22/perancangan-basis-data-pbd/">PERANCANGAN BASIS DATA (PBD)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center; margin-left: 11pt"><span style="font-size:16pt"><strong>PERANCANGAN BASIS DATA<br />
</strong></span></p>
<p style="margin-left: 11pt">
<p style="text-align: justify; margin-left: 11pt"><span style="font-size:12pt"><strong>MODUL PERKULIAHAN KE-1<br />
</strong></span></p>
<ul style="margin-left: 48pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="font-size:12pt; text-decoration:underline"><strong>Mampu didalam Perencanaan, Perancangan dan administrasi basis data</strong></span><br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="font-size:12pt">Perancangan Basis data adalah proses untuk menentukan isi dan pengaturan data yang dibutuhkan untuk mendukung berbagai rancangan sistem</span>. Basis data sangat diperlukan sebagai fundamental dari materi pembelajaran ini, tetapi jangan kuatir mahasiswa didik, kami akan mengulas materi ini agar dapat dapat dimengerti peserta didik dan peserta yang ingin memperdalam materi dari perancangan basis data.</span><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: center; margin-left: 11pt">
<p style="text-align: center; margin-left: 11pt"><strong>Definisi Basis data (Review)<br />
</strong></p>
<p><span style="font-family:Arial">Beberapa definisi basis data (<em>database</em>) adalah sbb:<br />
</span></p>
<ul style="margin-left: 72pt">
<li><span style="font-family:Arial">Sekumpulan data store(bisa dalam jumlah besar) yang tersimpan dalam magnetic disk, optical disk, dan media penyimpan sekunder lainnya.<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial">Sekumpulan program-program aplikasi umum yang mengeksekusi dan memproses data secara umum (hapus,cari,update,dll)<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial">Basisdata terdiri dari data yang di-share bagi banyak user dan memungkinkan penggunaan data yang sama pada waktu bersamaan oleh banyak user<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial">Koleksi terpadu dari data-data yang saling berkaitan dari suatu enterprise.Misal. Basisdata Nilai Mahasiswa akan terdiri dari data-data seperti tabel Matakuliah, Dosen, Mahasiswa, Nilai, dll.<br />
</span></li>
</ul>
<p style="text-align: center"><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062220_0935_PERANCANGAN1.jpg?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial"><br />
</span></p>
<p style="text-align: center">
<p style="text-align: center"><span style="font-family:Arial">Gambar 1.Model Arsip&amp; Basis Data<br />
</span></p>
<p style="text-align: center">
<p style="text-align: center">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>Tujuan Utama Pengolahan Basis Data<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>Tujuan</strong> awal dan utama dalam pengolahan data pada sebuah <strong>basis data </strong>adalah agar dapat menentukan kembali data (data yang dicari) dengan mudah dan cepat. Di samping itu, pemanfaatan data untuk pengolahan data juga memiliki tujuan-tujuan tertentu. Secara lengkap, pemanfaatan <strong>basis data </strong>dilakukan untuk memenuhi sejumlah tujuan sebagai berikut :<br />
</span></p>
<ol>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="text-decoration:underline"><strong><em>Kecepatan dan kemudahan (Speed)</em></strong></span><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="text-decoration:underline"><strong><em>Efisiensi ruang penyimpanan (Space)</em></strong></span><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="text-decoration:underline"><strong><em>Keakuratan (Accuracy)</em></strong></span><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="text-decoration:underline"><strong><em>Ketersediaan (Availability)</em></strong></span><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="text-decoration:underline"><strong>Kelengkapan (Completeness)</strong></span><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="text-decoration:underline"><strong><em>Keamanan (Security)</em></strong></span><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="text-decoration:underline"><strong><em>Kebersamaan pemakai</em></strong></span><br />
</span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>RDMS<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="text-decoration:underline"><strong>Relational Database Management System (RDBMS</strong></span>) adalah sebuah sistem yang secara otomatis menyatukan semua DBMS yang saling berhubungan. RDBMS biasanya menggunakan 4th Generation Languange (4GL) dan sangat fleksibel sehingga data dapat dimodifikasi dengan mudah, demikian pula dengan struktur databasenya.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: center"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062220_0935_PERANCANGAN2.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial"><br />
</span></p>
<p style="text-align: center"><span style="font-family:Arial"><strong>Gambar 2.  RDMS Vendor &amp; Product<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center">
<p style="text-align: center">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>Definisi, Tujuan &amp; Alasan Perancangan Basis data<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="text-decoration:underline"><strong>Perancangan Basisdata/database </strong></span>adalah proses untuk menentukan isi dan pengaturan data yang dibutuhkan untuk mendukung berbagai rancangan sistem.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong><span style="text-decoration:underline">Tujuan Perancangan Database :</span><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial"><strong>• </strong>untuk memenuhi informasi yang berisikan kebutuhan-kebutuhan user secara khusus dan aplikasi-aplikasinya.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial">•   Memudahkan pengertian struktur informasi.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial">• Mendukung kebutuhan-kebutuhan pemrosesan dan beberapa obyek penampilan (response time, processing time, dan storage space)<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong><span style="text-decoration:underline">Alasan Perancangan Basis data :</span><br />
</strong></span></p>
<ul style="margin-left: 54pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Sistem basis data telah menjadi bagian dalam sistem informasi suatu organisasi<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Kebutuhan menyimpan data dalam jumlah besar semakin mendesak<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Fungsi-fungsi dalam organisasi semakin dikomputerisasikan<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Semakin kompleks data &amp; aplikasi yang digunakan, maka relationship antar data harus dimodelisasikan<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Dibutuhkannya kemandirian data<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>Komponen &amp; Siklus Sistem Informasi<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>Sistem informasi suatu organisasi berbasiskan komputer terdiri atas :<br />
</strong></span></p>
<ul style="margin-left: 72pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong><br />
</strong>Basis data<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">   Perangkat lunak basis data<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">   perangkat lunak aplikasi<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">   perangkat keras<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">   personal<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: center"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062220_0935_PERANCANGAN3.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center"><span style="font-family:Arial"><strong>Gambar3. Siklus<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>Fase Proses Perancangan Database<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>6 Fase proses perancangan database :<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;1. Pengumpulan data dan analisis<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;2. Perancangan database secara konseptual<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;3. Pemilihan DBMS<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;4. Perancangan database secara logika (data model &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;mapping)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;5. Perancangan database secara fisik<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;6. Implementasi Sistem database.<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="color:red; font-family:Arial"><strong><span style="text-decoration:underline">Catatan:</span><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>( fase di atas tidak harus diproses berurutan. Pada beberapa hal, rancangan tsb dapat dimodifikasi dari yang pertama dan  sementara itu mengerjakan fase yang terakhir (<em>feedback loop </em>antara fase) dan <em>feedback loop </em>dalam fase sering terjadi selama proses  perancangan).<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: center"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062220_0935_PERANCANGAN4.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: center"><span style="font-family:Arial"><strong>Gambar 4.Model Process<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center">
<p><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><em>Fase 1 :<br />
Pengumpulan data dan analisa</em><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Proses identifikasi dan analisa kebutuhan-kebutuhan data disebut <span style="text-decoration:underline"><em>pengumpulan data dan analisa</em></span>. Untuk menentukan kebutuhan-kebutuhan suatu sistem database, pertama-tama harus mengenal bagian-bagian lain dari sistem informasi yang akan berinteraksi dengan sistem database, termasuk para pemakai yang ada dan para pemakai yang baru serta aplikasi-aplikasinya. Kebutuhan-kebutuhan dari para  pemakai dan aplikasi-aplikasi inilah yang kemudian dikumpulkan dan dianalisa.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>Aktifitas-aktifitas yang dilakukan dalam fase ini:<br />
</strong></span></p>
<ol>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Mengidentifikasikan kelompok dari pemakai dan area aplikasi<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Mempelajari dokumen-dokumen yang ada<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">(bentuk-bentuk formulir, laporan, aturan-aturan)<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Menganalisis lingkungan operasional dan pemrosesan permintaan<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Mengadakan questioner dan interview<br />
</span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify">
<p><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong><em>Fase 2 :<br />
Perancangan database konseptual</em><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Tujuan dari fase ini adalah menghasilkan <span style="text-decoration:underline"><em>conceptual schema</em></span> untuk database yang tergantung pada sebuah DBMS/RDMS yang spesifik. Sering menggunakan sebuah high-level data model seperti ER/EER model selama fase ini. Dalam <em>conceptual schema</em>, kita harus merinci aplikasi-aplikasi database yang diketahui dan transaksi-transaksi yang mungkin.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>PADA FASE-2 INI DILAKUKAN DUA AKTIFITAS:<br />
</strong></span></p>
<ol>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Perancangan skema konseptual :<br />
</strong></span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">   menguji kebutuhan-kebutuhan data dari suatu database yang merupakan hasil dari fase 1, dan menghasilkan sebuah <em>conceptual database schema</em> pada DBMS independent model data tingkat tinggi seperti <em>EER (enhanced entity relationship)</em> model.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>2. Perancangan transaksi :<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">    Menguji aplikasi-aplikasi database dimana kebutuhan-kebutuhannya telah dianalisa pada fase 1, dan menghasilkan perincian transaksi-transaksi ini.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>PENDEKATAN PERANCANGAN SKEMA:<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong><span style="text-decoration:underline">Perancangan skema tersentralisasi</span><br />
</strong></span></div>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>Semua permintaan user dan aplikasi dirancang menjadi satu kesatuan.<br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>Autorisasi tersentralisasi oleh DBA.<br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>DBA bertanggungjawab penuh dalam perancangan<br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>Diperlukan perancang database yang ahli dan memahami permintaan-permintaan untuk setiap pemakai.<br />
</strong></span></div>
<p style="text-align: justify">
</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>2<span style="text-decoration:underline">. Perancangan skema integrasi</span><br />
</strong></span></p>
