<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kuliah sistem Informasi &#8211; Cerita Hosting ☁️</title>
	<atom:link href="https://ceritahosting.com/tag/kuliah-sistem-informasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://ceritahosting.com</link>
	<description>Cerita Teknologi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 Oct 2020 21:53:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.6.15</generator>

<image>
	<url>https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2019/05/cropped-8437175d-f20a-4d92-9289-8b4d42b92879_200x200.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kuliah sistem Informasi &#8211; Cerita Hosting ☁️</title>
	<link>https://ceritahosting.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175363151</site>	<item>
		<title>Knowledge Management System (KMS)</title>
		<link>https://ceritahosting.com/2020/09/22/knowledge-management-system-kms/</link>
					<comments>https://ceritahosting.com/2020/09/22/knowledge-management-system-kms/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cerita Hosting]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2020 03:34:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[KMS]]></category>
		<category><![CDATA[Knowledge management]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Informasi Management Modul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ceritahosting.com/?p=952</guid>

					<description><![CDATA[<p>Definisi Cut Zurnali 2008&#160;mengungkapkan istilah manajemen pengetahuan pertama kali digunakan oleh Wiigpada tahun 1986, saat menulis buku pertamanya pada topik Knowledge Management Foundations, yang diterbitkan pada tahun 1993. Menurut Notoatmodjo (2003), pengetahuan (knowledge) adalah hasil tahu dari manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “What”. Pengetahuan merupakan hasil dari tahu, dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/09/22/knowledge-management-system-kms/">Knowledge Management System (KMS)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Definisi</strong></p>



<p><strong><em>Cut Zurnali 2008</em></strong>&nbsp;mengungkapkan istilah manajemen pengetahuan pertama kali digunakan oleh <strong><em>Wiig</em></strong>pada tahun 1986, saat menulis buku pertamanya pada topik Knowledge Management Foundations, yang diterbitkan pada tahun 1993.</p>



<ul><li>Menurut Notoatmodjo (2003), pengetahuan (knowledge) adalah hasil tahu dari manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “What”. Pengetahuan merupakan hasil dari tahu, dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu.</li><li>KMS adalah sistem informasi berbasis pengetahuan yang mendukung penciptaan, pengaturan, dan penyebaran dari pengetahuan bisnis kepada karyawan dan manajer dari sebuah perusahaan (Marakas, 2010)</li><li>Knowledge management adalah proses menciptakan, membagikan, menggunakan, dan mengelola suatu pengetahuan dan informasi dari sebuah organisasi.</li><li>Manajemen pengetahuan merupakan suatu disiplin ilmu yang digunakan untuk meningkatkan performa seseorang atau organisasi, dengan cara mengatur dan menyediakan sumber ilmu yang ada saat ini dan yang akan datang. &#8230; Dengan adanya manajemen pengetahuan maka akan terjamin kinerja yang baik dalam suatu organisasi.</li><li>KMS (<em>Knowledge Management System</em>) adalah sistem yang diciptakan untuk memfasilitasi penangkapan, penyimpanan, pencarian, pemindahandan penggunaan kembali pengetahuan.</li></ul>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" width="418" height="392" src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-1.png?resize=418%2C392&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-953" srcset="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-1.png?w=418&amp;ssl=1 418w, https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-1.png?resize=300%2C281&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 418px) 100vw, 418px" data-recalc-dims="1" /></figure>



<p><strong>Elemen Pokok Knowledge</strong></p>



<ul><li><strong>People</strong></li></ul>



<p>Yang berarti Knowledge Management berasal dari orang. People merupakan bentuk dasar untuk membentuk knowledge baru. Tanpa ada orang tidak akan ada knowledge.</p>



<ul><li><strong>Technology</strong></li></ul>



<p>Merupakan infrastruktur teknologi yang standar, konsisten, dan dapat diandalkan dalam mendukung alat-alat perusahaan.</p>



<ul><li><strong>Processes</strong></li></ul>



<p>Yang terdiri dari menangkap, menyaring, mengesyahkan, mentransformasikan, dan menyebarkan knowledge ke seluruh perusahaan dilengkapi dengan menjalankan prosedur dan proses tertentu.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" width="494" height="384" src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-2.png?resize=494%2C384&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-954" srcset="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-2.png?w=494&amp;ssl=1 494w, https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-2.png?resize=300%2C233&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 494px) 100vw, 494px" data-recalc-dims="1" /></figure>



