<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>materi perkuliahan sistem informasi &#8211; Cerita Hosting ☁️</title>
	<atom:link href="https://ceritahosting.com/tag/materi-perkuliahan-sistem-informasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://ceritahosting.com</link>
	<description>Cerita Teknologi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Nov 2020 00:41:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.6.15</generator>

<image>
	<url>https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2019/05/cropped-8437175d-f20a-4d92-9289-8b4d42b92879_200x200.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>materi perkuliahan sistem informasi &#8211; Cerita Hosting ☁️</title>
	<link>https://ceritahosting.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175363151</site>	<item>
		<title>Sistem Informasi Management-Dukungan SIM terhadap kualitas produk dan jasa</title>
		<link>https://ceritahosting.com/2020/11/16/sistem-informasi-management-dukungan-sim-terhadap-kualitas-produk-dan-jasa/</link>
					<comments>https://ceritahosting.com/2020/11/16/sistem-informasi-management-dukungan-sim-terhadap-kualitas-produk-dan-jasa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cerita Hosting]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2020 00:39:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konsep Sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan sim terhadap kualitas produk dan jasa]]></category>
		<category><![CDATA[materi perkuliahan sistem informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Modul Konsep system Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[modul SIM]]></category>
		<category><![CDATA[TQM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ceritahosting.com/?p=1166</guid>

					<description><![CDATA[<p>TOPIK PERKULIAHAN: Dukungan SIM terhadap kualitas produk dan jasa Definisi: Pengertian Kualitas Produk  Kualitas produk adalah kondisi fisik, fungsi dan sifat suatu produk baik barang atau jasa berdasarkan tingkat mutu yang diharapkan seperti durabilitas, reliabilitas, ketepatan, kemudahan pengoperasian, reparasi produk serta atribut produk lainnya dengan tujuan memenuhi dan memuaskan kebutuhan konsumen atau pelanggan. Menurut Kotler [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/11/16/sistem-informasi-management-dukungan-sim-terhadap-kualitas-produk-dan-jasa/">Sistem Informasi Management-Dukungan SIM terhadap kualitas produk dan jasa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>TOPIK PERKULIAHAN:
</p>
<p><strong>Dukungan SIM terhadap kualitas produk dan jasa<br />
</strong></p>
<p><span style="font-size:16pt"><strong>Definisi:<br />
</strong></span></p>
<p><strong>Pengertian Kualitas Produk </strong>
	</p>
<p>Kualitas produk adalah kondisi fisik, fungsi dan sifat suatu produk baik barang atau jasa berdasarkan tingkat mutu yang diharapkan seperti durabilitas, reliabilitas, ketepatan, kemudahan pengoperasian, reparasi produk serta atribut produk lainnya dengan tujuan memenuhi dan memuaskan kebutuhan konsumen atau pelanggan.
</p>
<ul>
<li><strong>Menurut Kotler dan Armstrong (2012), </strong>kualitas produk adalah kemampuan sebuah produk dalam memperagakan fungsinya, hal ini termasuk keseluruhan durabilitas, reliabilitas, ketepatan, kemudahan pengoperasian, dan reparasi produk, juga atribut produk lainnya. 
</li>
<li><strong>Menurut Nasution (2005), </strong>kualitas produk adalah suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk, manusia/tenaga kerja, proses dan tugas, serta lingkungan yang memenuhi atau melebihi harapan konsumen. 
</li>
<li><strong>Menurut Tjiptono (2012), </strong>kualitas produk adalah tingkat mutu yang diharapkan dan pengendalian keragaman dalam mencapai mutu tersebut untuk memenuhi kebutuhan konsumen. 
</li>
<li><strong>Menurut Prawirosentono (2002), </strong>kualitas produk adalah keadaan fisik, fungsi dan sifat suatu produk bersangkutan yang dapat memenuhi selera dan kebutuhan konsumen dengan memuaskan sesuai nilai uang yang dikeluarkan. 
</li>
<li><strong>Menurut Kotler dan Keller (2012), </strong>kualitas produk adalah kemampuan suatu barang untuk memberikan hasil atau kinerja yang sesuai bahkan melebihi dari apa yang diinginkan pelanggan.
</li>
<li><strong>Informasi adalah</strong><br />Sistem informasi &#8216;menangkap&#8217; data, menyimpannya, menggabungkannya, meringkasnya, dan mengelompokkannya menjadi informasi yang berarti bagi pimpinan untuk membuat keputusan. Informasi dapat didefinisikan sebagai data yang telah memiliki arti bagi para penerimanya.
</li>
</ul>
<p>
 </p>
<p style="text-align: center"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/11/111620_0039_SistemInfor1.jpg?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/>
	</p>
<p style="text-align: center">
 </p>
<p><span style="font-size:16pt"><strong>Manfaat Kualitas Produk </strong><br />
		</span></p>
<ol>
<li>Menurut Ariani (2003), terdapat beberapa manfaat yang diperoleh dengan menciptakan kualitas produk yang baik, yaitu:<br /><strong>Meningkatkan reputasi perusahaan</strong>. Perusahaan atau organisasi yang telah menghasilkan suatu produk atau jasa yang berkualitas akan mendapatkan predikat sebagai organisasi yang mengutamakan kualitas, oleh karena itu, perusahaan atau organisasi tersebut dikenal oleh masyarakat luas dan mendapatkan nilai lebih di mata masyarakat.
</li>
<li><strong>Menurunkan biaya</strong>. Untuk menghasilkan produk atau jasa yang berkualitas perusahaan atau organisasi tidak perlu mengeluarkan biaya tinggi. Hal ini disebabkan perusahaan atau organisasi tersebut berorientasi pada (customer satisfaction), yaitu dengan mendasarkan jenis, tipe, waktu, dan jumlah produk yang dihasilkan sesuai dengan harapan dan kebutuhan konsumen.
</li>
<li><strong>Meningkatkan pangsa pasar</strong>. Pangsa pasar akan meningkat bila minimasi biaya tercapai, karena organisasi atau perusahaan dapat menekan harga, walaupun kualitas tetap menjadi yang utama. 
</li>
<li><strong>Dampak internasional</strong>. Bila mampu menawarkan produk atau jasa yang berkualitas, maka selain dikenal di pasar lokal, produk atau jasa tersebut juga akan dikenal dan diterima di pasar internasional. 
</li>
<li><strong>Adanya tanggung jawab produk</strong>. Dengan semakin meningkatnya persaingan kualitas produk atau jasa yang dihasilkan, maka organisasi atau perusahaan akan dituntut untuk semakin bertanggung jawab terhadap desain, proses, dan pendistribusian produk tersebut untuk memenuhi kebutuhan konsumen. 
</li>
<li><strong>Untuk penampilan produk</strong>. Kualitas akan membuat produk atau jasa dikenal, dalam hal ini akan membuat perusahaan yang menghasilkan produk juga akan dikenal dan dipercaya masyarakat luas. 
</li>
<li><strong>Mewujudkan kualitas yang dirasakan penting</strong>. Persaingan yang saat ini bukan lagi masalah harga melainkan kualitas produk, hal inilah yang mendorong konsumen untuk mau membeli produk dengan harga tinggi namun dengan kualitas yang tinggi pula.
</li>
</ol>
<p>
 </p>
<p><span style="font-size:16pt"><strong>Dimensi Kualitas Produk </strong><br />
		</span></p>
<p>Menurut Gaspersz (2008), dimensi kualitas produk adalah sebagai berikut:<br /><strong>a. Kinerja (performance) </strong>
	</p>
<p>Kinerja adalah karakteristik operasi pokok dari produk inti dan dapat didefinisikan sebagai tampilan dari sebuah produk sesungguhnya. Performance sebuah produk merupakan pencerminan bagaimana sebuah produk itu disajikan atau ditampilkan kepada konsumen. Tingkat pengukuran Performance pada dasarnya mengacu pada tingkat karakteristik dasar produk itu beroperasi. Sebuah produk dikatakan memiliki Performance yang baik bilamana dapat memenuhi harapan. Bagi setiap produk/jasa, dimensi performance bisa berlainan, tergantung pada functional value yang dijanjikan oleh perusahaan. Untuk bisnis makanan, dimensi performance adalah rasa yang enak.<br /><strong><br />
		</strong></p>
<p><strong>b. Keandalan (reliability) </strong>
	</p>
<p>Keandalan adalah tingkat kendala suatu produk atau konsistensi keandalan sebuah produk didalam proses operasionalnya di mata konsumen. Reliability sebuah produk juga merupakan ukuran kemungkinan suatu produk tidak akan rusak atau gagal dalam suatu periode waktu tertentu. Sebuah produk dikatakan memiliki reliability yang tinggi bilamana dapat menarik kepercayaan dari konsumen terkait kualitas keandalan sebuah produk. Dimensi performance dan reliability sekilas hampir sama tetapi mempunyai perbedaan yang jelas. Reliability lebih menunjukkan probabilitas produk menjalankan fungsinya.<br /><strong><br />
		</strong></p>
<p><strong>c. Keistimewaan tambahan (feature) </strong>
	</p>
<p>Keistimewaan adalah karakteristik sekunder atau pelengkap dan dapat didefinisikan sebagai tingkat kelengkapan atribut-atribut yang ada pada sebuah produk. Pada titik tertentu, performance dari setiap merek hampir sama tetapi justru perbedaannya terletak pada fiturnya. Ini juga mengakibatkan harapan konsumen terhadap dimensi performance relatif homogen dan harapan terhadap fitur relatif heterogen.<br /><strong><br />
		</strong></p>
<p><strong>d. Kesesuaian dengan spesifikasi (conformance to specifications) </strong>
	</p>
<p>Kesesuaian adalah sejauh mana karakteristik desain dan operasi memenuhi standar-standar yang telah ditetapkan sebelumnya dan dapat didefinisikan sebagai tingkat dimana semua unit yang diproduksi identik dan memenuhi spesifikasi sasaran yang dijanjikan. Definisi diatas dapat dijelaskan bahwa tingkat conformance sebuah produk dikatakan telah akurat bilamana produk-produk yang dipasarkan oleh produsen telah sesuai perencanaan perusahaan yang berarti merupakan produk-produk yang mayoritas diinginkan konsumen.