<ul style="margin-left: 72pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>Setiap kelompok pemakai dapat merancang database mereka sendiri-sendiri<br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>Setelah skema konseptual database terbentuk, proses integrasi dilanjutkan oleh DBA<br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>Pembentukan entity-entity, atribut-atribut dan domain harus jelas dan seragam pada setiap user group<br />
</strong></span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>STRATEGI-STRATEGI PADA PERANCANGAN SKEMA:<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>Top Down Strategi<br />
</strong></span></div>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Perancangan dimulai dari pendefinisian tipe-tipe entitynya terlebih dahulu, setelah itu dilanjutkan dengan keterhubungannya beserta atribut-atributnya<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Pendefinisian tipe entity dari lebih tinggi ke tipe yang lebih rendah. Contoh : menggunakan spesialisasi<br />
</span></div>
<p style="text-align: justify">
</li>
</ul>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>Bottom Up Strategi<br />
</strong></span></div>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Perancangan dimulai dari pendefinisian atribut-atribut terlebih dahulu, setelah itu dilanjutkan dengan keterhubungannya beserta atribut-atributnya<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Pendefinisian tipe entity dari lebih rendah ke tipe yang lebih tinggi. Contoh : menggunakan Generalisasi<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Inside-Out Strategi<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Special kasus dari Bottom Up Strategi dimana difokuskan ke konsep-konsep utama baru ke konsep lainnya.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Mixed Strategi<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Gabungan dari Top Down dan Bottom Up Strategi<br />
</span></div>
<p style="text-align: justify">
</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>Perancangan &amp; Jenis-jenis Transaksi<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Transaksi merupakan representasi dari aktifitas-aktifitas terhadap database.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Perancangan transaksi harus disesuaikan dengan kebutuhan para pemakai dan area aplikasi.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Kegiatan-kegiatan dalam perancangan transaksi pada tingkat konseptual meliputi:<br />
</span></p>
<ul style="margin-left: 72pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Mengidentifikasi input/output<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Mengidentifikasi fungsi transaksi<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<ol>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>Retrieval transaksi<br />
</strong></span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</strong>Transaksi yang mencari data untuk menampilkan laporan pada layer<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>2.      Update transaksi<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</strong>Transaksi untuk menambahkan, menghapus dan memodifikasi record-record di dalam database<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>3.       Mixed transaksi<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</strong>Transaksi untuk mencari data sekaligus untuk update data.<br />
</span></p>
<p><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong><em>Fase 3 :<br />
Pemilihan DBMS</em></strong><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Pemilihan database ditentukan oleh beberapa faktor, diantaranya:<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>1. Struktur data</strong><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">    Jika data yang disimpan dalam database mengikuti struktur<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">    hirarki, maka suatu jenis hirarki dari DBMS harus dipikirkan.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial"><strong>2. Personal yang telah terbiasa dengan suatu sistem</strong><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">    Jika staf programmer dalam suatu organisasi sudah terbiasa<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">    dengan suatu DBMS, maka hal ini dapat mengurangi biaya<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">    latihan dan waktu belajar.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial"><strong>3. Tersedianya layanan penjual</strong><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">    Keberadaan fasilitas pelayanan penjual sangat dibutuhkan<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">    untuk membantu memecahkan beberapa masalah sistem.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial"><strong>4. Teknik</strong><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">    Keberadaan DBMS dalam menjalankan tugasnya seperti jenis<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">    -jenis DBMS (relational, network, hierarchical, dll), struktur<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">    penyimpanan, dan jalur akses yang mendukung DBMS,<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">    pemakai, dll.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong><em>Fase 4 :<br />
Perancangan database secara logika (pemetaan model data)<br />
</em></strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Fase selanjutnya dari perancangan database adalah membuat sebuah skema konseptual dan skema eksternal  pada model data dari DBMS yang terpilih. Fase ini dilakukan oleh pemetaan skema konseptual dan skema eksternal yang dihasilkan pada fase 2. Pada fase ini,  skema konseptual ditransformasikan dari model data tingkat tinggi yang digunakan pada fase 2 ke dalam model data dari DBMS yang dipilih pada fase 3.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial">1. <strong>Pemetaan system-independent :</strong><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial">Pemetaan ke dalam model data DBMS dengan tidak  mempertimbangkan karakteristik atau hal-hal yang khusus yang berlaku pada implementasi DBMS dari model data tsb.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt">
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial">2. <strong>Penyesuaian skema ke DBMS yang spesifik :</strong><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial">mengatur skema yang dihasilkan pada langkah 1 untuk disesuaikan pada implementasi yang khusus di masa yang akan datang dari suatu model data yang digunakan pada DBMS yang dipilih.<br />
</span></p>
<p><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong><em>Fase 5 :<br />
Perancangan database fisik</em></strong><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Perancangan database secara fisik merupakan proses pemilihan struktur-struktur penyimpanan dan jalur-jalur akses pada file-file database untuk mencapai penampilan yang terbaik pada bermacam-macam aplikasi.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Selama fase ini, dirancang spesifikasi-spesifikasi untuk database yang disimpan yang  berhubungan dengan struktur-struktur penyimpanan fisik, penempatan record<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">dan jalur akses.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>Tujuan Pemanfaatan perancangan database secara fisik :<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>1. Response time </strong><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Waktu yang telah berlalu dari suatu transaksi database yang diajukan Untuk menjalankan suatu tanggapan. Pengaruh utama pada response  time adalah di bawah pengawasan DBMS yaitu : waktu akses database  untuk data item yang ditunjuk oleh suatu transaksi.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Response time juga dipengaruhi oleh beberapa faktor yang tidak  berada di bawah pengawasan DBMS, seperti penjadwalan sistem  operasi atau penundaan komunikasi.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong>  2. Space Utility </strong><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Jumlah ruang penyimpanan yang digunakan oleh file-file database dan  struktur-Struktur jalur akses.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><strong> 3. Transaction throughput :</strong><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">      Rata-rata jumlah transaksi yang dapat diproses per menit oleh sistem database, dan merupakan parameter kritis dari sistem transaksi (misal, digunakan pada pemesanan tempat di pesawat, bank, dll). Hasil dari fase ini adalah penentuan awal dari struktur penyimpanan dan jalur akses untuk file-file database.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong><em>Fase 6 :<br />
Implementasi sistem database</em></strong><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Setelah perancangan secara logika dan secara fisik lengkap,kita dapat melaksanakan sistem database. Perintah-perintah dalam DDL(Data Definition language) dan SDL(storage definition language) dari DBMS yang dipilih, dihimpun dan digunakan untuk membuat skema database dan file-file database (yang kosong) kemudian database tsb dimuat (disatukan) dengan datanya.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Jika data harus dirubah dari sistem komputer sebelumnya, perubahan-perubahan yang rutin mungkin diperlukan untuk format ulang datanya yang kemudian dimasukkan ke database yang baru. Transaksi-transaksi database sekarang  harus dilaksanakan oleh para programmmer aplikasi.<br />
</span></p>
<ol>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Pembentukan database file<br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Pengisian data<br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Konversi data (bila perbaikan system lama)<br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Implementasi transaksi database<br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Testing dan validasi<br />
</strong></span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong>Administrasi Basis Data<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong>KONVERSI &amp; LOADING DATA<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Tahap ini dilakukan apabila sistem basis data yg ada digantikan sistem basis data baru<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Semua data yg ada ditransfer ke basis data baru &amp; konversi aplikasi yg ada utk basis data baru<br />
</span></div>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong>PENGOPERASIAN &amp; PERAWATAN<br />
</strong></span></p>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Pengoperasian basis data setelah divalidasi<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Memonitor kinerja sistem, jika tidak sesuai perlu reorganisasi basis data<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Perawatan &amp; upgrade sistem aplikasi basis data jika diperlukan.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:16pt"><strong>SIKLUS KEHIDUPAN APLIKASI BASIS DATA<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062220_0935_PERANCANGAN5.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial"><br />
</span></p>
<p style="text-align: center"><span style="font-family:Arial"><strong>Gambar5. Siklus Kehidupan Aplikasi Basis Data<br />
</strong></span></p>
<p><span style="font-size:16pt"><strong>PUSTAKA<br />
</strong></span></p>
<ul style="margin-left: 48pt">
<li>Connolly, Thomas., Begg, Carolyn (2005). Database System: A practical Approach to Design, Implementation and management, 4th Ed. Pearson Education, England.</li>
<li><a href="https://ceritahosting.com/2020/05/19/analisa-dan-perancangan-sistem-informasiapsi13-designing-database/">https://ceritahosting.com/2020/05/19/analisa-dan-perancangan-sistem-informasiapsi13-designing-database/</a></li>
</ul>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/06/22/perancangan-basis-data-pbd/">PERANCANGAN BASIS DATA (PBD)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ceritahosting.com/2020/06/22/perancangan-basis-data-pbd/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">683</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TESTING IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI:(2)</title>
		<link>https://ceritahosting.com/2020/06/22/testing-implementasi-sistem-informasi2/</link>
					<comments>https://ceritahosting.com/2020/06/22/testing-implementasi-sistem-informasi2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cerita Hosting]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2020 02:50:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[APSI]]></category>
		<category><![CDATA[ceritahosting.com]]></category>
		<category><![CDATA[Implementation & Testing]]></category>
		<category><![CDATA[materi kuliah IT]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuliahan Testing Implementasi]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa perangkat lunak]]></category>
		<category><![CDATA[Software Engineering]]></category>
		<category><![CDATA[system informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Testing Implementasi Sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[UMB]]></category>
		<category><![CDATA[White Box Testing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ceritahosting.com/?p=674</guid>