<p><strong>Siklus Knowledge Management</strong></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" width="349" height="335" src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-3.png?resize=349%2C335&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-955" srcset="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-3.png?w=349&amp;ssl=1 349w, https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-3.png?resize=300%2C288&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 349px) 100vw, 349px" data-recalc-dims="1" /></figure>



<p>1. <strong>Tahap pertama, yaitu <em>capturing</em></strong>, dapat meliputi salah satu atau beberapa di antara hal-hal berikut ini: pemasukan data, pemindaian, wawancara, serta <em>brainstorming</em>.</p>



<p>2. <strong>Tahap <em>organizing</em> </strong>dapat meliputi salah satu atau beberapa di antara hal-hal berikut ini: pembuatan katalog, pengindeksan, penyaringan, penghubungan, dan pengkodean.</p>



<p>3. <strong>Tahap <em>refining</em> </strong>dapat meliputi salah satu atau beberapa di antara hal-hal berikut ini: kontekstualisasi, kerjasama, kompresi, serta pembuatan proyeksi.</p>



<p>4. <strong>Tahap transfer </strong>dapat meliputi salah satu atau beberapa di antara hal-hal berikut ini: pembagian dan peringatan.</p>



<p><strong>Piramida Knowledge Management</strong></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" width="514" height="522" src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-4.png?resize=514%2C522&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-956" srcset="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-4.png?w=514&amp;ssl=1 514w, https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-4.png?resize=295%2C300&amp;ssl=1 295w" sizes="(max-width: 514px) 100vw, 514px" data-recalc-dims="1" /></figure>



<p>1. <strong>Data</strong> adalah elemen yang paling dasar, bersifat diskrit, dan belum diproses, sehingga belum memiliki makna. Contoh: angka, kata, kode, tabel, dan basis data.</p>



<p>2. <strong>Informasi</strong> adalah elemen yang saling terhubung dan merupakan hasil pemrosesan terhadap data, sehingga memiliki suatu makna. Contoh: kalimat, paragraf, persamaan, konsep, ide, pertanyaan, dan cerita sederhana.</p>



<p>3. <strong>Pengetahuan</strong> adalah kumpulan informasi yang terorganisir mengenai suatu bidang yang sudah dipahami. Contoh: teori, aksiom, kerangka kerja konseptual, cerita rumit, dan fakta.</p>



<p>4. <strong>Kebijaksanaan</strong> adalah hasil penerapan dari suatu pengetahuan yang dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan. Contoh: buku, paradigma, sistem, filosofi, puisi, sistem kepercayaan, tradisi, prinsip, dan kebenaran.</p>



<p><strong>Why Knowledge Management?</strong></p>



<p><strong>Manajemen pengetahuan</strong> atau knowledge <strong>management sangat penting</strong> bagi sebuah perusahaan.</p>



<ul><li>Knowledge <strong>management</strong> berfungsi sebagai pendekatan yang terencana dan juga sistematis agar menjamin penerapan <strong>pengetahuan</strong> organisasi yang baik. Sekaligus meningkatkan gagasan, inovasi, pemikiran, kompetensi dan keahlian.</li><li>Konsep manajemen pengetahuan ini meliputi pengelolaan sumber daya manusia (SDM) dan teknologi informasi (TI) dalam tujuannya untuk mencapai organisasi perusahaan <strong>yang</strong> semakin baik sehingga mampu memenangkan persaingan bisnis.</li><li>Menghemat waktu dan biaya. Dengan sumber pengetahuan yang terstruktur dengan baik, maka perusahaan akan mudah untuk menggunakan pengetahuan itu untuk konteks lain, sehingga perusahaan akan dapat menghemat waktu dan biaya.</li><li>Kemampuan beradaptasi. Perusahaan akan dapat dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan bisnis yang berubah terjadi.</li><li>Peningkatan produktfitas. Ada pengetahuan dapat digunakan kembali untuk proses atau produk yang akan dikembangkan, sehingga produktivitas perusahaan akan meningkat.</li></ul>



<p>Secara umum, pengetahuan dapat digolongkan ke dalam 2 kategori, yakni:</p>



<p>1. <strong><em>Tacit</em> (<em>know-how</em>)</strong></p>



<p>Pengetahuan <em>tacit</em> adalah pengetahuan yang masih berupa pemikiran di kepala manusia. Pengetahuan ini agak sulit untuk dikomunikasikan, dipahami dan diterjemahkan ke dalam bentuk lain yang lebih terstruktur karena bersumberkan pada pengalaman atau intuisi pribadi serta bergantung pada konteks.</p>