</p>
<p>
 </p>
<p><strong>e. Daya tahan (durability) </strong>
	</p>
<p>Daya tahan berkaitan dengan berapa lama produk tersebut dapat terus digunakan dan dapat didefinisikan sebagai suatu ukuran usia operasi produk yang diharapkan dalam kondisi normal. Dimensi ini mencakup umur teknis maupun umur ekonomis. Semakin besar frekuensi pemakaian konsumen terhadap produk maka semakin besar pula daya tahan produk.<br /><strong><br />
		</strong></p>
<p><strong>f. Kemampuan melayani (service ability) </strong>
	</p>
<p>Kemampuan melayani meliputi kecepatan, kompetensi, kenyamanan, mudah direparasi, serta penanganan keluhan yang memuaskan dan dapat didefinisikan sebagai suatu ukuran kemudahan memperbaiki suatu produk yang rusak atau gagal. Disini artinya bilamana sebuah produk rusak atau gagal maka kesiapan perbaikan produk tersebut dapat diandalkan, sehingga konsumen tidak merasa dirugikan.<br /><strong><br />
		</strong></p>
<p><strong>g. Estetika (Aesthethics) </strong>
	</p>
<p>Estetika adalah keindahan produk terhadap panca indera dan dapat didefinisikan sebagai atribut-atribut yang melekat pada sebuah produk, seperti warna, model atau desain, bentuk, rasa, aroma dan lain-lain. Pada dasarnya Aesthetics merupakan elemen yang melengkapi fungsi dasar suatu produk sehingga kinerja sebuah produk akan menjadi lebih baik dihadapan konsumen.<br /><strong><br />
		</strong></p>
<p><strong>h. Kualitas yang dipersepsikan (perceived quality) </strong>
	</p>
<p>Kualitas yang dipersepsikan merupakan persepsi konsumen terhadap keseluruhan kualitas atau keunggulan suatu produk. Biasanya karena kurangnya pengetahuan pembeli akan atribut atau ciri-ciri produk yang akan dibeli, maka pembeli mempersepsikan kualitasnya dari aspek harga, nama merek, iklan, reputasi perusahaan, maupun negara pembuatnya.
</p>
<p>
 </p>
<p><span style="font-size:16pt"><strong>Dimensi Kualitas Jasa</strong><br />
		</span></p>
<p>Suatu produk baik berupa barang atau jasa ditentukan melalui dimensi-dimensinya. Kualitas jasa terdiri atas lima dimensi antara lain, yaitu (Tjiptono, 2008).
</p>
<ol style="margin-left: 72pt">
<li><strong>Reliabilitas (<em>Reliability</em>). </strong>Reliabilitas adalah berkaitan dengan kemampuan perusahaan untuk menyampaikan layanan yang dijanjikan secara akurat sejak pertama kali. 
</li>
<li><strong>Daya tanggap (<em>Responsiveness</em></strong>). Daya tanggap adalah berkenaan dengan kesediaan dan kemampuan penyedia layanan untuk membantu para pelanggan dan merespon permintaan konsumen dengan segara. 
</li>
<li><strong>Empati (<em>Empathy</em></strong>). Empati adalah berarti bahwa perusahaan memahami masalah para pelanggannya dan bertindak demi kepentingan pelanggan, serta memberikan perhatian personal kepada para pelanggan dan memiliki jam operasi yang nyaman. 
</li>
<li><strong>Jaminan (<em>Assurance</em></strong>). <a href="http://tekug.blogspot.com/2016/09/jenis-jenis-mutu-menurut-perspektif.html">Jaminan</a> adalah berkenaan dengan pengetahuan dan kesopanan karyawan serta kemampuan mereka dalam menumbuhkan rasa percaya dan keyakinan pelanggan. 
</li>
<li><strong>Bukti fisik (<em>Tangibles</em></strong>). Bukti fisik adalah berkenaan dengan penampilan fisik fasilitas layanan, peralatan atau perlengkapan, sumber daya manusia, dan materi komunikasi perusahaan.
</li>
</ol>
<p>
 </p>
<p><span style="font-size:16pt"><strong>TQM<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li><strong>TQM</strong> adalah singkatan dari Total Quality Management—manajemen kualitas total.
</li>
</ul>
<p>Definisi inti dari prinsip ini menjelaskan pendekatan manajemen untuk kesuksesan jangka panjang melalui fokus kepada kepuasan pelanggan. Dalam upaya TQM, semua anggota organisasi berpartisipasi dalam meningkatkan proses, produk, layanan, dan budaya di perusahaan.
</p>
<ul>
<li><strong>Menurut Dan Ciampa dalam bukunya <em>Total Quality: A User&#8217;s Guide for Implementation</em>,</strong> TQM adalah upaya yang dijalankan seluruh organisasi untuk &#8220;menetapkan dan menciptakan iklim permanen, di mana karyawan terus meningkatkan kemampuan mereka untuk menyediakan produk dan layanan yang diminta oleh pelanggan yang akan menemukan nilai tertentu.&#8221;
</li>
<li><strong>&#8220;Total&#8221; </strong>menekankan bahwa departemen selain produksi (misalnya penjualan dan pemasaran, akuntansi dan keuangan, teknik dan desain) wajib meningkatkan operasi mereka.
</li>
<li><strong>&#8220;Manajemen&#8221; </strong>menekankan bahwa eksekutif berkewajiban untuk secara aktif mengelola kualitas melalui pendanaan, pelatihan, penempatan staf, dan penetapan tujuan.
</li>
<li>TQM biasanya menggunakan <strong><em>tools</em></strong> dan teknik kontrol kualitas yang dikembangkan sebelumnya, seperti Lean Manufacturing, PDCA atau Six Sigma.
</li>
</ul>
<p>Manfaat jangka panjang utama dari Total Quality Management berkaitan dengan kepuasan pelanggan.
</p>
<p style="margin-left: 36pt">TQM bertujuan untuk meningkatkan kualitas, dan mengidentifikasi ukuran kualitas terbaik sesuai harapan pelanggan dalam hal layanan, produk, dan pengalaman pelanggan. Hal ini tentu juga akan meningkatkan <em>competitive advantage</em> perusahaan di mata pelanggan dibandingkan dengan para kompetitor.
</p>
<p>
 </p>
<p><span style="font-size:16pt"><strong>Manfaat TQM</strong><br />
		</span></p>
<p><strong>1) Penghematan Biaya (Cost Reduction)</strong>
	</p>
<p>Ketika diterapkan secara konsisten dari waktu ke waktu, TQM dapat mengurangi biaya di seluruh organisasi, terutama di bidang <em>scrap</em>, <em>rework</em>, layanan lapangan, dan pengurangan biaya garansi. Karena pengurangan biaya ini mengalir langsung kepada laba <em>bottom-line</em> tanpa biaya tambahan yang dikeluarkan, TQM kemungkinan akan memberikan peningkatan profitabilitas yang mengejutkan.
</p>
<p> <br />
 </p>
<p><strong>2) Kepuasan pelanggan</strong>
	</p>
<p>Karena perusahaan memiliki produk dan layanan yang lebih baik dibandingkan kompetitor, dan interaksinya dengan pelanggan relatif bebas dari kesalahan, seharusnya ada lebih sedikit keluhan pelanggan. Lebih sedikit keluhan juga dapat berarti bahwa sumber daya yang ditujukan untuk layanan pelanggan dapat dikurangi.