					<description><![CDATA[<p>TESTING IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI (E-Learning Series) TOPIK-2: Mengetahui mengenai pengujian menggunakan metode white-box: Metode pengujian white-box testing Metode pengujian basis path testing Metode pengujian control structure testing [Pressman2016] ch17, p444-p458 Dari materi-1 yang sudah diberikan, rekan didik sudah mendapatkan gambaran mengenai definisi dari testing implementasi system informasi. Pengujian perangkat lunak (bahasa Inggris: software testing) adalah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/06/22/testing-implementasi-sistem-informasi2/">TESTING IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI:(2)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong>TESTING IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>(E-Learning Series)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt; text-decoration:underline"><strong>TOPIK-2:<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Mengetahui mengenai pengujian menggunakan metode white-box:<br />
</strong></span></p>
<ul style="margin-left: 72pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Metode pengujian white-box testing<br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Metode pengujian basis path testing<br />
</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Metode pengujian control structure testing<br />
</strong></span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>[Pressman2016] ch17, p444-p458<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Dari materi-1 yang sudah diberikan, rekan didik sudah mendapatkan gambaran mengenai definisi dari testing implementasi system informasi.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Pengujian perangkat lunak (bahasa Inggris: software testing) </strong>adalah<strong><br />
</strong>Suatu investigasi yang dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai kualitas dari produk atau layanan yang sedang diuji (under test).  Pengujian perangkat lunak juga memberikan pandangan mengenai perangkat lunak secara obyektif dan independen, yang bermanfaat dalam operasional bisnis untuk memahami tingkat risiko pada implementasinya.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Teknik-teknik pengujian mencakup, namun tidak terbatas pada, proses mengeksekusi suatu bagian program atau keseluruhan aplikasi dengan tujuan untuk menemukan bug perangkat lunak (kesalahan atau cacat lainnya). Pengujian perangkat lunak dapat dinyatakan sebagai proses validasi dan verifikasi bahwa sebuah program / aplikasi / produk:<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">1. Memenuhi kebutuhan (requirement) yang mendasari perancangan dan pengembangan perangkat lunak tersebut;<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">2. Berjalan sesuai dengan yang diharapkan<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">3. Dapat diterapkan menggunakan karakteristik yang sama<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">4. Memenuhi kebutuhan semua pihak yang berkepentingan.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong>Metode pengujian white-box testing<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: center"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062220_0249_TESTINGIMPL1.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">White box testing adalah pengujian yang didasarkan pada pengecekan terhadap detail perancangan, menggunakan struktur kontrol dari desain program secara procedural untuk membagi pengujian ke dalam beberapa kasus pengujian. Secara sekilas dapat diambil kesimpulan white box testing merupakan petunjuk untuk mendapatkan program yang benar secara 100%.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="font-size:12pt">White-box/Structure-based terdapat dalam <span style="background-color:yellow"><strong>standar </strong></span></span><span style="font-size:16pt"><span style="color:red; background-color:yellow"><strong>BS7925-2</strong></span>.</span><span style="font-size:12pt"><br />
</span></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Testabilitas perangkat lunak adalah seberapa mudah sebuah program computer dapat diuji.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Pengujian White Box disebut juga :<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• <strong>Glass Box Testing (Pengujian kotak bening)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>• Code Base Testing (Source kodenya dimunculkan)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>• Structural Testing (Struktur program ditampilkan)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:14pt; text-decoration:underline"><strong>Pengujian &amp; Langkah:<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Pengujian white box:<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Untuk mengetahui cara kerja suatu perangkat lunak secara internal.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Untuk menjamin operasi-operasi internal sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan dengan menggunakan struktur kendali dari prosedur yang dirancang.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong>Pelaksanaan pengujian white box:<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Menjamin seluruh independent path dieksekusi paling sedikit satu kali. Independent path adalah jalur dalam program yang menunjukkan paling sedikit satu kumpulan proses ataupun kondisi baru.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Menjalani logical decision pada sisi dan false.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Mengeksekusi pengulangan (looping) dalam batas-batas yang ditentukan.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Menguji struktur data internal.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Langkah-langkah white box:<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">1. Mendefinisikan semua alur logika<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">2. Membangun kasus untuk digunakan dalam pengujian<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">3. Melakukan pengujian.<br />
</span></p>
<p><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Jenis Uji White-Box:<br />
</strong></span></p>
<p><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062220_0249_TESTINGIMPL2.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:#ffc000; font-family:Arial; font-size:16pt"><strong>Statement coverage testing<br />
</strong></span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><span style="color:black">The percentage of executable statements that have been exercised by a test suite.</span><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062220_0249_TESTINGIMPL3.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Contoh:<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<div>
<table style="border-collapse:collapse" border="0">
<colgroup>
<col style="width:186px">
<col style="width:204px"></colgroup>
<tbody valign="top">
<tr>
<td style="padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  solid 0.5pt; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt">
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062220_0249_TESTINGIMPL4.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"></p>
</td>
<td style="padding-left: 7px; padding-right: 7px; border-top:  solid 0.5pt; border-left:  none; border-bottom:  solid 0.5pt; border-right:  solid 0.5pt">
<p style="text-align: justify"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062220_0249_TESTINGIMPL5.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">
<ul>
<li><span style="color:#ffc000; font-family:Arial; font-size:16pt"><strong>Decision coverage testing<br />
</strong></span></li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">The percentage of decision outcomes that have been exercised by a test suite.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 1pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">100% decision coverage implies 100% statement coverage.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062220_0249_TESTINGIMPL6.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="color:#ffc000; font-family:Arial; font-size:12pt">Contoh:<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062220_0249_TESTINGIMPL7.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="color:#ffc000; font-size:28pt"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062220_0249_TESTINGIMPL8.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="color:#ffc000; font-size:28pt"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:#ffc000; font-family:Arial; font-size:16pt"><strong>Condition coverage testing<br />
</strong></span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><span style="color:black">Dalam teknik pengujian Box putih ini mencoba untuk menutupi cakupan kode 100%, artinya saat menguji setiap kondisi yang mungkin dalam kode dieksekusi setidaknya satu kali.</span><br />
</span></p>
<p style="text-align: center"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:14pt"><strong>apakah setiap struktur kendali (if … elseif … else …) telah dievaluasi ke TRUE atau FALSE?<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center">
<p style="text-align: center"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062220_0249_TESTINGIMPL9.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><br />
</span></p>
<p style="text-align: center">
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:#ffc000; font-family:Arial; font-size:16pt"><strong>Multiple coverage testing<br />
</strong></span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Dalam jenis pengujian yang kita gunakan untuk mencakup setiap titik sistem yang akan dijalankan sekali. Dalam proses pengembangan sebenarnya pengembang memanfaatkan kombinasi teknik yang sesuai untuk aplikasi perangkat lunak yang ada.<br />
</span></p>
<p style="text-align: center"><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062220_0249_TESTINGIMPL10.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="color:#ffc000; font-family:Arial; font-size:16pt"><strong><em>Basis path</em></strong><br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">&nbsp;Pengukuran kompleksitas kode program dan pendefinisian alur yang akan dieksekusi.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Digambarkan sequence, if, atau while nya<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Uji coba basis path adalah teknik uji coba white box yg diusulkan Tom McCabe.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><span style="color:black">Metode ini memungkinkan perancang test case mendapatkan ukuran kekompleksan logical dari perancangan prosedural dan menggunakan ukuran ini sbg petunjuk untuk mendefinisikan basis set dari jalur pengerjaan.&nbsp;</span><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Test case yg didapat digunakan untuk mengerjakan basis set yg menjamin pengerjaan setiap perintah minimal satu kali selama uji coba.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="color:black; font-size:18pt">Contoh:<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062220_0249_TESTINGIMPL11.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Times New Roman; font-size:12pt"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Sekarang untuk memastikan cakupan maksimum, kami akan membutuhkan 4 kasus uji.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Bagaimana? Cukup &#8211; ada 2 pernyataan keputusan, jadi untuk setiap pernyataan keputusan, kita perlu dua cabang untuk diuji. Satu untuk yang benar dan yang lainnya untuk kondisi yang salah. Jadi untuk 2 pernyataan keputusan, kita akan membutuhkan 2 kasus uji untuk menguji sisi sebenarnya dan 2 kasus uji untuk menguji sisi palsu, yang membuat total 4 kasus uji.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062220_0249_TESTINGIMPL12.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Times New Roman; font-size:12pt"><br />
</span></p>
<p><strong>TestCase_01:</strong> A=50, B=60</p>
<p><strong>TestCase_02</strong>: A=55, B=40</p>
<p><strong>TestCase_03: </strong>A=40, B=65</p>
<p><strong>TestCase_04: </strong>A=30, B=30</p>
<p style="text-align: justify"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062220_0249_TESTINGIMPL13.jpg?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Times New Roman; font-size:12pt"><br />
</span></p>
<p>Red Line – TestCase_01 = (A=50, B=60)</p>
<p>Blue Line = TestCase_02 = (A=55, B=40)</p>
<p>Orange Line = TestCase_03 = (A=40, B=65)</p>
<p>Green Line = TestCase_04 = (A=30, B=30)</p>
<p style="text-align: justify"><a href="https://www.softwaretestinghelp.com/white-box-testing-techniques-with-example/"><span style="font-family:Times New Roman; font-size:12pt">https://www.softwaretestinghelp.com/white-box-testing-techniques-with-example/</span></a><span style="font-family:Times New Roman; font-size:12pt"><br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:#ffc000; font-family:Arial"><span style="font-size:18pt"><strong><em>Cyclomatic Complexity</em></strong></span><br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="font-size:12pt">Adalah pengukuran software yang memberikan pengukuran kuantitatif dari kompleksitas logika program.</span><br />
<span style="font-size:12pt">Pada konteks metode basis path testing , nilai yang dihitung bagi cyclomatic complexity menentukan&nbsp; jumlah jalur-jalur yang independen dalam kumpulan basis suatu program dan memberikan jumlah tes minimal yang harus dilakukan untuk memastikan bahwa semua pernyataan telah dieksekusi sekurangnya satu kali.</span><span style="font-size:9pt"><br />
</span></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="font-size:12pt">Jalur independen adalah tiap jalur pada program yang memperlihatkan 1 kelompok baru dari pernyataan proses atau kondisi baru.</span><span style="font-size:9pt"><br />
</span></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="font-size:12pt">Terdapat 2 persamaan yang digunakan, yaitu:</span><span style="font-size:9pt"><br />
</span></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial"><span style="font-size:12pt">V(G)= E &#8211; N + 2 atau V(G)= P + 1</span><span style="font-size:9pt"><br />
</span></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial"><span style="font-size:12pt">Keterangan:</span><span style="font-size:9pt"><br />
</span></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial"><span style="font-size:12pt">V(G)= cyclomatic complexity untuk flow graph G</span><span style="font-size:9pt"><br />
</span></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial"><span style="font-size:12pt">E=Jumlah edge(panah)</span><span style="font-size:9pt"><br />
</span></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial"><span style="font-size:12pt">N=Jumlah node(lingkaran)</span><span style="font-size:9pt"><br />
</span></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial"><span style="font-size:12pt">P=Jumlah predicate node</span><span style="font-size:9pt"><br />
</span></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:#ffc000; font-family:Arial; font-size:16pt"><strong><em>Graph Matrix</em></strong><br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Adalah matrik berbentuk segi empat sama sisi, dimana jumlah baris dan kolom sama dengan jumlah node, dan identifikasi baris dan kolom sama dengan identifikasi node, serta isi data adalah keberadaan penghubung antar node (edges).<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Beberapa properti yang dapat ditambahkan sebagai pembobotan pada koneksi antar node di dalam graph matrix, sebagai berikut:<br />
</span></p>
<ul style="margin-left: 63pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Kemungkinan jalur (Edge) akan dilalui / dieksekusi.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Waktu proses yang diharapkan pada jalur selama proses transfer dilakukan.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Memori yang dibutuhkan selama proses transfer dilakukan pada jalur.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Sumber daya (resources) yang dibutuhkan selama proses transfer dilakukan pada jalur.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:#ffc000; font-family:Arial; font-size:16pt"><strong>Control Structur Testing</strong><br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Meliputi;<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Condition testing Suatu metode disain test case yang memeriksa kondisi logika yang terdapat pada modul program.<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Data flow testing:: Metode data flow testing memilih jalur program berdasarkan pada lokasi dari definisi dan penggunaan variabel-variabel pada program.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Loop testing:: suatu teknik white box testing yang berfokus pada validitas konstruksi loop secara eksklusif.&nbsp; Ada 4 kelas dari loop, yaitu;<br />
</span></div>
<p style="text-align: justify">
<ul style="margin-left: 45pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Simple Loops<br />
</strong></span></div>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Diaplikasikan pada bentuk loop yang sederhana, dimana n adalah jumlah maksimum yang diijinkan untuk melalui loop.<br />
</span></p>
<ul style="margin-left: 63pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">lewati loop secara keseluruhan.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">hanya satu yang melalui loop<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">m dapat melalui loop dimana m = n atau m &lt; n<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>2. Nested loop&nbsp;</strong><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">teruskan sampai semua loop selesai diuji.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>3. Concanated Loop&nbsp;</strong><br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Dapat diuji dengan menggunakan pendekatan simple loop bila masing-masing dari loop independent terhadap yang lain.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Bila dua loop dirangkai dan pencacah loop untuk loop 1 digunakan sebagai harga awal untuk loop 2, kemudian loop tersebut menjadi tidak independen, maka pendekatan yang diaplikasikan ke loop tersebut direkomendasikan.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>4. Unstructured Loop&nbsp;</strong><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Apabila memungkinkan, kelas loop ini harus didesain lagi untuk mencerminkan penggunaan konsepsi pemrograman terstruktur.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:18pt"><strong>Kesimpulan:<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><span style="text-decoration:underline"><strong><em>White box :</em></strong></span><br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Dilakukan oleh penguji yang mengetahui tentang QA.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Melakukan testing pada software/program aplikasi menyangkut security dan performance program tersebut (meliputi tes code, desain implementasi, security, data flow, software failure).<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Dilakukan seiring dengan tahapan pengembangan software atau pada tahap testing.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><span style="background-color:lime; text-decoration:underline"><strong><em>Kelebihan White Box Testing</em></strong></span><br />
</span></p>
<p><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">&nbsp; &nbsp; &nbsp;&#8211;&nbsp;<strong>Kesalahan logika.</strong>&nbsp;Digunakan pada sintaks &#8216;if&#8217; dan pengulangan. Dimana White Box Testing akan mendeteksi kondisi-kondisi yang tidak sesuai dan mendeteksi kapan proses pengulangan akan berhenti.<br />
&nbsp; &nbsp; &#8211;<strong>&nbsp;Ketidaksesuaian asumsi.</strong>&nbsp;Menampilkan asumsi yang tidak sesuai dengan kenyataan, untuk di analisa dan diperbaiki.<br />
&nbsp; &nbsp; &nbsp; &#8211;<strong>&nbsp;Kesalahan ketik.&nbsp;</strong>Mendeteksi bahasa pemrograman yang bersifat case sensitive.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><span style="background-color:yellow; text-decoration:underline"><strong><em>Kelemahan White Box Testing</em></strong></span><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;&#8211; Untuk perangkat lunak yang tergolong besar, White Box Testing dianggap sebagai strategi yang tergolong boros, karena akan melibatkan sumber daya yang besar untuk melakukannya.<br />
</span></p>
<p><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Pustaka</strong></span></p>
<p><strong><br />
</strong><strong></strong>&#8211; [Homes2012] Homès, Bernard. 2012. Fundamentals of Software Testing. Hoboken: John Wiley &amp; Sons, Inc.<br />
&#8211; [Pressman2016] Pressman, Roger; Maxim, Bruce. 2016. Software Engineering: A Practitioner&#8217;s Approach, 8th Edition<br />
&#8211; [Fournier2009] Fournier, Greg. 2009. Essential Software Testing: A Use-Case Approach<br />
&#8211; [Kendal2014] Kendal &amp; Kendal. 2014. Systems Analysis and Design (9th Ed). Pearson Education</p>
<ul>
<li><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Pengujian_perangkat_lunak"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">https://id.wikipedia.org/wiki/Pengujian_perangkat_lunak</span></a><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><br />
</span></li>
<li><a href="https://mti.binus.ac.id/2016/04/08/pengujian-perangkat-lunak/"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">https://mti.binus.ac.id/2016/04/08/pengujian-perangkat-lunak/</span></a><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><br />
</span></li>
<li><a href="https://rinnooberta.wordpress.com/category/testing-dan-implementasi/"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">https://rinnooberta.wordpress.com/category/testing-dan-implementasi/</span></a><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt"><br />
</span></li>
<li><a href="http://tkjpnup.blogspot.com/2013/12/black-box-testing-dan-white-box-testing.html"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">http://tkjpnup.blogspot.com/2013/12/black-box-testing-dan-white-box-testing.html</span></a><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><br />
</span></li>
<li>
<div><a href="https://www.softwaretestinghelp.com/white-box-testing-techniques-with-example/"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">https://www.softwaretestinghelp.com/white-box-testing-techniques-with-example/</span></a><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><br />
</span></div>
<p><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><br />
</span>&nbsp;</li>
</ul>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/06/22/testing-implementasi-sistem-informasi2/">TESTING IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI:(2)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ceritahosting.com/2020/06/22/testing-implementasi-sistem-informasi2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">674</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DATA WAREHOUSE(DWH)</title>
		<link>https://ceritahosting.com/2020/06/18/data-warehousedwh/</link>
					<comments>https://ceritahosting.com/2020/06/18/data-warehousedwh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cerita Hosting]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2020 07:58:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[APSI]]></category>
		<category><![CDATA[Data warehouse]]></category>
		<category><![CDATA[dwh]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuliahan data warehouse]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa perangkat lunak]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Informasi mercu buana]]></category>
		<category><![CDATA[Software Engineering]]></category>
		<category><![CDATA[UMB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ceritahosting.com/?p=564</guid>