<p>Contoh: Gagasan, persepsi, cara berpikir, wawasan, keahlian atau kemahiran.</p>



<p>2. <strong><em>Explicit</em> (<em>know-what</em>)</strong></p>



<p>Pengetahuan <em>explicit</em> adalah pengetahuan yang sudah direpresentasikan dalam media tertentu. Pengetahuan ini mudah untuk dikomunikasikan, dipahami, dan diterjemahkan ke dalam bentuk lain yang lebih terstruktur, sehingga dapat dikelola oleh <em>Knowledge Management System </em>(KMS).</p>



<p>Contoh: <em>e-mail, </em>surat, laporan, artikel, manual,buku, dokumen.</p>



<p><strong>SECI Model of Knowledge Dimension</strong></p>



<p>Ikujiro Nonaka dan Hirakata Takeuchi (1995) beranggapan bahwa pengetahuan merupakan suatu hal yang dinamis dan dapat berubah bentuk dari <em>tacit</em> menjadi <em>explicit</em> ataupun sebaliknya. Mereka kemudian mengusulkan suatu model proses penciptaan pengetahuan yang memungkinkan organisasi untuk mengelola proses tersebut secara efektif. Model yang mereka usulkan ini disebut dengan model dimensi pengetahuan SECI.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" width="572" height="404" src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-5.png?resize=572%2C404&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-957" srcset="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-5.png?w=572&amp;ssl=1 572w, https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-5.png?resize=300%2C212&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 572px) 100vw, 572px" data-recalc-dims="1" /></figure>



<p><strong>Langkah Strategik Implementasi Manajemen Pengetahuan</strong></p>



<p>Langkah strategik implementasi manajemen pengetahuan, menurut Tiwana (2000) adalah sebagai berikut :</p>



<ol type="1"><li>Analisis Infrastruktur</li><li>Mengaitkan Manajemen Pengetahuan dengan Strategi Bisnis</li><li>Mendesain Infrastruktur Manajemen Pengetahuan</li><li>Mengaudit Aset dan Sistem Pengetahuan yang Ada</li><li>Mendesain Tim Manajemen Pengetahuan</li><li>Menciptakan <em>Blueprint</em> Manajemen Pengetahuan</li><li>Pengembangan Sistem Manajemen Pengetahuan</li><li><em>Prototype</em> dan Uji Coba</li><li>Perubahan, Kultur, dan Struktur Penghargaan</li><li>Evaluasi Kinerja, Mengukur ROI, dan Perbaikan Sistem Manajemen Pengetahuan</li></ol>



<p><strong>langkah-langkah dalam menerapkan Knowledge Management dalam Organisasi :</strong></p>



<p><strong>Langkah</strong> 1: Mengidentifikasi Masalah Bisnis.</p>



<p><strong>Langkah</strong> 2: Mempersiapkan untuk Perubahan.</p>



<p><strong>Langkah</strong> 3: Membuat Team.</p>



<p><strong>Langkah</strong> 4: Melakukan Audit <strong>Pengetahuan</strong>.</p>



<p><strong>Langkah</strong> 5: Menentukan Fitur Utama.</p>



<p><strong>Skill Knowledge Management</strong></p>



<p>Keahlian apa yang dibutuhkan dalam pengembangan knowledge?</p>



<p><strong>Keahlian dalam</strong> mengembangkan <strong>knowledge</strong> adalah:</p>



<ul><li>Rasa ingin tahu terhadap menyelesaikan masalah,</li><li>Memiliki komunikasi yang baik <strong>untuk</strong> transfer <strong>knowledge</strong>. &#8230;</li><li>Penerima Pengetahuan, yaitu keinginan <strong>untuk</strong> menerima pengetahuan <strong>dari</strong> luar,</li><li>Kemampuan menyerap pengetahuan dan kemampuan menyimpan pengetahuan yang rendah.</li></ul>



<p><strong>Manfaat:</strong></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" width="832" height="368" src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-6.png?resize=832%2C368&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-958" srcset="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-6.png?w=832&amp;ssl=1 832w, https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-6.png?resize=300%2C133&amp;ssl=1 300w, https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-6.png?resize=768%2C340&amp;ssl=1 768w" sizes="(max-width: 832px) 100vw, 832px" data-recalc-dims="1" /></figure>