</p>
<p>Tingkat kepuasan pelanggan yang lebih tinggi juga dapat menyebabkan peningkatan pangsa pasar, karena pelanggan yang ada bisa jadi bertindak atas nama perusahaan untuk mendatangkan lebih banyak pelanggan. Anda tentu tahu, penjualan melalui <em>words of mouth</em> pelanggan yang puas akan lebih efektif dibandingkan upaya penjualan konvensional yang dilakukan perusahaan.
</p>
<p> <br />
 </p>
<p><strong>3) Mengurangi Cacat (Defect) </strong>
	</p>
<p>TQM memiliki penekanan kuat pada peningkatan kualitas dalam suatu proses, daripada memeriksa kualitas menjadi suatu proses. Ini tidak hanya mengurangi waktu yang diperlukan untuk memperbaiki kesalahan, tetapi membuatnya kurang perlu untuk mempekerjakan tim personel jaminan kualitas.
</p>
<p> <br />
 </p>
<p><strong>4) Peningkatan Moral Karyawan</strong>
	</p>
<p>Keberhasilan TQM yang terus dirasakan dan terbukti—khususnya karena partisipasi karyawan dalam keberhasilan itu—dapat mengarah pada peningkatan yang nyata dalam moral karyawan. Hal ini pada gilirannya mengurangi pergantian karyawan, dan karenanya mengurangi biaya untuk mempekerjakan dan melatih karyawan baru.
</p>
<p> <br />
 </p>
<p><strong>5) Membuat Perusahaan Kuat Menghadapi Kompetisi</strong>
	</p>
<p>TQM sangat membantu dalam memahami persaingan dan juga mengembangkan strategi yang efektif dalam menghadapi kompetisi. Karena kompetisi yang ketat, kelangsungan hidup banyak organisasi telah menjadi masalah yang sangat vital. TQM membantu dalam memahami pelanggan serta pasar. Ini memberikan kesempatan kepada organisasi untuk memenuhi kompetisi dengan menggunakan teknik TQM.
</p>
<p> <br />
 </p>
<p><strong>6) Mengembangkan Sistem Komunikasi Memadai</strong>
	</p>
<p>Sistem komunikasi yang salah dan tidak memadai serta prosedur yang tidak tepat adalah hambatan pengembangan organisasi ke arah yang benar. Hambatan komunikasi menghasilkan kesalahpahaman, produktivitas rendah, kualitas buruk, duplikasi upaya dan semangat kerja rendah. Teknik TQM mengikat staf dari berbagai bagian, departemen dan tingkat manajemen untuk membentuk komunikasi dan interaksi yang efektif.
</p>
<p> <br />
 </p>
<p><strong>7) Progress yang Selalu Ditinjau</strong>
	</p>
<p>TQM membantu untuk meninjau proses yang diperlukan untuk mengembangkan strategi perbaikan tanpa henti. Upaya peningkatan kualitas harus dilakukan terus menerus untuk memenuhi tantangan yang dinamis. Dari berbagai pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa TQM menghasilkan keuntungan baik yang berwujud maupun tidak berwujud.
</p>
<p>
 </p>
<p><span style="font-size:16pt"><strong>Tools TQM</strong><br />
		</span></p>
<p>
 </p>
<ul>
<li><strong>TQM</strong> memiliki beberapa metode dan teknik dalam pemecahannya, diantaranya adalah sebagai berikut:<br />Metode siklus<em><br />
				<a href="https://www.pengadaanbarang.co.id/2020/07/pdca-adalah.html">Plan Do Check Action (PDCA)</a>, </em>yaitu proses perbaikan berkesinambungan, proses yang dilakukan terus menerus.
</li>
<li><strong><em>Just In Time</em> (JIT</strong>), yaitu sistem produksi yang dirancang untuk menurunkan waktu produksi seefisien mungkin dengan menghilangkan segala macam pemborosan yang terdapat pada proses produksi sehingga penyerahan produk pada pelanggan menjadi tepat waktu.
</li>
<li><a href="https://www.pengadaanbarang.co.id/2020/09/qfd-adalah.html"><strong>Quality Function Deployment (QFD)</strong></a><strong>, </strong>yaitu suatu rancangan yang membantu perencana pembuat produk fokus pada karakteristik dari produk yang diminta oleh pelanggan, lebih jelasnya mengubah keinginan pelanggan menjadi sebuah karakteristik produk.
</li>
<li><strong><em>Benchmarking</em></strong>, yaitu suatu proses membandingkan aktivitas dengan praktik terbaik yang ada sehingga akan didapatkan tahapan pada proses mana yang harus diterapkan atau dihilangkan.
</li>
<li><em><strong>Value-Engineering (VE)</strong>, </em>yaitu sebuah proses yang mengubah nilai atau fungsi pokok dari suatu produk dengan efesiensi biaya seminimal mungkin.
</li>
<li>
<div><strong><em>Business Re-engineering</em></strong>, yaitu suatu proses perancangan ulang bisnis untuk mendukung pengurangan biaya dalam sebuah organisasi atau perusahaan.
</div>
<p>
 </p>
<p><span style="font-size:16pt"><strong>Manfaat:</strong><br />
				</span></p>
</li>
</ul>
<p><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/11/111620_0039_SistemInfor2.jpg?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/>
	</p>
<p>Dilihat dari diagram alir di atas, maka manfaat TQM yang diperoleh perusahaan terdapat dua (2) hal, yaitu:<br />1. <strong>Perbaikan dari posisi persaingan</strong>. Perusahaan yang menghasilkan mutu produk yang lebih baik akan mendapatkan citra positif dari konsumen yang akan berdampak positif pada pemasaran yang semakin luas, bahkan sampai ke posisi ekspor. 
</p>
<p>2. <strong>Peningkatan produk bebas cacat yang dihasilkan</strong>. Jika produk cacat dapat diminimumkan, maka biaya mutu (produk gagal, pekerjaan ulang, pemeriksaan dan pengembalian dari konsumen) akan berkurang, dan lebih jauh lagi mengurangi total biaya produksi.
</p>
<p>Jika kedua hal di atas dapat diraih, maka perusahaan dapat dengan mudah untuk menaikan harga produk sehingga laba atau keuntungan yang diperoleh menjadi lebih besar.</p>
<p>Sedangkan penerapan TQM akan memberikan dampak yang positif bagi pegawai, yaitu :<br />Pegawai akan menjadi lebih loyal kepada organisasi atau perusahaannya.
</p>
<ol>
<li>Pegawai akan bekerja dengan menunjukkan pekerjaan mutu.
</li>
<li>Pegawai akan mendedikasikan dirinya secara sukarela untuk melakukan perbaikan dalam kinerjanya.
</li>
<li>
<div>Meskipun pegawasi baru, mereka akan dengan mudah mampu menyesuaikan diri pada budaya mutu yang telah terbentuk dalam organisasi atau perusahaan.