					<description><![CDATA[<p>DATA WAREHOUSE (E-Learning Series) TOPIK-1: Mengetahui Fundamental dari Data Warehouse Sebelum bahasan dari topik Data warehouse, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu dari definisi-definisi untuk pembahasan lanjutan. Definisi basis data (database) adalah sbb: Sekumpulan data store(bisa dalam jumlah besar) yang tersimpan dalam magnetic disk, optical disk, dan media penyimpan sekunder lainnya. Sekumpulan program-program aplikasi umum [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/06/18/data-warehousedwh/">DATA WAREHOUSE(DWH)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong>DATA WAREHOUSE<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>(E-Learning Series)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt; text-decoration:underline"><strong>TOPIK-1:<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><span style="background-color:lime">Mengetahui Fundamental dari Data Warehouse</span><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Sebelum bahasan dari topik Data warehouse, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu dari definisi-definisi untuk pembahasan lanjutan.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt; text-decoration:underline"><strong>Definisi basis data (<em>database</em>) adalah sbb:<br />
</strong></span></p>
<ul style="margin-left: 72pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Sekumpulan data store(bisa dalam jumlah besar) yang tersimpan dalam magnetic disk, optical disk, dan media penyimpan sekunder lainnya.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Sekumpulan program-program aplikasi umum yang mengeksekusi dan memproses data secara umum (hapus,cari,update,dll)<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Basis data terdiri dari data yang di-share bagi banyak user dan memungkinkan penggunaan data yang sama pada waktu bersamaan oleh banyak user<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Koleksi terpadu dari data-data yang saling berkaitan dari suatu enterprise.Misal. Basisdata Nilai Mahasiswa akan terdiri dari data-data seperti tabel Matakuliah, Dosen, Mahasiswa, Nilai, dll.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: center"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/061820_0757_DATAWAREHOU1.jpg?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt; text-decoration:underline"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt; text-decoration:underline"><strong>Definisi data:<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt">• <span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Menurut berbagai kamus bahasa Inggris-Indonesia, data diterjemahkan sebagai istilah yang berasal dari kata &#8220;datum&#8221; yang berarti fakta atau bahan-bahan keterangan.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Dari sudut pandang bisnis, data bisnis (business data) adalah deskripsi organisasi tentang sesuatu(resources) dan kejadian (transactions) yang terjadi (business data is an organization&#8217;s description of things (resources)and events (transactions) that it faces).<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Data adalah deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang kita hadapi.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Kejadian adalah sesuatu yang terjadi pada saat tertentu. Kesatuan nyata adalah berupa suatu objek nyata seperti tempat, benda dan orang yang betul-betul ada dan terjadi.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Definisi Informasi:<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Menurut <strong>Gordon B. Davis</strong> dalam bukunya Management Informations System :<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Conceptual Foundations, Structures, and Development menyebut informasi sebagai data yang telah diolah menjadi bentuk yang berguna bagi penerimanya dan nyata, berupa nilai yang dapat dipahami di dalam keputusan sekarang maupun masa depan.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Menurut <strong>Barry E. Cushing</strong> dalam buku Accounting Information System and Business Organization, dikatakan bahwa informasi merupakan sesuatu yang menunjukkan hasil pengolahan data yang diorganisasi dan berguna kepada orang yang menerimanya.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Menurut <strong>Robert N. Anthony dan John Dearden</strong> dalam buku Management Control<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Systems, menyebut informasi sebagai suatu kenyataan, data, item yang menambah pengetahuan bagi penggunanya.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Menurut <strong>Stephen A. Moscove dan Mark G. Simkin</strong> dalam bukunya Accounting<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Information Systems : Concepts and Practise mengatakan informasi sebagai kenyataan atau bentuk-bentuk yang berguna yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan bisnis.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt; text-decoration:underline"><strong>Kesimpulan:<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-size:12pt"><span style="font-family:Segoe UI Symbol">✓</span><span style="font-family:Arial"><br />
<strong>Data</strong> adalah nilai yang mendeskripsikan dari suatu objek atau kejadian.<br />
</span></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-size:12pt"><span style="font-family:Segoe UI Symbol">✓</span><span style="font-family:Arial"><br />
<strong>Informasi</strong> adalah hasil dari pengolahan data dalam bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian<br />
</span></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">sehingga akan berguna untuk pengambilan keputusan.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Definisi Software / Perangkat Lunak :<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Kumpulan instruksi yang berfungsi untuk menjalankan suatu perintah, seperti<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">memberikan informasi tentang hardware, menentukan fungsi hardware, dan<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">menjalankan sistem.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Seluruh komponen pengolahan data yang dapat membantu memecahkan masalah diluar dari perangkat hardware yang meliputi system design, program dan prosedur.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Gambaran umum tentang perangkat lunak antara lain :<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">1. Perintah (program computer) yang bila dieksekusi memberikan fungsi dan unjuk<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">kerja seperti yang diinginkan.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">2. Struktur data yang memungkinkan program memanipulasi informasi secara<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">proporsional.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">3. Dokumen yang menggambarkan operasi dan kegunaan program.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Berdasarkan jenisnya, software dibagi menjadi 3 yaitu :<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 72pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">1. Firmware (BIOS)<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 72pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">2. Sistem Operasi (Windows, Linux, Mac OS, dll)<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 72pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">3. Software Aplikasi (Photoshop, WinAmp, WinZip, Office, dll)<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 72pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Siklus Informasi :<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Siklus informasi</strong> adalah gambaran secara umum mengenai proses terhadap data sehingga menjadi informasi yang bermanfaat bagi pengguna. Informasi yang menghasilkan informasi berikutnya. Demikian seterusnya proses pengolahan data menjadi informasi.<br />
</span></p>
<p style="text-align: center"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/061820_0757_DATAWAREHOU2.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Proses menghasilkan informasi harus melalui tahapan-tahapan yang dilakukan komputer sebagai teknologi informasi.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"> Tahapan-tahapan tersebut terdiri atas Input &#8211; Proses &#8211; Output yang disebut sebagai siklus proses informasi. Artinya, bila tahap telah sampai pada output maka output tersebut dapat dijadikan input kembali.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"> Dengan demikian dapat dikatakan bahwa informasi yang dihasilkan dapat pula dijadikan data kembali sebagai input untuk diproses selanjutnya.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Data dan informasi akan saling berkesinambungan sehingga membentuk suatu siklus yang disebut information cycle (siklus informasi).<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Evolusi database<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/061820_0757_DATAWAREHOU3.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Saat ini <strong>Data Warehouse(DWH)</strong> banyak di diperlukan dan telah di implementasikan di berbagai perusahaan, seperti perusahaan yang bergerak di bidang Multi-finance(Pembiayaan), Banking, Financial technology(Fintech), distribusi.<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Perusahaan&nbsp;<a href="http://robicomp.com/8-fasilitas-data-center-terbesar-di-dunia.html">Telekomunikasi:</a>&nbsp;untuk mengamati jumlah transaksi yang terjadi<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Perusahaan Keuangan: mendeteksi transaksi keuangan<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Perusahaan Asuransi: mengidentifikasi layanan kesehatan, mana yang perlu diberikan asuransi dan mana yang tidak perlu.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Bidang Olahraga: menganalisa statistik permainan<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Data warehouse diperlukan bagi para pengambil keputusan manajemen dari suatu organisasi/perusahaan.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Dengan adanya data warehouse, akan mempermudah pembuatan aplikasi-aplikasi DSS dan EIS karena memang kegunaan dari data warehouse adalah khusus untuk membuat suatu database yang dapat digunakan untuk mendukung proses analisa bagi para pengambil keputusan.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Pada materi pembelajaran kali ini, mari kita pelajari apa itu Data warehouse(DWH), tujuan dan segala aspek terkait data warehouse(DWH).<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; text-decoration:underline"><strong>Pengertian data warehouse menurut para ahli :<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Menurut Ralph Kimbali, data warehouse adalah suatu sistem yang mengekstrak, melakukan pembersihan, menyesuaikan diri serta mengirimkan sumber data pada suatu data penyimpanan dimensional dan selanjutnya memberi dukungan pada implementasi query serta analisa dalam rangka pengambilan keputusan.<span style="font-size:10pt"><br />
</span></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Menurut Vivek Gupta (System Services Group, 1997), pengertian data warehouse adalah sistem yang terstruktur dan berskala besar yang berguna untuk menganalisa data statis yang sudah ditransformasikan dari berbagai aplikasi sumber asalnya supaya sesuai dengan struktur bisnis, terkumpul dalam jangka waktu lama, direprentasikan pada terminologi bisnis serta terpadu agar kudah dalam menganalisa.<span style="font-size:10pt"><br />
</span></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Menurut Elmasri &amp; Navathe (2004), data warehouse adalah kumpulan yang berasal dari informasi yang memiliki keunggulan yang sama (sama baiknya). Data warehouse memiliki perbedaan utama dalam karakteristik yang lebih menekankan pada aplikasi pendukung keputusan. Definisi ini menganggap bahwa data warehouse mempunyai karakteristik yang tidak sama dengan sistem pendukung operasional yang lain.<span style="font-size:10pt"><br />
</span></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Bill Inmon (1996), menyatakan bahwa data warehouse merupakan dasar dari proses pengambilan keputusan. Bill Inmon disebut-sebut sebagai Bapak Data Warehouse.<span style="font-size:10pt"><br />
</span></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Poe (1996) menyatakan bahwa data warehouse merupakan basis data analisa yang hanya bisa dibaca serta dipergunakan sebagai bahan pada sistem pendukung keputusan. Pemikiran Poe sejalan dengan Bill Inmon yang memandang bahwa data warehouse&nbsp; sebagai dasar pada sistem pengambilan keputusan.<span style="font-size:10pt"><br />
</span></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Eckerson, Wayne W menyatakan bahwa data warehouse merupakan penempatan data yang sudah diuraikan yang beraal dari database operasional, eksternal serta database lain dari organisasi.<span style="font-size:10pt"><br />
</span></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Malik, Shadan (2005), menyatakan bahwa data warehouse merupakan tempat penyimpanan data historikal yang diorganisasikan berdasarkan pada subyek untuk pengambilan keputusan pada organisasi. Data warehouse mem-fasilitasi pada kegiatan, antara lain Data Mining dan mendukung pengambilan keputusan.<span style="font-size:10pt"><br />
</span></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Wikipedia: suatu&nbsp;<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem">sistem</a>&nbsp;<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Komputer">komputer</a>&nbsp;untuk&nbsp;<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Arsip">mengarsipkan</a>&nbsp;dan&nbsp;<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Analisis">menganalisis</a>&nbsp;<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Data">data</a>&nbsp;historis suatu&nbsp;<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi">organisasi</a>&nbsp;seperti data penjualan, gaji, dan&nbsp;<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Informasi">informasi</a>&nbsp;lain dari operasi harian. Pada umumnya suatu organisasi menyalin informasi dari sistem operasionalnya (seperti penjualan dan SDM) ke gudang data menurut jadwal teratur, misalnya setiap malam atau setiap akhir minggu. Setelah itu, manajemen dapat melakukan&nbsp;<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kueri">kueri</a>&nbsp;kompleks dan analisis (contohnya&nbsp;<em>data mining</em>) terhadap informasi tersebut tanpa membebani sistem yang operasional.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: center"><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/061820_0757_DATAWAREHOU4.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><br />
</span></p>
<p style="text-align: center"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/061820_0757_DATAWAREHOU5.jpg?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Data Mart </strong><br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Adalah suatu bagian pada data warehouse yang mendukung pembuatan laporan dan analisa data pada suatu unit, bagian atau operasi pada suatu perusahaan.<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>On-Line Analytical Processing(OLAP) </strong><br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Merupakan suatu pemrosesan database yang menggunakan tabel fakta dan dimensi untuk dapat menampilkan berbagai macam bentuk laporan, analisis, query dari data yang berukuran besar.<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>On-Line Transaction Processing(OLTP) </strong><br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Merupakan suatu pemrosesan yang menyimpan data mengenai kegiatan operasional transaksi sehari-hari.<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Dimension Table </strong><br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Tabel yang berisikan kategori dengan ringkasan data detail yang dapat dilaporkan. Seperti laporan laba pada tabel fakta dapat dilaporkan sebagai dimensi waktu(yang berupa perbulan, perkwartal dan pertahun).<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Fact Table </strong><br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Merupakan tabel yang umumnya mengandung angka dan data history dimana <em>key </em>(kunci) yang dihasilkan sangat unik, karena <em>key </em>tersebut terdiri dari <em>foreign key</em>(kunci asing) yang merupakan <em>primary key </em>(kunci utama) dari beberapa dimension table yang berhubungan.<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>DSS (</strong>Decission Support System )<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Merupakan sistem yang menyediakan informasi kepada pengguna yang menjelaskan bagaimana sistem ini dapat menganalisa situasi dan mendukung suatu keputusan yang baik.<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>ETL(Extracting, Transforming, Loading) </strong>kumpulan proses menyiapkan data dari&nbsp;<em>operational source&nbsp;</em>untuk&nbsp;<em>data</em>. ETL <em>&nbsp;</em>adalah fase pemrosesan data dari sumber data masuk ke dalam&nbsp;<em>data warehouse</em>.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><span style="background-color:lime">Tugas dari data warehouse:</span><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>1. Pembuatan laporan </strong><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Pembuatan laporan merupakan salah satu kegunaan data warehouse yang paling umum dilakukan. Dengan menggunakan query sederhana didapatkan laporan perhari,perbulan, pertahun atau jangka waktu kapanpun yang diinginkan.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>2. On-Line Analytical Processing (OLAP) </strong><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Dengan adanya data warehouse,semua informasi baik detail maupun hasil summary yang dibutuhkan dalam proses analisa mudah didapat.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">OLAP mendayagunakan konsep data multi dimensi dan memungkinkan para pemakai menganalisa data sampai mendetail, tanpa mengetikkan satupun perintah SQL. Hal ini dimungkinkan karena pada konsep multi dimensi, maka data yang berupa fakta yang sama bisa dilihat dengan menggunakan fungsi yang berbeda.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>3. Data mining </strong><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Data mining merupakan proses untuk menggali(mining) pengetahuan dan informasi baru dari data yang berjumlah banyak pada data warehouse, dengan menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelegence), statistik dan matematika. Data mining merupakan teknologi yang diharapkan dapat menjembatani komunikasi antara data dan pemakainya.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>4. Proses informasi executive </strong><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Data warehouse dapat membuat ringkasan informasi yang penting dengan tujuan membuat keputusan bisnis, tanpa harus menjelajahi keseluruhan data. Dengan menggunakan data warehouse segala laporan telah diringkas dan dapat pula mengetahui segala rinciannya secara lengkap, sehingga mempermudah proses pengambilan keputusan. Informasi dan data pada laporan data warehouse menjadi target informative bagi user.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial"><span style="color:black"><strong>Sumber Data Warehouse</strong></span><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial">Terdapat beberapa strategi yang dapat digunakan oleh suatu organisasi untuk dapat membuat suatu data warehouse.<br />
</span></p>
<ol>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="color:black">Virtual Data Warehouse dibuat dengan cara:</span><br />
</span></div>
</li>
</ol>
<ul style="margin-left: 54pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial">Menginstal kumpulan akses data, direktori data dan fasilitas manajemen proses,<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial">Training user<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial">Monitor bagaimana data warehouse digunakan<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial">Dari pemakaian actual, membuat suatu physical data warehouse untuk mendukung permintaan yang banyak.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<ol>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="color:black"> Membangun copy dari data operasional dari satu system operasional dan memungkinkan data warehouse dari sekumpulan tool untuk mengakses informasi. Strategi ini mempunyai keuntungan yaitu sederhana dan cepat. Sayangnya, jika data yang ada berkualitas jelek dan akses ke data tersebut kurang baik, maka pendekatan ini akan menimbulkan masalah yang signifikan.</span><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="color:black">Memilih populasi user berdasarkan nilai dari perusahaan dan melakukan analisa persoalan, pertanyaan dan kebutuhan akses data mereka. Berdasarkan kebutuhan ini, prototype data warehouse dibangun dan dipopulasikan sehingga user dapat bereksperimen dan memodifikasi requirement mereka. Sekali terbentuk persetujuan tentang kebutuhan mereka, kemudian data dapat diambil dari database operasional yang ada dalam perusahaan ataupun dari data source yang lain dan diload kedalam data warehouse. Jika diperlukan, tool untuk mengakses informasi dapat memungkinkan user untuk mendapatkan akses untuk mengambil data menggunakan tool favorit mereka atapun untuk memperkenankan pembuatan dari informasi multi-dimensi yang berperforma tinggi menggunakan datawarehouse sebagai dasarnya.</span><br />
</span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="color:black">Tidak ada pendekatan untuk membangun suatu data warehouse yang dapat sesuai dengan kebutuhan setiap perusahaan. Kebutuhan setiap perusahaan berbeda satu sama lain sebagaimana konteks dari perusahaan tersebut. Sejak teknologi data warehouse berkembang hanya pendekatan praktislah yang berkembang sebenarnya.</span><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt; text-decoration:underline"><strong>Keuntungan implementasi Data warehouse(DWH):<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Data warehouse merupakan pendekatan untuk menyimpan data dimana sumber-sumber data yang heterogen(yang biasanya tersebar pada beberapa database OLTP) dimigrasikan untuk penyimpanan data yang homogen dan terpisah.<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Data diorganisir dengan baik untuk <em>query </em>analisis dan sebagai bahan untuk pemrosesan transaksi.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Perbedaan diantara struktur data yang heterogen pada beberapa sumber yang terpisah dapat diatasi.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Aturan untuk transformasi data diterapkan untuk memvalidasi dan mengkonsolidasi data apabila data dipindahkan dari database OLTP ke <em>data warehouse. </em><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Masalah keamanan dan kinerja bisa dipecahkan tanpa perlu mengubah sistem produksi.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Memberi wewenang pada semua anggota dari perusaahan dengan menyediakan kepada mereka informasi yang dibutuhkan agar kinerja bisa lebih efektif.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
<p style="margin-left: 54pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Pustaka<br />
</strong></span><br />
Connolly, Thomas., Begg, Carolyn (2005). Database System: A practical Approach to Design, Implementation and management, 4th Ed. Pearson Education, England.<br />
Darmawikarta, Djoni.&nbsp;Dimensional Data Warehousing with MySQL. BrainySoftware.&nbsp;<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Istimewa:Sumber_buku/0975212826">ISBN 0-9752128-2-6</a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/06/18/data-warehousedwh/">DATA WAREHOUSE(DWH)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ceritahosting.com/2020/06/18/data-warehousedwh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">564</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TESTING IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI</title>
		<link>https://ceritahosting.com/2020/06/18/testing-implementasi-sistem-informasi/</link>
					<comments>https://ceritahosting.com/2020/06/18/testing-implementasi-sistem-informasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cerita Hosting]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2020 03:45:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[APSI]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuliahan Testing Implementasi]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa perangkat lunak]]></category>
		<category><![CDATA[Software Engineering]]></category>
		<category><![CDATA[Testing Implementasi Sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[UMB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ceritahosting.com/?p=555</guid>