<p><strong>Implementasi:</strong></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" width="760" height="480" src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-7.png?resize=760%2C480&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-959" srcset="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-7.png?w=760&amp;ssl=1 760w, https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-7.png?resize=300%2C189&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 760px) 100vw, 760px" data-recalc-dims="1" /></figure>



<figure class="wp-block-embed-wordpress wp-block-embed is-type-wp-embed is-provider-document-360"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="wp-embedded-content" data-secret="zvxK11kuu8"><a href="https://document360.io/">Home Page</a></blockquote><iframe class="wp-embedded-content" sandbox="allow-scripts" security="restricted" title="&#8220;Home Page&#8221; &#8212; Document360" src="https://document360.io/embed/#?secret=zvxK11kuu8" data-secret="zvxK11kuu8" width="500" height="282" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no"></iframe>
</div></figure>



<p><strong>PUSTAKA</strong></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" width="896" height="464" src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-8.png?resize=896%2C464&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-960" srcset="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-8.png?w=896&amp;ssl=1 896w, https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-8.png?resize=300%2C155&amp;ssl=1 300w, https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/09/image-8.png?resize=768%2C398&amp;ssl=1 768w" sizes="(max-width: 896px) 100vw, 896px" data-recalc-dims="1" /><figcaption>https://medium.com/@stevanihalim/manajemen-pengetahuan-d69851468a23<br>https://www.dosenpendidikan.co.id/manajemen-pengetahuan/ </figcaption></figure>



<p></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/09/22/knowledge-management-system-kms/">Knowledge Management System (KMS)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ceritahosting.com/2020/09/22/knowledge-management-system-kms/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">952</post-id>	</item>
		<item>
		<title>ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI (APSI) : 9</title>
		<link>https://ceritahosting.com/2020/05/02/analisa-dan-perancangan-sistem-informasi-apsi-9/</link>
					<comments>https://ceritahosting.com/2020/05/02/analisa-dan-perancangan-sistem-informasi-apsi-9/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cerita Hosting]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2020 00:29:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Analisa Berorientasi object(ABO)UMB]]></category>
		<category><![CDATA[Analisis dan perancangan sistem Informasi universitas mercubuana(UMB)]]></category>
		<category><![CDATA[ceritahosting.com]]></category>
		<category><![CDATA[Data Flow Diagram]]></category>
		<category><![CDATA[DFD]]></category>
		<category><![CDATA[informatics]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan system]]></category>
		<category><![CDATA[perancangan basis data]]></category>
		<category><![CDATA[perkuliahan Analisa Perancangan basis data universitas mercubuana]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuliahan Analisa Perancangan Sistem Informasi UMB]]></category>
		<category><![CDATA[Proses bisnis sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[SDLC]]></category>
		<category><![CDATA[System Development Application]]></category>
		<category><![CDATA[System Life Cycle]]></category>
		<category><![CDATA[Tata Kelola IT]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Testing Implementasi Sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Waterfall]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ceritahosting.com/?p=375</guid>

					<description><![CDATA[<p>Indikator Materi: Mengetahui komponen data flowdiagram(DFD) dan cara menggunakan dalam perancangan system Informasi. Data Flow Diagram(DFD) Di dalam perancangan basis data ataupun Analisa Design System Informasi diperlukan tools atau diagram untuk membantu kita didalam Analisa perancangan, seperti: Data Flow Diagram(DFD) Use case Modelling Activity Diagram Sequence Diagram Class Diagram Didalam materi ini akan dibahas mengenai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/05/02/analisa-dan-perancangan-sistem-informasi-apsi-9/">ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI (APSI) : 9</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p style="font-size:18px"><strong><u>Indikator Materi:</u></strong></p>



<ul><li>Mengetahui komponen data flowdiagram(DFD) dan cara menggunakan dalam perancangan system Informasi.</li></ul>



<p style="font-size:18px"><strong>Data Flow Diagram(DFD)</strong></p>



<p style="font-size:18px">Di dalam perancangan basis data ataupun Analisa Design System Informasi diperlukan tools atau diagram untuk membantu kita didalam Analisa perancangan, seperti:</p>



<ul><li>Data Flow Diagram(DFD)</li><li>Use case Modelling</li><li>Activity Diagram</li><li>Sequence Diagram</li><li>Class Diagram</li></ul>