</div>
<p>Sumber: <a href="https://www.pengadaanbarang.co.id/2020/07/total-quality-management-tqm-adalah.html">https://www.pengadaanbarang.co.id/2020/07/total-quality-management-tqm-adalah.html</a>
			</p>
<p>
 </p>
<p><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/11/111620_0039_SistemInfor3.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/>
			</p>
<p>
 </p>
</li>
</ol>
<p>
 </p>
<p>
 </p>
<p>
 </p>
<p>
 </p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/11/16/sistem-informasi-management-dukungan-sim-terhadap-kualitas-produk-dan-jasa/">Sistem Informasi Management-Dukungan SIM terhadap kualitas produk dan jasa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ceritahosting.com/2020/11/16/sistem-informasi-management-dukungan-sim-terhadap-kualitas-produk-dan-jasa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1166</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sistem Pendukung Keputusan(SPK) – Decision Support System(DSS)</title>
		<link>https://ceritahosting.com/2020/10/20/sistem-pendukung-keputusanspk-decision-support-systemdss/</link>
					<comments>https://ceritahosting.com/2020/10/20/sistem-pendukung-keputusanspk-decision-support-systemdss/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cerita Hosting]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2020 08:10:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Analisa Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Konsep Sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Decision Support System]]></category>
		<category><![CDATA[DSS]]></category>
		<category><![CDATA[materi perkuliahan sistem informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Informasi Management]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Pendukung Keputusan]]></category>
		<category><![CDATA[SPK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ceritahosting.com/?p=1077</guid>

					<description><![CDATA[<p>  Hi Guys salam jumpa Pada materi kali ini kita akan memberikan materi Sistem Pendukung Keputusan(SPK) , yang lebih asik di dengar dengan nama &#8220;Decision Support System(DSS). Definisi Sistem pendukung keputusan (Inggris: decision support systems disingkat DSS) adalah bagian dari sistem informasi berbasis komputer (termasuk sistem berbasis pengetahuan (manajemen pengetahuan)) yang dipakai untuk mendukung pengambilan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/10/20/sistem-pendukung-keputusanspk-decision-support-systemdss/">Sistem Pendukung Keputusan(SPK) – Decision Support System(DSS)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>
 </p>
<p><span style="font-size:14pt">Hi Guys salam jumpa<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:14pt">Pada materi kali ini kita akan memberikan materi Sistem Pendukung Keputusan(SPK) , yang lebih asik di dengar dengan nama <strong>&#8220;Decision Support System(DSS).<br />
</strong></span></p>
<p><span style="font-size:14pt"><strong>Definisi<br />
</strong></span></p>
<ul style="margin-left: 72pt">
<li><span style="font-size:12pt"><strong>Sistem pendukung keputusan</strong> (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris">Inggris</a>: <em>decision support systems</em> disingkat <strong>DSS</strong>) adalah bagian dari <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi">sistem</a><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi"><br />
				</a><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi">informasi</a> berbasis komputer (termasuk sistem berbasis pengetahuan (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_pengetahuan">manajemen</a><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_pengetahuan"><br />
				</a><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_pengetahuan">pengetahuan</a>)) yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Perusahaan">perusahaan</a>.<br />
</span></li>
</ul>
<p><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_pendukung_keputusan"><span style="font-size:12pt">https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_pendukung_keputusan</span></a><span style="font-size:12pt"><br />
		</span></p>
<ul style="margin-left: 72pt">
<li><span style="font-size:12pt">Konsep Sistem Pendukung Keputusan (SPK) pertama kali diungkapkan pada awal tahun 1970-an oleh Michael S. Scott Morton dengan istilah Management Decision System. Sistem tersebut adalah suatu sistem yang berbasis komputer yang ditunjukan untuk membantu pengambil keputusan dengan memanfaatkan data dan model tertentu untuk memecahkan berbagai persoalan yang tidak terstruktur (Dewanto, 2015).<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt">Menurut Turban, Sistem Pendukung Keputusan (SPK) merupakan sistem informasi yang berbasis komputer yang fleksibel, interaktif dan dapat diadaptasi, yang dikembangkan untuk mendukung solusi untuk masalah manajemen spesifik yang tidak terstruktur. Sistem Pendukung Keputusan menggunakan data, memberikan antarmuka pengguna yang mudah dan dapat menggabungkan pemikiran pengambilan keputusan (Turban, Sharda &amp; Delen, 2011).<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt">Menurut Little, Sistem Pendukung Keputusan adalah suatu sistem informasi berbasis komputer yang menghasilkan berbagai alternatif keputusan untuk membantu manajemen dalam menangani berbagai permasalahan yang terstruktur ataupun tidak terstruktur dengan menggunakan data dan model (Little, 2004).<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt">Menurut Kusrini, Sistem Pendukung Keputusan merupakan suatu sistem informasi yang menyediakan informasi, pemodelan dan pemanipulasian data (Kusrini, 2007).<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt">Menurut Hermawan, Sistem Pendukung Keputusan didefinisikan sebagai sebuah sistem yang mendukung kerja seorang manajer maupun sekelompok manajer dalam memecahkan masalah semi terstruktur dengan cara memberikan informasi ataupun usulan menuju pada keputusan tertentu (Hermawan, 2005). Sistem Pendukung Keputusan digunakan untuk mendeskripsikan sistem yang didesain untuk membantu manajer memecahkan masalah tertentu (Mcloed &amp; Schell, 2008). Dari beberapa ahli diatas, dapat disimpulkan bahwa sistem pendukung keputusan merupakan sistem informasi yang mendukung manajemen level menengah dalam mengambil keputusan semiterstruktur dengan menggunakan pemodelan analitis dan data yang ada.<br />
</span></li>
</ul>
<p style="text-align: center"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/10/102020_0810_SistemPendu1.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/><span style="font-size:12pt"><br />
		</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">https://slideplayer.info/slide/13879939/<br />
</span></p>
<p style="text-align: center"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/10/102020_0810_SistemPendu2.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/><span style="font-size:12pt"><br />
		</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">https://slideplayer.info/slide/13879939/<br />
</span></p>
<p>
 </p>
<p><span style="font-size:16pt; text-decoration:underline"><strong>Tahapan Pengambilan Keputusan:<br />
</strong></span></p>
<p><span style="font-size:12pt"><strong>1. Fase Inteligensi<br />
</strong></span></p>
<p><span style="font-size:12pt">Intelegensi dalam pengambilan keputusan meliputi scanning (Pemindaian) lingkungan, entah secara intermiten ataupun terus-menerus. Inteligensi mencakup berbagai aktivitas yang menekankan identifikasi situasi atau peluang-peluang masalah.Tahapan dalam fase intelegensi antara lain identifikasi masalas (peluang), klasifikasi masalah, dan kepemilikan masalah.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt"><strong>2. Fase Desain<br />
</strong></span></p>
<p><span style="font-size:12pt">Fase desain meliputi penemuan atau mengembangkan dan menganalisis tindakan yang mungkin untuk dilakukan. Hal ini meliputi pemahaman terhadap masalah dan menguji solusi yang layak. Tahapan dalam fase intelegensi antara lain memilih sebuah prinsip pilihan, mengembangkan (menghasilkan) alternatif-alternatif, dan mengukur hasil akhir.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt"><strong>3.    Fase Pilihan<br />
</strong></span></p>
<p><span style="font-size:12pt">Pilihan merupakan tindakan pengambilan keputusan yang kritis. Fase pilihan adalah fase di mana dibuat suatu keputusan yang nyata dan diambil suatu komitmen untuk mengikuti suatu tindakan tertentu. Batas antara fase pilihan dan desain sering tidak jelas karena aktivitas tertentu dapat dilakukan selama kedua fase tersebut dank arena orang dapat sering kembali dari aktivitas pilihan ke aktivitas desain.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">Sebagai contoh, seseorang dapat menghasilkan alternatif baru selagi mengevaluasi alternatif yang ada. Fase pilihan meliputi pencarian, evaluasi, dan rekomendasi terhadap suatu solusi yang tepat untuk model. Sebuha solusi untuk sebuah model adalah sekumpulan nilai spesifik untuk variabel-variabel keputusan dalam suatu alternatif yang telah dipilih.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt"><strong>4. Fase Implementasi<br />
</strong></span></p>
<p><span style="font-size:12pt">Pada hakikatnya implementasi suatu solusi yang diusulkan untuk suatu masalah adalah inisiasi terhadap hal baru, atau pengenalan terhadap perubahan. Definisi implementasi sedikit rumit karena implementasi merupakan sebuah proses yang panjang dan melibatkan batasa-batasan yang tidak jelas. Pendek kata, implementasi berarti membuat suatu solusi yang direkomendasikan bisa bekerja, tidak memerlukan implementasi suatu sistem komputer.<br />
</span></p>
<p>
 </p>