					<description><![CDATA[<p>TESTING IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI (E-Learning Series) TOPIK-1: Mengetahui Fundamental dalam melakukan pengujian Sistem Informasi Sebelum bahasan dari topik Testing Implementasi, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu dari definisi-definisi untuk pembahasan lanjutan. Definisi data: • Menurut berbagai kamus bahasa Inggris-Indonesia, data diterjemahkan sebagai istilah yang berasal dari kata &#8220;datum&#8221; yang berarti fakta atau bahan-bahan keterangan. • [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/06/18/testing-implementasi-sistem-informasi/">TESTING IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong>TESTING IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>(E-Learning Series)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt; text-decoration:underline"><strong>TOPIK-1:<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><span style="background-color:lime">Mengetahui Fundamental dalam melakukan pengujian Sistem Informasi</span><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Sebelum bahasan dari topik Testing Implementasi, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu dari definisi-definisi untuk pembahasan lanjutan.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt; text-decoration:underline"><strong>Definisi data:<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt">• <span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Menurut berbagai kamus bahasa Inggris-Indonesia, data diterjemahkan sebagai istilah yang berasal dari kata &#8220;datum&#8221; yang berarti fakta atau bahan-bahan keterangan.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Dari sudut pandang bisnis, data bisnis (business data) adalah deskripsi organisasi tentang sesuatu(resources) dan kejadian (transactions) yang terjadi (business data is an organization&#8217;s description of things (resources)and events (transactions) that it faces).<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Data adalah deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang kita hadapi.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Kejadian adalah sesuatu yang terjadi pada saat tertentu. Kesatuan nyata adalah berupa suatu objek nyata seperti tempat, benda dan orang yang betul-betul ada dan terjadi.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Definisi Informasi:<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Menurut <strong>Gordon B. Davis</strong> dalam bukunya Management Informations System :<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Conceptual Foundations, Structures, and Development menyebut informasi sebagai data yang telah diolah menjadi bentuk yang berguna bagi penerimanya dan nyata, berupa nilai yang dapat dipahami di dalam keputusan sekarang maupun masa depan.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Menurut <strong>Barry E. Cushing</strong> dalam buku Accounting Information System and Business Organization, dikatakan bahwa informasi merupakan sesuatu yang menunjukkan hasil pengolahan data yang diorganisasi dan berguna kepada orang yang menerimanya.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Menurut <strong>Robert N. Anthony dan John Dearden</strong> dalam buku Management Control<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Systems, menyebut informasi sebagai suatu kenyataan, data, item yang menambah pengetahuan bagi penggunanya.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Menurut <strong>Stephen A. Moscove dan Mark G. Simkin</strong> dalam bukunya Accounting<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Information Systems : Concepts and Practise mengatakan informasi sebagai kenyataan atau bentuk-bentuk yang berguna yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan bisnis.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt; text-decoration:underline"><strong>Kesimpulan:<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-size:12pt"><span style="font-family:Segoe UI Symbol">✓</span><span style="font-family:Arial"><br />
<strong>Data</strong> adalah nilai yang mendeskripsikan dari suatu objek atau kejadian.<br />
</span></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-size:12pt"><span style="font-family:Segoe UI Symbol">✓</span><span style="font-family:Arial"><br />
<strong>Informasi</strong> adalah hasil dari pengolahan data dalam bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian<br />
</span></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">sehingga akan berguna untuk pengambilan keputusan.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Definisi Software / Perangkat Lunak :<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Kumpulan instruksi yang berfungsi untuk menjalankan suatu perintah, seperti<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">memberikan informasi tentang hardware, menentukan fungsi hardware, dan<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">menjalankan sistem.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Seluruh komponen pengolahan data yang dapat membantu memecahkan masalah diluar dari perangkat hardware yang meliputi system design, program dan prosedur.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Gambaran umum tentang perangkat lunak antara lain :<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">1. Perintah (program computer) yang bila dieksekusi memberikan fungsi dan unjuk<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">kerja seperti yang diinginkan.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">2. Struktur data yang memungkinkan program memanipulasi informasi secara<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">proporsional.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">3. Dokumen yang menggambarkan operasi dan kegunaan program.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Berdasarkan jenisnya, software dibagi menjadi 3 yaitu :<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 72pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">1. Firmware (BIOS)<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 72pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">2. Sistem Operasi (Windows, Linux, Mac OS, dll)<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 72pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">3. Software Aplikasi (Photoshop, WinAmp, WinZip, Office, dll)<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 72pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Siklus Informasi :<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Siklus informasi</strong> adalah gambaran secara umum mengenai proses terhadap data sehingga menjadi informasi yang bermanfaat bagi pengguna. Informasi yang menghasilkan informasi berikutnya. Demikian seterusnya proses pengolahan data menjadi informasi.<br />
</span></p>
<p style="text-align: center"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/061820_0344_TESTINGIMPL1.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Proses menghasilkan informasi harus melalui tahapan-tahapan yang dilakukan komputer sebagai teknologi informasi.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"> Tahapan-tahapan tersebut terdiri atas Input &#8211; Proses &#8211; Output yang disebut sebagai siklus proses informasi. Artinya, bila tahap telah sampai pada output maka output tersebut dapat dijadikan input kembali.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"> Dengan demikian dapat dikatakan bahwa informasi yang dihasilkan dapat pula dijadikan data kembali sebagai input untuk diproses selanjutnya.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Data dan informasi akan saling berkesinambungan sehingga membentuk suatu siklus yang disebut information cycle (siklus informasi).<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: center"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/061820_0344_TESTINGIMPL2.jpg?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Jika kita melihat SDLC-Waterfall model didalam pembangunan dan pengembangan aplikasi, Testing dan implementasi merupakan rangkaian yang dilakukan setelah tahapan analisa dan design dan sebelum tahapan deployment, sebelum aplikasi di serah terima atau digunakan pengguna akhir(End user).<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Ada beberapa pendapat dari beberapa ahli yang dapat menjadi acuan didalam pengujian/testing:<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt"><span style="text-decoration:underline"><strong>Glen Myers </strong></span>menyatakan bahwa sasaran dari pengujian perangkat lunak adalah :&nbsp;</span><span style="font-size:9pt"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">1. <em>Pengujian </em>adalah proses menjalankan suatu program dengan maksud menemukan kesalahan.&nbsp;</span><span style="font-size:9pt"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">2. <em>Pengujian yang baik </em>adalah yang memiliki kemungkinan tinggi untuk menemukan kesalahan yang belum pernah ditemukan sebelumnya.&nbsp;</span><span style="font-size:9pt"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">3. <em>Pengujian yang sukses </em>adalah pengujian yang mengungkap semua kesalahan yang belum pernah ditemukan sebelumnya.&nbsp;</span><span style="font-size:9pt"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Roger S. Pressman </strong>mendefinisikan sendiri mengenai prinsip-prinsip pengujian terhadap perangkat lunak :&nbsp;</span><span style="font-family:Times New Roman; font-size:9pt"><br />
</span></p>
<ul style="margin-left: 63pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-size:12pt"><span style="font-family:Arial">&nbsp;Pengujian harus sesuai dengan persyaratan konsumen.&nbsp;</span><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-size:12pt"><span style="font-family:Arial">&nbsp;Para ahli harus betul-betul mengetahui spesifikasi dari produk (software) yang diinginkan konsumen.&nbsp;</span><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-size:12pt"><span style="font-family:Arial">&nbsp;Pengujian harus direncanakan lama sebelum pengujian itu di mulai.&nbsp;</span><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-size:12pt"><span style="font-family:Arial">&nbsp;Prinsip Pareto berlaku untuk pengujian perangkat lunak.&nbsp;</span><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-size:12pt"><span style="font-family:Arial">&nbsp;80 % kesalahan yang ditemukan, hanya dapat ditelusuri sampai 20 % dari semua modul program.&nbsp;</span><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-size:12pt"><span style="font-family:Arial">Pengujian harus dimulai dari yang kecil dan berkembang ke pengujian yang besar.&nbsp;</span><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-size:12pt"><span style="font-family:Arial">Pengujian berfokus dalam usaha menemukan kesalahan pada modul yang terintegrasi, dan akhirnya pada sistem secara keseluruhan.&nbsp;</span><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-size:12pt"><span style="font-family:Arial">Pengujian yang sempurna tidak mungkin.&nbsp;</span><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-size:12pt"><span style="font-family:Arial">Agar efektif, pengujian harus dilakukan oleh pihak ketiga yang independent (third party).&nbsp;</span><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-size:12pt"><span style="font-family:Arial">Pengujian yang memiliki probabilitas tinggi untuk menemukan kesalahan.&nbsp;</span><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-size:12pt"><span style="font-family:Arial">Pembuat sistem bukanlah orang yang paling tepat untuk melakukan semua pengujian bagi perangkat lunak.&nbsp;</span><br />
</span></div>
</li>
</ul>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Pengujian perangkat lunak (bahasa Inggris: software testing)<br />
</strong></span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Suatu investigasi yang dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai kualitas dari produk atau layanan yang sedang diuji (under test).<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Pengujian perangkat lunak juga memberikan pandangan mengenai perangkat lunak secara obyektif dan independen, yang bermanfaat dalam operasional bisnis untuk memahami tingkat risiko pada implementasinya.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Teknik-teknik pengujian mencakup, namun tidak terbatas pada, proses mengeksekusi suatu bagian program atau keseluruhan aplikasi dengan tujuan untuk menemukan bug perangkat lunak (kesalahan atau cacat lainnya).<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Pengujian perangkat lunak dapat dinyatakan sebagai proses validasi dan verifikasi bahwa sebuah program / aplikasi / produk:<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">1. Memenuhi kebutuhan (requirement) yang mendasari perancangan dan pengembangan perangkat lunak tersebut;<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">2. Berjalan sesuai dengan yang diharapkan;<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">3. Dapat diterapkan menggunakan karakteristik yang sama;<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">4. Memenuhi kebutuhan semua pihak yang berkepentingan.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt; text-decoration:underline"><strong>Type Pengujian/testing:<br />