<p style="font-size:18px">Didalam materi ini akan dibahas mengenai Data flow Diagram(DFD) yang akan disajikan dalam study kasus, agar mudah dipahami dan dimengerti.</p>



<p style="font-size:18px"><strong>Definisi:</strong></p>



<p style="font-size:18px">Suatu diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari data pada suatu sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, tersruktur dan jelas. DFD sangat mirip dengan <em>Flowchart</em>.</p>



<p style="font-size:18px">DFD merupakan alat bantu dalam menggambarkan atau menjelaskan proses kerja suatu sistem(<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Data_flow_diagram">https://id.wikipedia.org/wiki/Data_flow_diagram</a>).</p>



<p style="font-size:18px">DFD pertama kali pengunaannya dipopulerkan oleh <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Larry_Constantine">Larry Constantine</a> dan <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Edward_Yourdon">Ed Yourdon</a> dalam <em>structured analysis and design technique</em>. Notasi DFD memiliki acuan pada teori grafik yang awalnya digunakan untuk penelitiaan operasional dalam permodelan alur kerja dalam suatu organisasi.</p>



<p style="font-size:18px">Terdapat banyak simbol yang mengambarkan DFD, satu dengan simbol lain memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda. Pada tahun 1979 Tom DeMarco menyimpulkan komponen DFD terdiri dari:</p>



<p style="font-size:18px"><strong>Entitas, Proses, Aliran dan Data Store.</strong></p>



<p style="font-size:18px"><strong><em>Notasi Data flow Diagram(DFD)</em></strong></p>



<ul><li><strong>Entitas/Entity/Terminator</strong></li></ul>



<p style="font-size:18px">Simbol yang memiliki fungsi sebagai organisasi, orang dan sejenisnya yang berada diluar sistem tetapi berinteraksi dengan sistem. Simbol ini perlu diberi nama sesuai dengan aslinya biasanya menggunakan kata benda seperti: pekerja, dosen, mahasiswa, sistem pembelian, system penjualan dan lainnya tergantung sistem yang akan dibuat.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="177" height="97" src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-44.png?resize=177%2C97&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-377" data-recalc-dims="1"/></figure></div>



<ul><li><strong>Proses(Process)</strong></li></ul>



<p style="font-size:18px">Proses merupakan kegiatan atau pekerjaan yang memproses data inputan dari entitas ke output. Biasanya untuk proses diberikan kata kerja seperti: bekerja, mengajar, belajar, menjual dan sebagainya tergantung dari entitas awal.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="180" height="77" src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-46.png?resize=180%2C77&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-379" data-recalc-dims="1"/></figure></div>



<ul><li><strong>Aliran data</strong></li></ul>



<p style="font-size:18px">Aliran data berfungsi untuk menerangkan aliran data atau informasi dari simbol satu ke simbol lainnya. Biasanya pemberian nama pada aliran data juga menggunakan kata benda.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="216" height="57" src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-47.png?resize=216%2C57&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-380" data-recalc-dims="1"/></figure></div>



<ul><li><strong>Data Store</strong></li></ul>



<p style="font-size:18px">Data Store atau data source merupakan simbol yang ada kaitannya dengan penyimpanan seperti file atau database. Simbol database biasanya berada setelah simbol proses untuk menyimpan output pemrosesan. Dalam penamaan data store ini diisi sesuai dengan data apa yang disimpan seperti Employee, Salary, dan lain-lain.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="204" height="55" src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-48.png?resize=204%2C55&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-381" data-recalc-dims="1"/></figure></div>



<p class="has-medium-font-size"><strong><em>Jenis DFD</em></strong></p>



<ul><li><strong>Diagram Level 0 (Diagram Konteks)</strong></li></ul>



<p style="font-size:18px">Diagram level 0 atau bisa juga <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Diagram_alir_data">diagram </a><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Diagram_alir_data">konteks</a><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Diagram_alir_data"> </a><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Diagram_alir_data">adalah</a> level diagram paling rendah yang mengambarkan bagaimana sistem berinteraksi dengan external entitas.</p>



<p style="font-size:18px">Pada diagram konteks akan diberikan nomor untuk setiap proses yang berjalan, umumnya mulai dari angka 0 untuk start awal.</p>



<p style="font-size:18px">Semua entitas yang ada pada diagram konteks termasuk juga aliran datanya akan langsung diarahkan kepada sistem. Pada diagram konteks ini juga tidak ada informasi tentang data yang tersimpan dan tampilan diagramnya tergolong sederhana.</p>