<p><span style="font-size:12pt">Menurut <strong>Turban, Sharda, &amp; Delen (2011)</strong>, terdapat empat fase dalam pembangunan sistem pendukung keputusan seperti yang ditunjukkan pada Gambar<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">1<strong>. Intelligence</strong> Pada fase Intelligence, masalah diidentifikasi, ditentukan tujuan dan sasarannya, penyebabnya, dan besarnya. Langkah ini sangat penting karena sebelum suatu tindakan diambil, persoalan yang dihadapi harus dirumuskan secara jelas terlebih dahulu. Masalah dijabarkan secara lebih rinci dan dikategorikan apakah termasuk programmed atau non-programmed.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">2<strong>. Design </strong>Pada fase Design, dikembangkan tindakan alternatif, menganalisis solusi yang potensial, membuat model, membuat uji kelayakan, dan memvalidasi hasilnya.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">3. <strong>Choice</strong> Pada fase Choice, menjelaskan pendekatan solusi yang dapat diterima dan memilih alternatif keputusan yang terbaik. Pemilihan alternatif ini akan mudah dilakukan jika hasil yang diinginkan memiliki nilai kuantitas tertentu.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">4. <strong>Implementation</strong>. Pada fase Implementation, solusi yang telah diperoleh pada fase Choice diimplementasikan. Pada tahap ini perlu disusun serangkaian tindakan yang terencana, sehingga hasil keputusan dapat dipantau dan disesuaikan apabila diperlukan perbaikan-perbaikan.<br />
</span></p>
<p><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/10/102020_0810_SistemPendu3.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/><span style="font-size:12pt"><br />
		</span></p>
<p><span style="font-size:16pt"><strong>Komponen Sistem Pendukung Keputusan<br />
</strong></span></p>
<p><span style="font-size:12pt"><strong>Menurut Turban, Sharda &amp; Delen (2011), Decision Support System (Sistem Pendukung Keputusan)</strong> terdiri dari empat subsistem yang saling berhubungan yaitu :<br />
</span></p>
<ol>
<li><span style="font-size:12pt">Subsistem Manajemen Data Subsistem manajemen data meliputi basis data yang terdiri dari data data yang relevan dengan keadaan dan dikelola oleh software yang disebut Database Management System (DBMS). Manajemen data dapat diinterkoneksikan dengan data warehouse perusahaan, suatu repositori untuk data perusahaan yang relevan untuk mengambil keputusan.<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt">Subsistem Manajemen Model Subsistem manajemen model berupa paket software yang berisi model-model financial, statistic, ilmu manajemen, atau model kuantitatif yang menyediakan kemampuan analisa dan manajemen software yang sesuai. Software ini disebut sistem manajemen basis model.<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt">Subsistem Dialog (User Interface Subsystem) Subsistem dialog (User Interface Subsystem) merupakan subsistem yang dapat digunakan oleh user untuk berkomunikasi dengan sistem  dan juga member perintah SPK. Web browser memberikan struktur antarmuka pengguna grafis yang familiar dan konsisten. Istilah antarmuka pengguna mencakup semua aspek komunikasi antara pengguna dengan sistem.<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt">Subsistem Manajemen Berbasis Pengetahuan (Knowledge-Based Management Subsystem) Subsistem manajemen berbasis pengetahuan merupakan subsistem yang dapat mendukung subsistem lain atau berlaku sebagai komponen yang berdiri sendiri (independent).<br />
</span></li>
</ol>
<p><span style="font-size:12pt">Komponen-komponen tersebut membentuk sistem aplikasi sistem pendukung keputusan yang bisa dikoneksikan ke intranet perusahaan, ekstranet atau internet.<br />
</span></p>
<p><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/10/102020_0810_SistemPendu4.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/><span style="font-size:12pt"><br />
		</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">Arsitektur Sistem Pendukung Keputusan (Turban, Sharda &amp; Delen, 2011)<br />
</span></p>
<p>
 </p>
<p><span style="font-size:16pt"><strong>Pengembangan SPK / DSS<br />
</strong></span></p>
<p><span style="font-size:12pt"><strong><em>Decision Support System</em><br />
			</strong>adalah seperangkat sistem yang mampu memecahkan masalah secara efisien dan efektif, yang bertujuan untuk membantu pengambil keputusan memilih berbagai alternatif keputusan yang merupakan hasil pengolahan informasi-informasi yang diperoleh/tersedia dengan menggunakan model-model pengambilan keputusan.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt"><em>    </em>Terdapat 5 pihak yang berperan dalam pengembangan SPK, kelima peran tersebut adalah:<br />
</span></p>
<ol style="margin-left: 72pt">
<li><span style="font-size:12pt"><strong><em>Manajer </em>atau<em> Pemakai</em></strong><em>, </em>yaitu pihak yang terlibat langsung dengan proses pengambilan keputusan, pihak yang harus mengambil tindakan dan bertanggung jawab terhadap hasil tindakannya.<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt"><em><strong>Penghubung</strong>, </em>yaitu pihak yang membantu pemakai, mungkin seorang asisten yang bertugas menjalankan terminal, atau lebih dari sekedar itu.<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt"><strong><em>Pembangun SPK </em>atau <em>Fasilitator</em></strong><em>,</em> yaitu pihak yang mengembangkan SPK khusus dari pembangkit SPK<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt"><em><strong>Pendukung Teknik</strong>,</em> yaitu pihak yang mengembangkan tambahan kemampuan atau komponen sistem informasi yang dibutuhkan dalam pengembangan pembangkit SPK. Database-database baru, model-model analisis baru, dan tambahan format tampilan data merupakan hasil kerja pendukung teknik.<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt"><strong><em>Pengembang Peralatan</em></strong>, yaitu pihak yang mengembangkan teknologi baru (baik hardware maupun software), dan meningkatkan efisiensi hubungan antara subsistem dalam SPK.<br />
</span></li>
</ol>
<p><span style="font-size:12pt">Ciri-ciri <em>Decision Support System</em> yang baik yaitu :<br />
</span></p>
<ol>
<li><span style="font-size:12pt">Sederhana<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt">Dapat diandalkan<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt">Mudah dikendalikan<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt">Menyesuaikan<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt">Lengkap pada masalah penting<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt">Mudah berkomunikasi dengannya<br />
</span></li>
</ol>
<p>
 </p>
<p><span style="font-size:16pt"><strong>Jenis-jenis Sistem Pendukung Keputusan:<br />
</strong></span></p>
<p><span style="font-size:12pt">Dalam sistem pendukung keputusan terdapat tiga jenis keputusan, yaitu :<br />
</span></p>
<ol>
<li><span style="font-size:12pt"><strong>Keputusan Terstruktur</strong><br />
			</span></li>
</ol>
<p><span style="font-size:12pt">Keputusan terstruktur adalah keputusan yang dilakukan secara berulang-ulang dan bersifat rutin. Informasi yang dibutuhkan spesifik, terjadwal, sempit, interaktif, <em>real</em><br />
			<em>time</em>, <em>internal</em>, dan detail. Prosedur yang dilakukan untuk pengambilan keputusan sangat jelas. Keputusan ini terutama dilakukan pada manajemen tingkat bawah.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">Contoh: Keputusan pemesanan barang dan keputusan penagihan piutang; menentukan kelayakan lembur, mengisi persediaan, dan menawarkan kredit pada pelanggan.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt"><strong>2. Keputusan Semiterstruktur</strong><br />
		</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">Keputusan semiterstruktur adalah keputusan yang mempunyai sifat yakni sebagian keputusan dapat ditangani oleh komputer dan yang lain tetap harus dilakukan oleh pengambil keputusan. Informasi yang dibutuhkan spesifik, interaktif, internal, <em>real time</em>, dan terjadwal.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">Contoh: Pengevaluasian kredit, penjadwalan produksi dan pengendalian persediaan, merancang rencana pemasaran, dan mengembangkan anggaran departemen.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt"><strong>3. Keputusan Tidak Terstruktur</strong><br />
		</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">Keputusan tak terstruktur adalah keputusan yang penanganannya rumit karena tidak terjadi berulang-ulang atau tidak selalu terjadi. Keputusan ini menuntut pengalaman dan berbagai sumber yang bersifat eksternal. Keputusan ini umumnya terjadi pada manajemen tingkat atas. Informasi yang dibutuhkan umum, luas, <em>internal</em>, dan <em>eksternal</em>.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">Contoh: Pengembangan teknologi baru, keputusan untuk bergabung dengan perusahaan lain, perekrutan eksekutif.<br />
</span></p>
<p>
 </p>
<p><span style="font-size:16pt"><strong>Tipe SPK/DSS<br />
</strong></span></p>
<ol style="margin-left: 72pt">
<li><span style="font-size:12pt"><strong>Permodelan Sistem Pendukung Keputusan/<em>Decision Support System</em></strong><br />
			</span></li>
</ol>
<ol>
<li><span style="font-size:12pt"><strong>Model <em>Iconic</em> (skala)<br />
</strong></span></li>
</ol>
<p><span style="font-size:12pt">Adalah sebuah replika (tiruan nyata) secara fisik dari sistem dan biasanya berdasarkan pada skala yang lebih kecil dari aslinya. Model ini mungkin muncul secara skala dalam tiga dimensi. Ini sering dapat dikatakan sebagai maket. Suatu foto merupakan model <em>iconic</em> yang berdimensi dua, juga <em>graphical user interface </em>dan <em>object-oriented programming</em> menggunakan model jenis ini.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt"><strong>b. Model Analog</strong><br />
		</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">Model ini tidak mirip sistem aslinya, tetapi berkarakteristik seperti aslinya. Model ini lebih abstrak daripada model sebelumnya dan dianggap sebagai penyajian secara simbolik dari suatu realitas. Model analog biasanya memakai diagram/<em>chart</em> dua dimensi.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">Contoh : <em>chart</em> organisasi yang memuat struktur organisasi.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt"><strong>c. Model Matematika (Kuantitatif)</strong><br />