</strong></span></p>
<ol>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Pengujian Perangkat Lunak (Software Testing) Vs Pembetulan Perangkat Lunak<br />
</span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">(Software Debugging)<br />
</span></p>
<ul style="margin-left: 54pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Pengujian perangkat lunak bukanlah pembetulan perangkat lunak dan dilakukan oleh dua peran (role) yang berbeda, walau dalam keseharian peran ini bisa dilakukan oleh orang yang sama. Pengujian perangkat lunak yang dilakukan oleh seorang penguji (tester) melibatkan identifikasi kesalahan (error/bug/defect) tanpa terlibat dalam perbaikan. Sedangkan pembetulan perangkat lunak yang dilakukan oleh seorang pemogram (developer) adalah aktivitas mengindentifikasi kesalahan, mengisolirnya dan memperbaiki kesalahan yang ditemukan.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<ol>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Pengujian Perangkat Lunak Vs Jaminan Mutu (Qualitiy Assurrance) dan Pengawasan Mutu (Quality Control)<br />
</span></div>
<p style="text-align: justify; margin-left: 18pt"><span style="font-size:12pt"><span style="font-family:Segoe UI Symbol">❖</span><span style="font-family:Arial"> Dikarenakan pengujian perangkat lunak juga berkenaan dengan mutu, maka beberapa terminologi yang berkenaan dengan mutu sering juga disinggung dalam pembahasan pengujian perangkat lunak. Aktivitas dalam jaminan mutu adalah untuk memastikan bahwa proses, prosedur dan standar yang digunakan dalam proses verifikasi dilakukan sesuai untuk perangkat lunak yang dibangun dan keperluan yang diinginkan. Sedangkan aktivitas pengawasan mutu adalah untuk memastikan bahwa perangkat lunak yang dibangun sesuai dengan keperluan yang sudah didokumentasikan (documented requirements). Jadi kedua aktivitas jaminan dan pengawasan mutu ini berbeda dengan aktivitas dalam pengujian perangkat lunak yang dalam hal ini adalah untuk mengindentifikasi kesalahan.<br />
</span></span></p>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: center; margin-left: 36pt"><span style="font-size:12pt"><span style="color:red; font-family:Arial"><strong>Catatan:</strong></span><span style="font-family:Times New Roman"><br />
</span></span></p>
<p style="text-align: center; margin-left: 36pt"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt"><strong><em>&#8220;Pengujian tidak dapat memperlihatkan kerusakan sistem, tetapi hanya dapat memperlihatkan bahwa ada kesalahan perangkat lunak. &#8221;<br />
</em></strong></span></p>
<p style="text-align: center; margin-left: 36pt">
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Tidak semua pengujian akan berhasil dengan baik. Masih ada beberapa kekurangan yang terdapat pada pengujian suatu perangkat lunak.<br />
</span></div>
<p style="text-align: justify; margin-left: 9pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><span style="color:black">Kekurangan-kekurangan tersebut antara lain :</span><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 9pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><span style="color:black">&nbsp;1. Tidak pernah cukup melakukan banyak ujian yang layak.&nbsp;</span><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 9pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><span style="color:black">2. Pengujian tidak akan menemukan semua kesalahan&nbsp;</span><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 9pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><span style="color:black">3.Pengujian sulit dan menghabiskan banyak waktu</span><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 9pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><span style="color:black">4. Pengujian sebagian besar masih merupakan tugas yang tidak resmi.&nbsp;</span><br />
</span></p>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Sebelum menetapkan metode pengujian, seorang ahli pada bidang software harus mengerti betul atau memahami prinsip dasar yang menuntun pengujian perangkat lunak.<br />
</span></div>
<p style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Prinsip-prinsip pengujian secara umum yang banyak dianut oleh para ahli perangkat lunak, antara lain :<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Seorang Programmer seharusnya tidak menguji programnya sendiri.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Sebaiknya satu pengujian tidak hanya mengerjakan program yang dianggap benar, tetapi tidak mengerjakan yang dianggap salah.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Tujuan dari pengujian adalah untuk menemukan kesalahan, bukan untuk menunjukkan bahwa program tersebut salah.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Tidak ada sejumlah pengujian yang dapat menjamin bahwa program bebas dari kesalahan.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Bagian-bagian dari program di mana terdapat banyak kesalahan yang telah ditemukan adalah suatu tempat yang baik untuk menemukan kesalahan yang lebih banyak.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">Tujuannya adalah bukan untuk mempermalukan programmer.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt; text-decoration:underline"><strong>Kegagalan dan kesalahan:<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Kesalahan sistem tidak selalu mengakibatkan error sistem, karena status salahnya mungkin bersifat sementara dan dapat diperbaiki sebelum terjadi perilaku yang merupakan error.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Jenis kegagalan dan kesalahan pada sistem antara lain :<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• <strong>Kegagalan sistem (system failure)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Peristiwa yang terjadi pada suatu waktu ketika sistem tidak memberikan layanan sebagaimana diharapkan oleh user.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• <strong>Error sistem (system error)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Perilaku eror sistem dimana perilaku, sistem yang tidak sesuai dengan spesifikasinya<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>• Kesalahan sistem (system fault)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Status sistem yang tidak benar, yaitu status sistem yang tidak diharapkan oleh perancang sistem.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• <strong>Error atau kesalahan manusia (human error)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Perilaku manusia yang mengakibatkan kesalahan sistem.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Salah satu tujuan dari pengujian terhadap perangkat lunak, adalah untuk menemukan suatu kesalahan. Kesalahan-kesalahan tersebut mempunyai tingkatan-tingkatan yang diukur dengan istilah yang dimengerti oleh manusia. Tingkatan-tingkatan kesalahan tersebut dikategorikan sebagai berikut<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>A. MILD (ringan)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Gejala dari kesalahan yang mengganggu kita secara estetis. Kesalahan pengejaan, Kesalahan penempatan<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>B. MODERATE (sedang)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Kesalahan yang berpengaruh pada penampilan system Informasi yang menyesatkan<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>C. ANNOYING (menjengkelkan)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Kesalahan dari system karena adanya suatu virus.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Nama yang terpotong<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Tagihan untuk Rp. 0,00 di cetak / dikirim<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>D. DISTURBING (mengganggu)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Sistem menolak untuk menangani transaksi yang sah Kartu kredit yang dilaporkan tidak bisa digunakan<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>E. SERIOUS (serius)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">• Perhitungan yang salah<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Hal ini menghilangkan hubungan pada proses transaksi Tidak mencetak setiap pembayaran<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><span style="color:black"><strong>F. VERY SERIOUS (<em>sangat serius</em>)</strong></span><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><span style="color:black">Kesalahan yang menyebabkan system melakukan transaksi yang salah</span><br />
</span></p>
<ul style="margin-left: 63pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">&nbsp;&nbsp; Sebuah system kredit dapat melakukan kesalahan perhitungan.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><span style="color:black"><strong>G. EXTREME (<em>besar</em>)</strong></span><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="color:black"><span style="font-size:12pt">Masalah yang tidak terbatas pada beberapa transaksi</span><br />
<span style="font-size:12pt">Sering berubah-ubah atau masalah yang tidak lazim</span></span><span style="font-size:12pt"><br />
</span></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><span style="color:black"><strong>H. INTOLERABLE (<em>kurang tahan</em>)</strong></span><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><span style="color:black">Pertimbangan yang serius diberikan untuk mematikan system.</span><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><span style="color:black"><strong>I. CATASTROPHIC (<em>bencana besar</em>)</strong></span><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><span style="color:black">Sistem yang salah</span><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Pustaka</strong></span></p>
<p><strong><br />
</strong><strong></strong>&#8211; [Homes2012] Homès, Bernard. 2012. Fundamentals of Software Testing. Hoboken: John Wiley &amp; Sons, Inc.<br />
&#8211; [Pressman2016] Pressman, Roger; Maxim, Bruce. 2016. Software Engineering: A Practitioner&#8217;s Approach, 8th Edition<br />
&#8211; [Fournier2009] Fournier, Greg. 2009. Essential Software Testing: A Use-Case Approach<br />
&#8211; [Kendal2014] Kendal &amp; Kendal. 2014. Systems Analysis and Design (9th Ed). Pearson Education<br />
<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Pengujian_perangkat_lunak"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">https://id.wikipedia.org/wiki/Pengujian_perangkat_lunak</span></a><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><br />
</span></p>
<p><a href="https://mti.binus.ac.id/2016/04/08/pengujian-perangkat-lunak/"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">https://mti.binus.ac.id/2016/04/08/pengujian-perangkat-lunak/</span></a><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><br />
</span></p>
<p><a href="https://rinnooberta.wordpress.com/category/testing-dan-implementasi/"><span style="color:black; font-family:Arial; font-size:12pt">https://rinnooberta.wordpress.com/category/testing-dan-implementasi/</span></a><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><br />
</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/06/18/testing-implementasi-sistem-informasi/">TESTING IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ceritahosting.com/2020/06/18/testing-implementasi-sistem-informasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">555</post-id>	</item>
		<item>
		<title>ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI (APSI) : 6</title>
		<link>https://ceritahosting.com/2020/05/17/analisa-dan-perancangan-sistem-informasi-apsi-6/</link>
					<comments>https://ceritahosting.com/2020/05/17/analisa-dan-perancangan-sistem-informasi-apsi-6/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cerita Hosting]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2020 09:46:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Agile]]></category>
		<category><![CDATA[APSI]]></category>
		<category><![CDATA[fight covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Prototype IT]]></category>
		<category><![CDATA[Prototyping]]></category>
		<category><![CDATA[Waterfall vs Agile]]></category>
		<category><![CDATA[Why Agile]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ceritahosting.com/?p=451</guid>