<ul><li><strong>Data Flow Diagram Level 1</strong></li></ul>



<p style="font-size:18px">DFD level 1 adalah tahapan lebih lanjut tentang DFD level 0, dimana semua proses yang ada pada DFD level 0 akan dirinci dengan lengkap sehingga lebih lengkap dan detail. Proses-proses utama yang ada akan dipecah menjadi sub-proses.</p>



<p style="font-size:18px"><strong>Perbedaan DFD Level 0 dan DFD Level 1</strong></p>



<p style="font-size:18px">Ada perbedaan antara 2 level DFD tersebut yang perlu Anda ketahui:</p>



<ul><li>DFD level 0 hanya mengambarkan sistem secara basic saja.</li><li>DFD level 0 hanya menjelaskan aliran data dari input sampai output.</li><li>DFD level 1 mengambarkan aliran data yang lebih kompleks pada setiap prosesnya yang kemudian terbentuklah data store dan aliran data.</li><li>DFD level 1 mengambarkan sistem secara sebagian atau seluruhnya secara mendetail.</li></ul>



<p style="font-size:18px" class="has-text-align-center"><strong>Implementasi</strong></p>



<p style="font-size:18px" class="has-text-align-center"><strong>Study Kasus : Ecommerce- belidoang.com</strong></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="325" height="238" src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-49.png?resize=325%2C238&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-382" srcset="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-49.png?w=325&amp;ssl=1 325w, https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-49.png?resize=300%2C220&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 325px) 100vw, 325px" data-recalc-dims="1" /></figure></div>



<ul><li><strong>Tabel Kebutuhan User</strong></li></ul>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" width="371" height="245" src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-50.png?resize=371%2C245&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-383" srcset="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-50.png?w=371&amp;ssl=1 371w, https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-50.png?resize=300%2C198&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 371px) 100vw, 371px" data-recalc-dims="1" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" width="378" height="281" src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-51.png?resize=378%2C281&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-384" srcset="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-51.png?w=378&amp;ssl=1 378w, https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-51.png?resize=300%2C223&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 378px) 100vw, 378px" data-recalc-dims="1" /></figure>



<ul><li><strong><em>Context diagram</em></strong> merupakan diagram yang terdiri dari suatu proses dan menggambarkan ruang lingkup suatu sistem dan merupakan level tertinggi dari DFD.</li></ul>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="418" height="188" src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-52.png?resize=418%2C188&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-385" srcset="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-52.png?w=418&amp;ssl=1 418w, https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-52.png?resize=300%2C135&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 418px) 100vw, 418px" data-recalc-dims="1" /></figure></div>



<p style="font-size:18px" class="has-text-align-center"><strong>Gambar. Context Diagram</strong></p>



<ul><li><strong>DFD level 0 </strong>menggambarkan kegiatan kegiatan utama yang dilakukan sistem.</li></ul>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="523" height="277" src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-54.png?resize=523%2C277&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-387" srcset="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-54.png?w=523&amp;ssl=1 523w, https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-54.png?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 523px) 100vw, 523px" data-recalc-dims="1" /></figure></div>



<p style="font-size:18px" class="has-text-align-center"><strong>Gambar.DFD Level 0</strong></p>



<ul><li><strong>DFD level 1 </strong>menunjukkan proses yang menyusun proses utama dalam DFD level 0, sekaligus menunjukkan bagaimana informasi berpindah dari satu proses ke proses lainnya</li></ul>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="373" height="272" src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-55.png?resize=373%2C272&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-389" srcset="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-55.png?w=373&amp;ssl=1 373w, https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-55.png?resize=300%2C219&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 373px) 100vw, 373px" data-recalc-dims="1" /></figure></div>



<p style="font-size:18px" class="has-text-align-center"><strong>Gambar.DFD Level 1</strong></p>



<p style="font-size:18px" class="has-text-align-center"><strong>PUSTAKA</strong></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" width="602" height="252" src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-57.png?resize=602%2C252&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-391" srcset="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-57.png?w=602&amp;ssl=1 602w, https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-57.png?resize=300%2C126&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 602px) 100vw, 602px" data-recalc-dims="1" /></figure>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/05/02/analisa-dan-perancangan-sistem-informasi-apsi-9/">ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI (APSI) : 9</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ceritahosting.com/2020/05/02/analisa-dan-perancangan-sistem-informasi-apsi-9/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">375</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