		</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">Makin besar problema yang dihadapi, maka makin kompleks solusi yang dapat ditemukan. Namun, kadang-kadang kompleksitas dari relasi dalam sistem organisasi tidak dapat dipresentasikan dengan <em>icon</em> atau analog. Model yang dapat digunakan maka adalah model matematika. Analisis DSS terbanyak dieksekusi secara <em>numeric</em> dengan bantuan matematika atau model kuantitatif seperti ini. Menggunakan notasi-notasi dan persamaan-persamaan matematika untuk merepresentasikan sistem. Pada model matematika, atribut-atribut dinyatakan dengan variabel-variabel, dan aktivitas-aktivitas dinyatakan dengan fungsi matematika yang menjelaskan hubungan antar variabel-variabel tersebut.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt"><strong>d. Model Statis</strong><br />
		</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">Digunakan bila jangka waktu variabel dianggap konstan dan interelasi unsur-unsur model dinyatakan sebagai persamaan yang tidak berubah dengan waktu. Sebagian besar situasi pengambilan keputusan statis diperkirakan berulang dengan kondisi yang identik.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">Contoh: satu keputusan mengenai membuat sendiri atau membeli satu produk.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt"><strong>e. Model Dinamis</strong><br />
		</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">Menempatkan waktu sebagai variabel bebas, sehingga model jenis ini menggambarkan dinamika suatu sistem sebagai fungsi dari waktu. Untuk memperoleh hasil, perhitungan dilakukan secara berulang-ulang (iterasi) sampai tercapai nilai kesalahan (<em>error</em>) yang minimal.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">Contoh: proyeksi rugi-laba 5 tahun dimana data input seperti biaya, harga, dan kuantitas berubah dari tahun ke tahun.<br />
</span></p>
<p>
 </p>
<p><span style="font-size:18pt"><strong>Implementasi<br />
</strong></span></p>
<p><span style="font-size:12pt">Informasi yang biasanya dikumpulkan dengan menggunakan aplikasi pendukung keputusan akan melakukan :<br />
</span></p>
<ol>
<li><span style="font-size:12pt">Mengakses semua aset informasi terkini, termasuk data legasi dan relasional, kumpulan data, gudang data, dan kumpulan jumlah besar data.<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt">Angka-angka penjualan antara satu periode dengan periode lainnya.<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt">Angka-angka pendapatan yang diperkirakan, berdasarkan pada asumsi penjualan produk baru.<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt">Konsekuensi pilihan-pilihan pengambilan keputusan yang berbeda, dengan pengalaman dalam suatu konteks yang dirinci ulang.<br />
</span></li>
</ol>
<p>
 </p>
<ol style="margin-left: 72pt">
<li><span style="font-size:12pt"><strong>Implementasi Sistem Pendukung Keputusan/<em>Decision Support System</em></strong><br />
			</span></li>
</ol>
<p><span style="font-size:12pt">          DSS merupakan bagian dari sistem informasi berbasis komputer, termasuk sistem berbasis pengetahuan, sehingga DSS sangat popular di kalangan manajemen perusahaan. Sistem informasi sangat penting untuk mendukung proses pengambilan keputusan, dimana sistem informasi mempunyai tujuan untuk mendukung sebuah aplikasi Decision Support System (DSS).<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">    Berikut ini adalah beberapa contoh dari penerapan <em>Decision Support System</em> di dalam perusahaan :<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt"><strong>1. DSS untuk proses kenaikan jabatan dan perencanaan karir pada PT. X</strong><br />
		</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">    Salah satu contoh yang akan disorot dalam hal ini adalah cara pemilihan karyawan yang sesuai dengan kriteria yang ada pada suatu jabatan tertentu. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem pendukung keputusan untuk proses <em>profile matching</em> dan analisis gap yang dibuat berdasarkan data dan norma-norma SDM yang terdapat di PT. X.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">    Proses <em>Profile Matching</em> dilakukan untuk menentukan rekomendasi karyawan dalam Sistem Kenaikan Jabatan dan Perencanaan Karir berdasar pada 3 aspek yaitu Kapasitas Intelektual, Sikap Kerja dan Perilaku. Hasil dari proses ini berupa <em>ranking</em> karyawan sebagai rekomendasi bagi pengambil keputusan untuk memilih karyawan yang cocok pada jabatan yang kosong tersebut. <em>Software</em> ini dibuat dengan menggunakan Microsoft Access 2000 untuk database dan Borland Delphi 5 sebagai <em>compiler</em>-nya. <br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">    Dari hasil implementasi sistem, disimpulkan bahwa dengan penggunaan <em>software</em> ini dapat membantu proses pengambilan keputusan terhadap <em>profile matching</em> proses kenaikan jabatan dan perencanaan karir di PT. X.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt"><strong>2. Sistem Pendukung Keputusan Untuk menentukan Pembelian Rumah Dengan Menggunakan Metode Fuzzy C-Means (FCM) Clustering (Bastiah, 2013) </strong><br />
		</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">Penelitian ini menentukan tipe rumah yang berdasarkan kriteria atau kelompok rumah yang terdiri dari uang muka, jumlah kamar tidur, dan gaji/cicilan yang mampu dibayar. Menentukan harga rumah tersebut berdasarkan tipe rumah yang telah dikelompokkan, menentukan angsuran rumah berdasarkan uang muka yang telah diberikan sebanyak 30% dari harga rumah., dan kemudian merancang sistem pendukung keputusan dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Sistem informasi perumahan dibangun secara online berbasis sistem pendukung keputusan yang memungkinkan konsumen bisa memilih tipe rumah sesuai dengan dana yang tersedia serta visualisasi model jenis rumah. Sistem dibuat dengan menggunakan algoritma clustering dalam penentuan uang muka dan angsuran per bulan. Dimana metode Fuzzy CMeans (FCM) yang digunakan ini akan melakukan perhitungan pada acuan pembelian ke setiap sample rumah dan mencari nilai mendekati dengan data keuangan maupun data acuan yang dimiliki pembeli.<br />
</span></p>
<p>
 </p>
<p><span style="font-size:16pt"><strong>Metode SPK<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="font-size:12pt">Metode Sistem Pakar<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt">Metode Regresi Linier<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt">Metode Logika Fuzzy<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt">Metode B/C Ratio<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt">Metode AHP<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt">Metode IRR<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt">Metode NPV<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:12pt">Metode FMADM<br />
</span></li>
</ul>
<p><span style="font-size:12pt">(Detail akan kita sajikan di lain waktu)<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:12pt">Salam Sukses Untuk Semua<br />
</span></p>
<p>
 </p>
<p><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/10/102020_0810_SistemPendu5.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/><span style="font-size:12pt"><br />
		</span></p>
<p>
 </p>
<p>
 </p>
<p>
 </p>
<p><span style="font-size:12pt"><br />
		</span> </p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/10/20/sistem-pendukung-keputusanspk-decision-support-systemdss/">Sistem Pendukung Keputusan(SPK) – Decision Support System(DSS)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ceritahosting.com/2020/10/20/sistem-pendukung-keputusanspk-decision-support-systemdss/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1077</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Teknologi Informasi sebagai keunggulan kompetitif</title>
		<link>https://ceritahosting.com/2020/10/15/teknologi-informasi-sebagai-keunggulan-kompetitif/</link>
					<comments>https://ceritahosting.com/2020/10/15/teknologi-informasi-sebagai-keunggulan-kompetitif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cerita Hosting]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2020 01:49:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[Keunggulan IT]]></category>
		<category><![CDATA[materi perkuliahan sistem informasi]]></category>
		<category><![CDATA[SIM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ceritahosting.com/?p=1025</guid>

					<description><![CDATA[<p>SISTEM INFORMASI MANAGEMENT (Teknologi Informasi sebagai keunggulan kompetitif) PENGANTAR Tujuan dari teknologi informasi adalah menyelesaikan masalah, menumbuhkan kreativitas, meningkatkan efektivitas dan efisiensi didalam melaksanakan suatu pekerjaan. Maka dengan adanya teknologi informasi membuah manusia lebih mudah dan efisien dalam bekerja. Fungsi dari teknologi informasi adalah sebagai berikut: Menangkap (Capture) Menyimpan (Storage) Mengolah (Processing) Transmisi (Transmission) Mencari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/10/15/teknologi-informasi-sebagai-keunggulan-kompetitif/">Teknologi Informasi sebagai keunggulan kompetitif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><span style="font-size:16pt"><strong>SISTEM INFORMASI MANAGEMENT<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center"><span style="font-size:16pt"><strong>(Teknologi Informasi sebagai keunggulan kompetitif)<br />
</strong></span></p>
<p><span style="font-size:14pt"><strong>PENGANTAR<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><span style="text-decoration:underline"><strong>Tujuan dari teknologi informasi</strong></span> adalah menyelesaikan masalah, menumbuhkan kreativitas, meningkatkan efektivitas dan efisiensi didalam melaksanakan suatu pekerjaan. Maka dengan adanya teknologi informasi membuah manusia lebih mudah dan efisien dalam bekerja.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><span style="text-decoration:underline"><strong>Fungsi </strong></span>dari teknologi informasi adalah sebagai berikut:<br />
</span></div>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>Menangkap (Capture)</strong><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>Menyimpan (Storage)</strong><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>Mengolah (Processing)</strong><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>Transmisi (Transmission)</strong><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>Mencari Kembali (Retrifal)</strong><br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>Menghasilkan (Generating)</strong><br />