					<description><![CDATA[<p>Indikator Materi: Mengetahui penggunaan Agile modelling &#38; Prototyping Pengantar Agile Agile Value dan Agile Principles&#160; Agile Manifesto ditemukan pada 11-13 Februari 2001 di The Lodge, salah satu resort di Utah, Amerika Serikat yang terdiri dari 4 values dan 12 principles.&#160; Agile adalah sebuah mindset untuk dapat bertindak cepat, adaptif dan fleksibel yang terdiri dari 4 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/05/17/analisa-dan-perancangan-sistem-informasi-apsi-6/">ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI (APSI) : 6</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p style="font-size:18px"><strong><u>Indikator Materi:</u></strong></p>



<ul><li>Mengetahui penggunaan Agile modelling &amp; Prototyping</li></ul>



<p class="has-medium-font-size"><strong>Pengantar Agile</strong></p>



<p style="font-size:18px"><strong><em><u>Agile Value dan Agile Principles&nbsp;</u></em></strong></p>



<p style="font-size:18px"><strong>Agile Manifesto </strong>ditemukan pada 11-13 Februari 2001 di The Lodge, salah satu resort di Utah, Amerika Serikat yang terdiri dari 4 <em>values </em>dan 12 <em>principles</em>.&nbsp;</p>



<p style="font-size:18px"><strong>Agile </strong>adalah sebuah <strong>mindset </strong>untuk dapat bertindak <strong>cepat, adaptif </strong>dan <strong>fleksibel </strong>yang terdiri dari 4 <em>values </em>dan 12 <em>principles</em>.&nbsp;</p>



<p style="font-size:18px"><strong>Pentingnya Agile bagi <em>Business User&nbsp;</em></strong></p>



<ol><li>Time to Market </li><li>Ability to Change </li><li>Accelerate Product Delivery &amp; Feasibility </li><li>Customer Satisfaction </li><li>Business Existency </li></ol>



<p style="font-size:18px"><strong>Pentingnya Agile bagi <em>Project Team&nbsp;</em></strong></p>



<ol><li>Collaboration IT &amp; Business </li><li>Removed Silo Mindset </li><li>Self Organized </li></ol>



<p style="font-size:18px"><strong>4 Agile <em>Value&nbsp;</em></strong>terdiri dari:</p>



<ol><li>Individuals and interactions over processes and tools </li><li>Working software over comprehensive documentation </li><li>Customer collaboration over contract negotiation </li><li>Responding to change over following a plan </li></ol>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="292" height="266" src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-82.png?resize=292%2C266&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-454" data-recalc-dims="1"/></figure></div>



<p class="has-text-align-center"><strong>Gambar. Agile Value</strong></p>



<p style="font-size:18px"><strong>12 Principles Agile</strong></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="459" height="594" src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-84.png?resize=459%2C594&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-456" srcset="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-84.png?w=459&amp;ssl=1 459w, https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-84.png?resize=232%2C300&amp;ssl=1 232w" sizes="(max-width: 459px) 100vw, 459px" data-recalc-dims="1" /><figcaption><br><br><br>Penjelasan secara mudah sebagai berikut dari sumber <a href="https://medium.com/au-ppl/bedah-12-prinsip-agile-98c756ecf0e4">https://medium.com/au-ppl/bedah-12-prinsip-agile-98c756ecf0e4</a></figcaption></figure></div>



<p style="font-size:18px"><strong>1. Prioritaskan Kepuasan Klien</strong></p>



<p style="font-size:18px">Ada klien meminta dibuatkan perangkat lunak yang sesuai dengan keinginan klien. Bagaimana cara tahu produk yang dibuat itu sesuai? Tentu saja meihat apakah kliennya puas atau tidak.</p>



<p style="font-size:18px"><em>Sounds simple, right</em>? <em>Not really</em>. Terkadang apa yang diinginkan klien pada awal perencanaan, dapat berubah ketika ia melihat produk kita. Nah, kalau sampai begitu, harus kerja lagi, deh.</p>



<p style="font-size:18px">Lantas, bagaimana menyikapinya? Kita harus melakukan delivery product secara rutin, agar kita mendapat feedback dari klien untuk pengembangan kedepan, sehingga hasil akhir product benar-benar akan memuaskan pelanggan.</p>



<p style="font-size:18px"><strong>2. Menerima Perubahan Kebutuhan</strong></p>



<p style="font-size:18px">Seperti yang dijelaskan pada prinsip nomer 1, klien terkadang merubah kebutuhan produk setelah mencoba hasil produk yang dikembangkan. Dalam hal ini, tim developer harus siap menerima pekerjaan tambahan, dan merubah rencana pengembangan jika dirasa perlu. <em>Well, Customer always right</em>.</p>



<p style="font-size:18px"><strong>3. Rilis Produk Secara Rutin</strong></p>



<p style="font-size:18px">Untuk mendapatkan <em>feedback</em> dari klien, kita harus mengirim produk secara berkala untuk klien. Nah, pengiriman produk tersebut tidak bisa hanya ketika memang butuh <em>feedback</em>, harus dilakukan secara rutin. Semakin pendek jangka waktunya, akan semakin baik.</p>



<p style="font-size:18px">Selain berguna untuk proses pengembangan perangkat lunak, rilis produk secara rutin juga meningkatkan kepercayaan klien pada tim <em>developer</em>. Kalaupun memang hasil rilisnya tidak sebagus yang diharapkan, setidak klien mengetahui kalau tim <em>developer</em> memang mengerjakan proyek yang diminta dengan konstan.</p>



<p style="font-size:18px"><strong>4. Kolaborasi</strong></p>



<p style="font-size:18px">Meskipun klien bukan bagian dari tim developer, klien tetap merupakan bagian dari tim proyek. Oleh karena itu, tim developer tetap harus mengikutsertakan klien dalam proses pengembangan perangkat lunak, karena toh, produk yang dikembangkan dalam proyek juga diperuntukkan kepada klien.</p>



<p style="font-size:18px">Caranya? Seringlah bertanya kepada klien tentang apa yang ia butuhkan secara detil, setiap kali developer meminta feedback kepada klien. Feedback dari klien terkadang masih bersifat umum, sehingga perlu ditanyakan kembali, apa yang sebenarnya kurang secara detil.</p>



<p style="font-size:18px"><strong>5. Bekerja dengan Individu yang Bersemangat</strong></p>



<p style="font-size:18px">Kenapa anda tekun dalam main <em>game</em>? Karena anda suka main <em>game</em>! Karena anda suka main <em>game</em>, jadinya anda bersemangat main <em>game</em>. …Oke mungkin tidak semua suka main game.</p>



<p style="font-size:18px">Terus hubungannya apa? Coba ganti kata <em>game </em>dengan bekerja. Kalau anda semangat bekerja, maka anda akan tekun bekerja. Jika anda tekun bekerja, maka produk akan semakin baik, karena anda benar-benar memperhatikan apa yang kurang dalam produk anda.</p>



<p style="font-size:18px"><strong>6. Komunikasi Tatap Muka</strong></p>



<p style="font-size:18px">Banyak hal yang kalau dikomunikasikan secara tertulis akan sulit, atau bahkan ada yang tidak bisa dikomunikasikan tertulis sama sekali. Karena itu, komunikasi tatap muka lebih baik dan efisien dibanding komunikasi tertulis.</p>



<p style="font-size:18px">Pada Agile, tim developer dan klien sering melakukan sesi tatap muka untuk membahas produk yang dikembangkan. Dengan komunikasi seperti ini, terjalin kesepahaman yang lebih erat, sehingga produk yang dihasilkan lebih optimal.</p>



<p style="font-size:18px"><strong>7. Kunci Keberhasilan adalah Produk yang Bekerja</strong></p>



<p style="font-size:18px">Ya, mungkin ini adalah prinsip yang agak kontroversial, namun memang kenyataannya begitu. Saya tidak akan membahas mengenai apakah ini berarti klien akan menerima produk selama produk yang dikembangkan bekerja.</p>



<p style="font-size:18px">Yang ingin saya bahas adalah, dalam pengembangan perangkat lunak, kita tidak dapat memaksakan cara pengembangan kode milik kita, dengan anggota lain. Setiap anggota memiliki cara koding masing-masing, dan hal itu sangat lumrah. Yang terpenting adalah bagaimanapun cara setiap anggota <em>ngoding</em>, produk tetap bekerja dengan optimal.</p>



<p style="font-size:18px"><strong>8. Kecepatan yang Konstan</strong></p>



<p style="font-size:18px">Ada alasan mengapa perlu adanya rilis produk secara rutin. Rilis rutin akan memicu tim <em>developer</em> untuk mengembangkan proyek secara konstan, sehingga kecepatan pengembangnya pun konstan.</p>



<p style="font-size:18px">Kecepatan yang konstan akan mengurangi resiko ketidaktelitian, karena pekerjaan yang konstan akan memperhatikan setiap detil akan apa yang dikerjakan.</p>



<p style="font-size:18px"><strong>9. Perhatian terhadap Keunggulan Teknis dan Desain yang baik</strong></p>



<p style="font-size:18px">Salah satu tuntutan tim <em>developer</em> adalah mampu mengikuti perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi akan menyajikan desain dan teknis baru yang (biasanya) lebih baik.</p>



<p style="font-size:18px">Menjadi tugas bagi tim developer untuk belajar dan mengikuti pekermbangan teknologi, untuk hasil produk yang maksimal.</p>



<p style="font-size:18px"><strong>10. Kesederhanaan itu Penting</strong></p>



<p style="font-size:18px">Tuntutan mengikuti teknologi, bekerja secara konstan, komunikasi tatap muka. Sangat banyak energi yang harus dikerahkan untuk mengembangkan perangkat lunak, belum lagi urusan di luar proyek yang tidak kalah memelelahkannya.</p>



<p style="font-size:18px">Saya tahu untuk beberapa orang yang perfeksionis, hal ini menimbulkan kontra, namun terkadang ada baiknya bekerja hanya sesuai keinginan klien, tidak perlu menambahkan fitur-fitur lain diluar hasil diskusi dengan klien. Ingat, anda bukan robot.</p>



<p style="font-size:18px"><strong>11. Mengelola Diri Sendiri</strong></p>



<p style="font-size:18px">Pada akhirnya kita hanya manusia biasa. Kita tidak dapat memperkirakan semuanya dari awal sampai akhir. Bahkan, sekalipun sudah berdiskusi dengan klien, terkadang belum jelas di benak kita, seperti apa produk yang diinginkan.</p>



<p style="font-size:18px">Untuk itulah tim <em>developer</em> mengembangkan produk secara progresif. Awalnya produk tidak terlalu baik, namun setelah mendapat <em>feedback </em>dan belajar lagi, produk yang dirilis semakin lama semakin baik.</p>



<p style="font-size:18px">Itulah cara kerja <em>Agile Development</em>. Kita tidak dituntut tahu semua dari awal sampai akhir, namun menemukan gambaran utuh sembari mengembangkan produk.</p>



<p style="font-size:18px"><strong>12. Refleksi dan Penyesuaian</strong></p>



<p style="font-size:18px">Pernah merasa serba salah ketika mengembangkan perangkat lunak? Atau mungkin anda ingin sesaat melihat kebelakang, apa yang sudah anda kerjakan? Saatnya berhenti sejenak dan merefleksikan apa yang sudah kita lakukan.</p>



<p style="font-size:18px">Manusia punya batasan, tidak dapat terus menerus belajar dan bekerja. Untuk itulah, terkadang kita perlu refleksi sejenak dan merenungkan apa yang telah kita lakukan. Apa yang baik dan buruk, yang harus diteruskan atau yang harus dihentikan.</p>



<p style="font-size:18px"><strong>Waterfall Versus Agile</strong></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="306" height="198" src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-86.png?resize=306%2C198&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-458" srcset="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-86.png?w=306&amp;ssl=1 306w, https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-86.png?resize=300%2C194&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 306px) 100vw, 306px" data-recalc-dims="1" /></figure></div>



<p style="font-size:18px"><strong><em>What is Waterfall?&nbsp;</em></strong></p>



<p style="font-size:18px"><strong><em>Waterfall </em></strong>adalah metodologi pengembangan perangkat lunak pertama, yang diwarisi dari industri manufaktur dan konstruksi di mana <em>team project </em>tidak mampu untuk beralih ke tahap sebelumnya.&nbsp;</p>



<p style="font-size:18px"><strong>Perbedaan <em>Agile </em>dan <em>Waterfall&nbsp;</em></strong></p>



<p style="font-size:18px"><strong>1. Ability to Change&nbsp;</strong></p>



<p style="font-size:18px">Waterfall<em>: </em><strong>Tidak memberikan ruang </strong>untuk merubah scope.&nbsp;</p>



<p style="font-size:18px">Agile<em>: </em><strong>Memberikan ruang </strong>terhadap perubahan scope.&nbsp;</p>