</span></div>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p><span style="font-size:14pt; text-decoration:underline"><strong>Manfaat teknologi informasi<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-size:12pt">Dalam aktivitas sehari-hari sangat penting. Manfaat ini bisa digunakan sebagai penunjang kehidupan yang lebih baik dikarenakan ada teknologi informasi yang bisa membantu aktivitas menjadi lebih efektif dan efisien.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-size:12pt">Berikut manfaat teknologi informasi di kehidupan sehari-hari antara lain:<br />
</span></p>
<ul style="margin-left: 72pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>    Untuk Pendidikan</strong><br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Dengan adanya teknologi informasi di dunia pendidikan terutama komputer, membuat siswa lebih efektif dalam belajar. Komputer adalah sarana yang memudahkan dalam menumbuhkan kreatifitas siswa.<br />
</span></p>
<ul style="margin-left: 72pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><br />
<strong>Untuk Industri dan Manufaktur</strong><br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"> Teknologi informasi dapat membantu membuat rancangan design sebuah produk yang akan di keluarkan pada industri serta bisa mengontrol mesin produksi dengan ketepatan yang baik.<br />
</span></p>
<ul style="margin-left: 72pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><br />
<strong>Untuk Bisnis dan Perbankan</strong><br />
</span></div>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"> Dengan teknologi informasi bisa membantu dalam transaksi, menyimpan berkas dengan lebih aman dan sistem perbankan yang lebih maju.<br />
</span></p>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>    Untuk Militer</strong><br />
</span></div>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"> Dengan teknologi informasi yang maju, bisa dimanfaatkan untuk navigasi pada kapal selam, mengendalikan pesawat luar angkasa dengan kemudi atau tanpa kemudi.<br />
</span></p>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>    Untuk Teknik dan Pengetahuan</strong><br />
</span></div>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">    Teknologi informasi bisa digunakan dalam mempelajari struktur tanah, angin dan juga cuaca. Dan bisa membantu dalam menghitung.<br />
</span></p>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>    Untuk Kedokteran</strong><br />
</span></div>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">    Bisa dimanfaatkan dalam mendiagnosa suatu penyakit dan mengambil gambar semua organ tubuh dengan komputer.<br />
</span></p>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>Untuk Pemerintahan</strong><br />
</span></div>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">    Teknologi informasi dapat diaplikasikan dalam mengolah suatu data dan informasi yang di tujukan kepada masyarakat. Bisa meningkatkan hubungan diantara pemerintah dan masyarkatnya.<br />
</span></p>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><br />
<strong>Untuk Hiburan dan Permainan</strong><br />
</span></div>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">  Teknologi komputer bisa digunakan untuk membuat animasi, periklanan, desain grafis dan juga audiovisual supaya menjadi lebih baik dan menarik.<br />
</span></p>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>    Untuk Bidang Kriminal</strong><br />
</span></div>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">  Teknologi bisa membuat mudah aparat dalam menyelesaikan permasalahan, bisa dengan mudah terdeteksinya pelanggaran demi pelanggaran lalu lintas dan sidik jari.<br />
</span></p>
</li>
</ul>
<p><span style="font-size:16pt; text-decoration:underline"><strong>Keunggulan Kompetitif IT<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>Perusahaan</strong> adalah tempat di mana terjadinya kegiatan produksi sebuah barang atau <a href="https://kamus.tokopedia.com/b/bisnis-jasa/">jasa</a>. Dalam sebuah perusahaan, semua faktor produksi berkumpul. Mulai dari tenaga kerja, modal, sumber daya alam, dan kewirausahaan. Dalam definisi lainnya, perusahaan merupakan suatu lembaga atau organisasi yang menyediakan barang atau jasa untuk dijual ke masyarakat dengan tujuan meraih <a href="https://kamus.tokopedia.com/l/laba/">laba</a> atau keuntungan.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Pada bidang komputer, <strong>keunggulan kompetitif</strong> mengacu pada penggunaan <strong>informasi</strong> untuk mendapatkan pengaruh terhadap pasar. Perusahaan juga tidak selamanya hanya mengandalkan pada sumberdaya fisik, tetapi pada sumber daya konseptual yang unggul baik data dan <strong>informasi</strong> yang dapat digunakan harus sama baiknya.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Di lingkungan yang sudah memanfaatkan Teknologi Informasi (TI), tata kelola TI menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Hal ini dikarenakan ekspektasi dan realitas seringkali tidak sesuai. Pihak shareholder perusahaan selalu berharap agar perusahaan dapat :<br />
</span></div>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt">1. Memberikan solusi TI dengan kualitas yang bagus, tepat waktu, dan sesuai dengan anggaran.</p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt">2. Menguasai dan menggunakan TI untuk mendatangkan keuntungan.</p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt">3. Menerapkan TI untuk meningkatkan efisiensi dan produktifitas sambil menangani risiko TI.</p>
</li>
</ul>
<p><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/10/101520_0149_TeknologiIn1.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Suatu perusahaan pasti ingin memiliki suatu keunggulan tersendiri dibandingkan dengan para pesaingnya.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Hal yang dilakukan seperti peningkatan mutu dan kualitas barang atau jasa, peningkatan pelayanan, penyediaan barang dan jasa yang lebih murah, dan lain-lain.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Pada bidang komputer, keunggulan kompetitif mengacu pada penggunaan informasi untuk mendapatkan pengaruh terhadap pasar.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Perusahaan juga tidak selamanya hanya mengandalkan pada sumberdaya fisik, tetapi pada sumber daya konseptual yang unggul baik data dan informasi yang dapat digunakan harus sama baiknya.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p><span style="font-size:16pt; text-decoration:underline"><strong>Keunggulan Kompetitif IT: Sumber Daya Informasi<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Sumber Daya Informasi terdiri dari:<br />
</span></div>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-size:12pt">•Perangkat keras komputer<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-size:12pt">•Perangkat lunak komputer,<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-size:12pt">•Spesialis informasi,<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-size:12pt">•User,<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-size:12pt">•Database,<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-size:12pt">•Informasi<br />
</span></p>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Sumber daya informasi tersebut harus dikelola dengan baik oleh perusahaan untuk mendapatkan suatu hasil yang menjadi target perusahaan.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Untuk itu diperlukan manajer khusus yang mengelola informasi tersebut<br />
</span></div>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>Elemen yang diperlukan:<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">•Kesadaran bahwa keunggulan kompetitif dapat dicapai melalui sumber daya informasi yang unggul<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">•Kesadaran bahwa jasa informasi adalah suatu area fungsional utama •Kesadaran bahwa CIO adalah eksekutif puncak<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">•Perhatian pada sumber daya informasi perusahaan saat mambuat perencanaan strategis<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">•Rencana strategis formal untuk sumbe daya informasi<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">•Strategi untuk mendorong dan mengelola end-user computing<br />
</span></p>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Keunggulan Kompetitif IT: Contoh Implementasi:<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong>Sistem reservasi hotel<br />
</strong></span></div>
</li>
</ul>
<p><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/10/101520_0149_TeknologiIn2.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"></p>
<p><span style="text-decoration:underline"><strong>As is:</strong></span></p>
<ul>
<li>Reservasi/Booking kamar melalui call center, email atau homepage</li>
<li>Pembayaran melalui bank transfer dan deposit bank</li>
</ul>
<p><span style="text-decoration:underline"><strong>To be:</strong></span></p>
<ul>
<li>Dibuat E-commerce reservasi kamar hotel.</li>
<li>Pembayaran mobile banking sesuai jumlah hari.</li>
</ul>
<p>Semoga tulisan ini membantu.</p>
<p><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/10/101520_0149_TeknologiIn3.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/10/15/teknologi-informasi-sebagai-keunggulan-kompetitif/">Teknologi Informasi sebagai keunggulan kompetitif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ceritahosting.com/2020/10/15/teknologi-informasi-sebagai-keunggulan-kompetitif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1025</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SSL (Secure Socket Layer) What &#038; How??</title>
		<link>https://ceritahosting.com/2020/06/24/ssl-secure-socket-layer-what-how/</link>
					<comments>https://ceritahosting.com/2020/06/24/ssl-secure-socket-layer-what-how/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cerita Hosting]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2020 04:22:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[ceritahosting.com]]></category>
		<category><![CDATA[comodo ssl]]></category>
		<category><![CDATA[digicert]]></category>
		<category><![CDATA[globalsign]]></category>
		<category><![CDATA[https]]></category>
		<category><![CDATA[materi perkuliahan sistem informasi]]></category>
		<category><![CDATA[pemilihan SSL]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuliahan Analisa Perancangan Sistem Informasi UMB]]></category>
		<category><![CDATA[Secure Socket Layer]]></category>
		<category><![CDATA[ssl]]></category>
		<category><![CDATA[ssl Certificates]]></category>
		<category><![CDATA[SSL Sertifikat]]></category>
		<category><![CDATA[ssl Symantec]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ceritahosting.com/?p=711</guid>

					<description><![CDATA[<p>SSL (Secure Socket Layer) What &#38; How?? Seiring dengan perkembangan teknologi informasi saat ini, keamanan data untuk aplikasi website sangat penting di-implementasikan menggunakan SSL. Apa dan bagaimana akan kita ulas di tulisan berikut ini. Definisi: SSL atau Secure Socket Layer adalah cara sebuah situs web membuat sambungan aman dengan browser web pengguna. Setiap kali seorang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/06/24/ssl-secure-socket-layer-what-how/">SSL (Secure Socket Layer) What &#038; How??</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><span style="font-family:Arial; font-size:18pt"><strong>SSL (Secure Socket Layer)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center"><span style="font-family:Arial; font-size:18pt"><strong>What &amp; How??<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Seiring dengan perkembangan teknologi informasi saat ini, keamanan data untuk aplikasi website sangat penting di-implementasikan menggunakan SSL. Apa dan bagaimana akan kita ulas di tulisan berikut ini.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt; text-decoration:underline"><strong>Definisi:<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>SSL</strong> atau Secure Socket Layer adalah cara sebuah situs web membuat sambungan aman dengan browser web pengguna. Setiap kali seorang surfer web mengunjungi situs yang aman yang menggunakan teknologi <strong>SSL</strong>, menciptakan sebuah link yang terenkripsi antara sesi browser mereka dan web server.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: center"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062420_0422_SSLSecureSo1.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"></p>
<p style="text-align: center"><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062420_0422_SSLSecureSo2.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"></p>
<p style="text-align: center">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Pada website ceritahosting.com, telah dilengkapi dengan SSL dengan ditandai link <strong>https://ceritahosting.com/<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Secara rinci, <strong>HTTPS</strong> adalah singkatan dari <strong><em>hypertext transfer protocol secure</em></strong> merupakan suatu protokol komunikasi dalam jaringan internet.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><br />
<strong>HTTPS</strong> ini akan melindungi integritas serta kerahasiaan antara situs dan komputer pengguna.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>FUNGSI, KEGUNAAN &amp; MANFAAT SSL (Secure Socket Layer)<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Secara umum, SSL memastikan <strong>data</strong> transaksi yang terjadi secara online di enkripsi/acak sehingga tidak dapat dibaca oleh pihak lain. <strong>Kegunaan</strong> utamanya adalah untuk menjaga keamanan dan kerahasiaan <strong>data</strong> ketika melakukan transaksi<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Dengan <strong>HTTPS</strong>, transfer data yang terjadi antara browser Anda dan website lain tidak dapat diretas atau di-<strong>hack</strong>. Tidak ada orang yang dapat membaca atau menafsirkan komunikasi atau data yang ada tersebut. Website yang aman dengan <strong>HTTPS</strong> biasanya memiliki sertifikat SSL (Secure Sockets Layer) dari otoritas yang diakui.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial">Menggunakan SSL adalah untuk menjaga informasi sensitif selama dalam proses pengiriman melalui Internet dengan cara dienkripsi, sehingga hanya penerima pesan yang dapat memahami dari hasil enkripsi tersebut. Hal ini sangat penting, karena informasi yang kita kirimkan di Internet membutuhkan proses perjalanan dari komputer ke komputer sampai mencapai server tujuan. Komputer lain yang ada diantara Anda dan server dapat melihat nomor Kartu Kredit Anda, username dan passwords, dan informasi sensitive lainnya bila hal ini tidak dienkripsi dengan Sertifikat SSL, ketika sertifikat SSL digunakan, informasi menjadi tidak dapat terbaca oleh siapapun kecuali ke server yang memang dituju saat mengirim informasi tersebut. Hal ini melindungi informasi tersebut dari hackers dan pencuri identitas.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:16pt"><strong>SSL Certificate<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Proses secara digitalnya <strong>cara kerja SSL</strong> adalah dengan mengenkripsi data dengan proses yang sangat cepat, hitungannya bahkan sampai permillisecond. Saat komunikasi <strong>SSL</strong> Handshake sedang berlangsung antara client dan server, sangat sulit pihak ketiga untuk bisa memecahkan kode enkripsi yang sudah dibuat.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Protocol <strong>SSL</strong> dan TLS berjalan <strong>pada layer</strong> dibawah application protocol seperti HTTP, SMTP and NNTP dan di atas <strong>layer</strong> TCP transport protocol, yang juga merupakan bagian dari TCP/IP protocol.<br />
</span></p>
<p style="text-align: center"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062420_0422_SSLSecureSo3.jpg?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"></p>
<p style="text-align: center"><a href="https://www.extremetech.com/internet/243202-symantec-caught-improperly-issuing-illegitimate-https-certificates">https://www.extremetech.com/internet/243202-symantec-caught-improperly-issuing-illegitimate-https-certificates</a></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="font-size:12pt">Ada beberapa </span><span style="font-size:14pt; background-color:yellow"><strong>sertifikat SSL di pasaran</strong></span><span style="font-size:12pt">, seperti:<br />
</span></span></p>
<p style="text-align: justify"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062420_0422_SSLSecureSo4.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"></p>
<p><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/06/062420_0422_SSLSecureSo5.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:16pt"><strong>Contoh:<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:16pt"><strong>Model / Type SSL untuk di Implementasi:<br />
</strong></span></p>
<ul style="margin-left: 38pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="font-size:14pt"><strong>Symantec Secure Site</strong><br />
</span><span style="font-size:12pt">– Melindungi setiap pengiriman data pada website, intranet, dan extranet. Solusi keamanan website ini mempunyai fitur Norton Secured Seal, tanda terpercaya yang telah dikenal oleh jutaan pengguna Internet dan pemindaian malware.<br />
</span></span></div>
<p style="text-align: justify">
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="font-size:14pt"><strong>Symantec secure site multi domain wildcard</strong><br />
</span><span style="font-size:12pt">– Mampu mengamankan banyak domain hingga 25 domain beserta dengan unlimited sub domain utama. Dengan garansi paling besar dibandingkan dengan produk wildcard lainnya.<br />
</span></span></div>
</li>
</ul>
<ul style="margin-left: 38pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="font-size:14pt"><strong>Symantec secure site multi domain wildcard</strong><br />
</span><span style="font-size:12pt">– Mampu mengamankan banyak domain hingga 25 domain beserta dengan unlimited sub domain utama. Dengan garansi paling besar dibandingkan dengan produk wildcard lainnya. Sertifikat SSL Symantec Secure Site Pro Multi Domain Wildcard mendukung 3 Algoritma enkripsi yakni RSA, DSA dan ECC (Elliptic Curve Cryptography).<br />
</span></span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify; margin-left: 38pt">
<ul style="margin-left: 38pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="font-size:14pt"><strong>Secure Site Pro</strong><br />
</span><span style="font-size:12pt">– Lindungi bisnis Anda dari ancaman serangan melalui enkripsi SSL terkuat yang telah disediakan bagi banyak pengunjung website. Solusi keamanan website ini memiliki fitur dengan enkripsi 128-bit, Norton Secured Seal<br />
</span></span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
<ul style="margin-left: 38pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="font-size:14pt"><strong>Secure Site Pro Wildcard Certificate</strong><br />
</span><span style="font-size:12pt">– Pastikan Anda telah memberi pengamanan terbaik bagi domain khususnya semua sub-domain Anda dengan produk yang telah dikenal luas dan diakui sebagai produk pengamanan terbaik di bidang SSL/TLS. Symantec merupakan produk dengan reputasi tertinggi di dunia yang telah diakui dengan keunggulan SSL Certificate Symantec Secure Site Wildcard.</span><span style="font-size:20pt"><strong><br />
</strong></span></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial"><span style="font-size:14pt"><strong>Secure Site Pro with EV SSL Certificates</strong><br />
</span><span style="font-size:12pt">akan memberikan Anda perlindungan dengan proses enkripsi SSL yang kuat dan beberapa fitur canggih lainnya. Symantec SSL atau VeriSign menawarkan berbagai produk Sertifikat SSL.</span><span style="font-size:20pt"><strong><br />
</strong></span></span></div>
</li>
</ul>
<p><a href="https://sslindonesia.com/kategori/symantec/">https://sslindonesia.com/kategori/symantec/</a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/06/24/ssl-secure-socket-layer-what-how/">SSL (Secure Socket Layer) What &#038; How??</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ceritahosting.com/2020/06/24/ssl-secure-socket-layer-what-how/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">711</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