<p style="font-size:18px"><strong>2. Business Value&nbsp;</strong></p>



<p style="font-size:18px">Waterfall<em>: </em>Value hanya dapat <strong>dirasakan pada akhir projek.&nbsp;</strong></p>



<p style="font-size:18px">Agile<em>: </em>Value dapat <strong>dirasakan tiap akhir sprint.</strong></p>



<p style="font-size:18px"><strong>3. Risk&nbsp;</strong></p>



<p style="font-size:18px">Waterfall<em>: </em><strong>Perencanaan jangka panjang </strong>lebih resiko.&nbsp;</p>



<p style="font-size:18px">Agile<em>: </em><strong>Perencanaan jangka pendek </strong>yang selalu <em>adapt </em>tiap sprint.&nbsp;</p>



<p style="font-size:18px"><strong>4. Visibility&nbsp;</strong></p>



<p style="font-size:18px">Waterfall<em>: Business user </em><strong>hanya bisa mendapat laporan</strong>.&nbsp;</p>



<p style="font-size:18px">Agile<em>: Visibility </em>dapat <strong>terlihat tiap akhir sprint</strong>.</p>



<p style="font-size:18px"><strong>Kesimpulan: Kenapa Agile Now?</strong></p>



<p style="font-size:18px">Metode pengembangan perangkat lunak Agile tidak menjamin kesuksesan. Masalah masih bisa muncul dalam proses pengembangan. Komunikasi di antara anggota tim bisa salah. Alat teknologi bisa gagal. Pelanggan pada akhirnya tidak puas dengan produk.</p>



<p style="font-size:18px">Penting juga untuk diingat bahwa dengan Agile itu bukan proposisi satu ukuran untuk semua. Organisasi yang berbeda memiliki kebutuhan dan tantangan yang unik, baik secara internal maupun eksternal. Apa yang bekerja dengan baik untuk satu perusahaan mungkin tidak bekerja dengan baik untuk yang lain.</p>



<p style="font-size:18px">Tetapi potensi manfaat Agile tampaknya membuat metode ini layak dipertimbangkan untuk perusahaan mana pun yang memproduksi perangkat lunak. Sebagaimana dicatat dalam laporan tentang pasar Agile oleh Transparency Market Research, “mengingat perkembangan teknologi yang cepat terjadi, bisnis saat ini harus dinamis, dapat mencapai waktu-ke-pasar yang lebih cepat dan pada saat yang sama mengurangi biaya. Teknologi adalah faktor penting di mana kesuksesan bisnis bergantung. Ini panggilan untuk TI untuk menjadi inovatif, dapat diandalkan dan beradaptasi dengan perubahan persyaratan. &#8220;</p>



<p style="font-size:18px">Pengembangan tangkas &#8220;mempromosikan pendekatan disiplin untuk proses dan melibatkan pemeriksaan dan adaptasi pada berbagai tahap pengembangan perangkat lunak,&#8221; kata laporan itu. “Ini menuntut akuntabilitas dan hasil dalam mendorong penggunaan praktik-praktik teknik terbaik, yang menghasilkan pengiriman cepat perangkat lunak berkualitas dan pendekatan bisnis yang selaras dengan kebutuhan pelanggan.”</p>



<p style="font-size:18px">Dengan menjamurnya teknologi, perangkat, dan aplikasi, layanan di belakangnya sangat penting, Transparency Market mengatakan, mengakibatkan industri TI perlu semakin mengelola layanan yang disediakannya. Ini, dikombinasikan dengan persyaratan untuk memberikan nilai lebih, kemungkinan akan mendorong pertumbuhan layanan pengembangan Agile.</p>



<p style="font-size:18px">Semakin banyak organisasi bergerak menuju transformasi digital dan berupaya meningkatkan kemampuan manajemen data mereka, Agile kemungkinan akan memainkan peran yang lebih besar. Sebuah laporan oleh perusahaan konsultan McKinsey &amp; Company, &#8220;Menggunakan Agile untuk Mempercepat Transformasi Data Anda,&#8221; mencatat bahwa pendekatan Agile untuk migrasi dan manajemen data menyampaikan sejumlah manfaat penting, tidak sedikit dari yang menyatakan decutter lanskap informasi bisnis.</p>



<p style="font-size:18px">&#8220;Data dari banyak basis data, fungsi, dan unit bisnis dapat digabungkan dan diakses lebih mudah,&#8221; kata laporan itu. “Perusahaan dapat menyadari nilai langsung dari seringnya merilis solusi manajemen data yang minimal. Melalui penambangan data yang dimungkinkan oleh pengembangan danau data yang komprehensif, perusahaan juga dapat mengidentifikasi peluang bisnis baru. Dan jika unit bisnis terlibat dalam migrasi data sejak awal, mereka dapat memanfaatkan peluang yang muncul ini lebih cepat atau membantu organisasi TI memprioritaskan inisiatif transformasi data dan digital. ”</p>



<p style="font-size:18px">Agile tidak lagi hanya sebuah metodologi untuk pengembangan perangkat lunak atau manajemen operasi, perusahaan mengatakan: &#8220;Ini menjadi kemampuan penting bagi perusahaan-perusahaan yang ingin mengelola data mereka secara lebih strategis dan memberikan pengalaman pelanggan multichannel yang mulus &#8211; yang, dalam era digitalisasi ini , adalah setiap perusahaan. &#8220;</p>



<p style="font-size:18px">Para pemimpin teknologi dan bisnis akan lebih bijaksana untuk membiasakan diri dengan Metode Agile, jika mereka belum melakukannya. Bagi banyak organisasi, ini merepresentasikan cara kerja dicapai dalam era transformasi digital.</p>



<p style="font-size:18px"><a href="https://www.planview.com/fr/resources/guide/agile-methodologies-a-beginners-guide/basics-benefits-agile-method/">https://www.planview.com/fr/resources/guide/agile-methodologies-a-beginners-guide/basics-benefits-agile-method/</a></p>



<p style="font-size:18px" class="has-text-align-center"><strong>Prototyping</strong></p>



<p style="font-size:18px"><strong>Prototipe</strong> adalah model kerja dasar dari pengembangan sebuah program (software) atau perangkat lunak. <strong>Prototipe dalam</strong> Bahasa Inggris “<strong>prototype</strong>” disebut juga dengan purwarupa. <strong>Prototipe</strong> biasanya dibuat sebagai model untuk tujuan demonstrasi atau sebagai bagian dari proses pengembangan atau pembuatan sebuah software.</p>



<p style="font-size:18px"><strong><u>Prototyping</u></strong> adalah proses pembuatan model sederhana software yang mengijinkan pengguna memiliki gambaran dasar tentang program serta melakukan pengujian awal. Prototyping memberikan fasilitas bagi pengembang dan pemakai untuk saling berinteraksi selama proses pembuatan, sehingga pengembang dapat dengan mudah memodelkan perangkat lunak yang akan dibuat. Prototyping merupakan salah satu metode pengembangan perangat lunak yang banyak digunakan.</p>



<p style="font-size:18px">Model tersebut dapat berupa tiga bentuk :</p>



<div class="wp-block-group"><div class="wp-block-group__inner-container">
<ol><li>Prototipe kertas atau model berbasis komputer yang menjelaskan bagaimana interaksi antara pemakai dan komputer.</li><li>Prototipe yang mengimplementasikan beberapa bagian fungsi dari perangkat lunak  yang sesungguhnya. Dengan cara ini pemakai akan lebih mendapatkan gambaran tentang program yang akan dihasilkan, sehingga dapat menjabarkan lebih rinci kebutuhannya.</li><li>Menggunakan perangkat lunak yang sudah ada. Seringkali pembuat software memiliki beberapa program yang sebagian dari program tersebut mirip dengan program yang akan dibuat.</li></ol>
</div></div>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="320" height="240" src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-88.png?resize=320%2C240&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-460" srcset="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-88.png?w=320&amp;ssl=1 320w, https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-88.png?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 320px) 100vw, 320px" data-recalc-dims="1" /></figure></div>



<p style="font-size:18px">Proses-proses tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:</p>



<p style="font-size:18px"><strong>1. Pengumpulan kebutuhan: </strong>developer dan klien bertemu dan menentukan tujuan umum, kebutuhan yang diketahui dan gambaran bagian-bagian yang akan dibutuhkan berikutnya;</p>



<p style="font-size:18px"><strong>2. &nbsp;Perancangan: </strong>perancangan dilakukan cepat dan rancangan mewakili semua aspek software yang diketahui, dan rancangan ini menjadi dasar pembuatan prototype;</p>



<p style="font-size:18px"><strong>3.&nbsp; &nbsp;Evaluasi Prototype: </strong>klien mengevaluasi prototype yang dibuat dan digunakan untuk memperjelas kebutuhan software.</p>



<p style="font-size:18px">Terdapat tiga pendekatan utama prototyping, yaitu:</p>



<p style="font-size:18px">1. &nbsp; <strong>&nbsp; &nbsp;THROW-AWAY</strong></p>



<p style="font-size:18px">Prototype dibuat dan dites. Pengalaman yang diperoleh dari pembuatan prototype digunakan untuk membuat produk akhir (final), kemudian prototype tersebut dibuang (tak dipakai).</p>



<p style="font-size:18px">2<strong>. &nbsp; &nbsp; &nbsp;INCREMENTAL</strong><strong></strong></p>



<p style="font-size:18px">Produk finalnya dibuat sebagai komponen-komponen yang terpisah. Desain produk finalnya secara keseluruhan haya ada satu tetapi dibagi dalam komonen-komponen lebih kecil yang terpisah (independent).</p>



<p style="font-size:18px">3. &nbsp; &nbsp; <strong>&nbsp;EVOLUTIONARY</strong></p>



<p style="font-size:18px">Pada metode ini, prototipenya tidak dibuang tetapi digunakan untuk iterasi desain berikutnya. Dalam hal ini, sistem atau produk yang sebenarnya dipandang sebagai evolusi dari versi awal yang sangat terbatas menuju produk final atau produk akhir.</p>



<p style="font-size:18px">Teknik-teknik prototyping meliputi:</p>



<p style="font-size:18px"><strong>1. &nbsp; &nbsp; &nbsp;Perancangan Model</strong></p>



<p style="font-size:18px">Perancangan awal software oleh pengembang untuk dimodelkan sebagai gambaran awal kepada user/pengguna.</p>



<p style="font-size:18px"><strong>2. &nbsp; &nbsp; &nbsp;Perancangan Dialog</strong></p>



<p style="font-size:18px">Perancangan menu-menu pada software yang dibuat, dengan maksud agar user/pengguna dapat dengan mudah menggunkaannya.</p>



<p style="font-size:18px"><strong>3. &nbsp; &nbsp; &nbsp;Simulasi</strong></p>



<p style="font-size:18px">Proses percobaan software kepada calon user sebelum software dinyatakan layak pakai.</p>



<p style="font-size:18px">Keunggulan dan Kelemahan Prototyping adalah sebagai berikut :</p>



<p style="font-size:18px"><strong><u>A. &nbsp; &nbsp;Keunggulan prototyping :</u></strong></p>



<ol><li>Adanya komunikasi yang baik antara pengembang dan pelanggan.</li><li>Pengembang dapat bekerja lebih baik dalam menentukan kebutuhan pelanggan.</li><li>Pelanggan berperan aktif dalam pengembangan system.</li><li>Lebih menghemat waktu dalam pengembangan system.</li><li>Penerapan menjadi lebih mudah karena pemakai mengetahui apa yang diharapkannya</li></ol>



<p style="font-size:18px"><strong><u>B. &nbsp; &nbsp; Kelemahan prototyping :</u></strong></p>



<ol><li>Pelanggan kadang tidak melihat atau menyadari bahwa perangkat lunak yang ada belum mencantumkan kualitas perangkat lunak secara keseluruhan dan juga belum memikirkan kemampuan pemeliharaan untuk jangka waktu lama.</li><li>Pengembang biasanya ingin cepat menyelesaikan proyek. Sehingga menggunakan algoritma dan bahasa pemrograman yang sederhana untuk membuat prototyping lebih cepat selesai tanpa memikirkan lebih lanjut bahwa program tersebut hanya merupakan cetak biru sistem .</li><li>Hubungan pelanggan dengan komputer yang disediakan mungkin tidak mencerminkan teknik perancangan yang baik.</li></ol>



<p class="has-text-align-center"><strong>PUSTAKA</strong></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" width="602" height="252" src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-91.png?resize=602%2C252&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-463" srcset="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-91.png?w=602&amp;ssl=1 602w, https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-91.png?resize=300%2C126&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 602px) 100vw, 602px" data-recalc-dims="1" /></figure>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/05/17/analisa-dan-perancangan-sistem-informasi-apsi-6/">ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI (APSI) : 6</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ceritahosting.com/2020/05/17/analisa-dan-perancangan-sistem-informasi-apsi-6/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">451</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
