<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>konsep sistem informasi modul &#8211; Cerita Hosting ☁️</title>
	<atom:link href="https://ceritahosting.com/tag/konsep-sistem-informasi-modul/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://ceritahosting.com</link>
	<description>Cerita Teknologi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 22 Jan 2021 02:46:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.6.15</generator>

<image>
	<url>https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2019/05/cropped-8437175d-f20a-4d92-9289-8b4d42b92879_200x200.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>konsep sistem informasi modul &#8211; Cerita Hosting ☁️</title>
	<link>https://ceritahosting.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175363151</site>	<item>
		<title>The three dimensions of trust pada Pembangunan Sistem Informasi</title>
		<link>https://ceritahosting.com/2021/01/22/the-three-dimensions-of-trust-pada-pembangunan-sistem-informasi/</link>
					<comments>https://ceritahosting.com/2021/01/22/the-three-dimensions-of-trust-pada-pembangunan-sistem-informasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cerita Hosting]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2021 02:43:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Analisa Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Konsep Sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[ceritahosting.com]]></category>
		<category><![CDATA[konsep sistem informasi modul]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Pendukung Keputusan]]></category>
		<category><![CDATA[The three dimension of trust]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ceritahosting.com/?p=1187</guid>

					<description><![CDATA[<p>The three dimensions of trust pada Pembangunan Sistem Informasi Pada saat kita akan membangun Aplikasi perusahaan, sering kita dihadapkan dengan pertanyaan mendasar, apakah aplikasi yang akan dibangun nanti berguna dan apakah setelah di impelementasikan dapat digunakan oleh user (Pengguna). Selain metode 5W+1H perlu dipertimbangan juga menggunakan metode Three dimension of Trust. Apa saja three dimension [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2021/01/22/the-three-dimensions-of-trust-pada-pembangunan-sistem-informasi/">The three dimensions of trust pada Pembangunan Sistem Informasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><span style="font-family:Times New Roman; font-size:24pt"><strong>The three dimensions of trust pada Pembangunan Sistem Informasi<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Pada saat kita akan membangun Aplikasi perusahaan, sering kita dihadapkan dengan pertanyaan mendasar, apakah aplikasi yang akan dibangun nanti berguna dan apakah setelah di impelementasikan dapat digunakan oleh user (Pengguna).<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Selain metode 5W+1H perlu dipertimbangan juga menggunakan metode Three dimension of Trust.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Apa saja three dimension of Trust?<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Three Dimension of Trust meliputi:<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong>1.Kepercayaan terhadap karakter (</strong>Trust of character)<strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Ini mencerminkan ketergantungan, sejauh mana seseorang dapat mengandalkan Anda dan dukungan yang Anda berikan kepada orang lain. Dimensi kepercayaan ini menjadi dasar.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong>2. Kepercayaan komunikasi (</strong>Trust of communication&nbsp;)<strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Kesediaan untuk berbagi informasi (bukan informasi rahasia) dengan orang lain, saluran yang Anda pilih untuk mengkomunikasikan keprihatinan dan seni memberi dan menerima umpan balik yang konstruktif adalah yang mendefinisikan kepercayaan dalam komunikasi.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:14pt"><strong>3. Kepercayaan pada kapabilitas (</strong>Trust of capability&nbsp;)<strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-left: 36pt"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Kapabilitas di sini mengacu pada keterampilan dan kompetensi yang Anda miliki untuk melakukan pekerjaan dan tanggung jawab Anda. Dalam kasus seorang pemimpin, seni mendistribusikan tugas yang tepat kepada orang yang tepat, memberikan pelatihan yang sesuai dan keterbukaan untuk menerima dan menerima masukan dari orang lain mencerminkan kepercayaan akan kemampuan. Dalam sebuah organisasi, ketiga komponen kepercayaan ini ada di tingkat yang berbeda. Mungkin bagi sebuah tim untuk memiliki level yang tinggi dari yang satu dan level yang lebih rendah dari yang lain. Dan jika tingkat kepercayaan yang rendah tidak dibangun kembali maka kepercayaan lainnya juga akan terkikis. Kabar baiknya adalah semua komponen dapat dikembangkan dan dibangun.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Salam Sukses<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">Semoga membantu<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><strong>Pustaka:<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><a href="https://www.peoplematters.in/article/leadership/redefining-trust-and-the-art-of-building-it-17309"><span style="font-family:Arial; font-size:12pt">https://www.peoplematters.in/article/leadership/redefining-trust-and-the-art-of-building-it-17309</span></a><span style="font-family:Arial; font-size:12pt"><br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2021/01/22/the-three-dimensions-of-trust-pada-pembangunan-sistem-informasi/">The three dimensions of trust pada Pembangunan Sistem Informasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ceritahosting.com/2021/01/22/the-three-dimensions-of-trust-pada-pembangunan-sistem-informasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1187</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PENGANTAR ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI)</title>
		<link>https://ceritahosting.com/2020/11/16/pengantar-artificial-intelligence-ai/</link>
					<comments>https://ceritahosting.com/2020/11/16/pengantar-artificial-intelligence-ai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cerita Hosting]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2020 00:18:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[artificial intelligance]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<category><![CDATA[konsep sistem informasi modul]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuliahan KSI]]></category>
		<category><![CDATA[SIM]]></category>
		<category><![CDATA[SIM modul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ceritahosting.com/?p=1160</guid>

					<description><![CDATA[<p>  KECERDASAN BUATAN (ARTIFICIAL INTELLIGENCE)   Definisi: Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) adalah simulasi dari kecerdasan yang dimiliki oleh manusia yang dimodelkan di dalam mesin dan diprogram agar bisa berpikir seperti halnya manusia. menurut Mc Leod dan Schell,  kecerdasan buatan adalah aktivitas penyediaan mesin seperti komputer dengan kemampuan untuk menampilkan perilaku yang dianggap sama [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/11/16/pengantar-artificial-intelligence-ai/">PENGANTAR ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>
 </p>
<p style="text-align: center"><span style="font-size:18pt"><strong>KECERDASAN BUATAN<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center"><span style="font-size:18pt"><strong>(ARTIFICIAL INTELLIGENCE)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:16pt"><strong>Definisi:<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) adalah simulasi dari kecerdasan yang dimiliki oleh manusia yang dimodelkan di dalam mesin dan diprogram agar bisa berpikir seperti halnya manusia.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">menurut Mc Leod dan Schell,  kecerdasan buatan adalah aktivitas penyediaan mesin seperti komputer dengan kemampuan untuk menampilkan perilaku yang dianggap sama cerdasnya dengan jika kemampuan tersebut ditampilkan oleh manusia.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Andreas_Kaplan&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Andreas Kaplan (halaman belum tersedia)"><span style="font-size:12pt">Andreas Kaplan</span></a><span style="font-size:12pt"> dan <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Michael_Haenlein&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Michael Haenlein (halaman belum tersedia)">Michael Haenlein</a> mendefinisikan kecerdasan buatan sebagai &#8220;kemampuan sistem untuk menafsirkan data eksternal dengan benar, untuk belajar dari data tersebut, dan menggunakan pembelajaran tersebut guna mencapai tujuan dan tugas tertentu melalui adaptasi yang fleksibel&#8221;.<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kecerdasan_buatan"><sup>[1]</sup></a> Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Komputer" title="Komputer">komputer</a>) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Manusia" title="Manusia">manusia</a>.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Secara garis besar sebuah kecerdasan buatan dapat melakukan salah satu dari keempat faktor berikut.<br />
</span></p>
<ol style="margin-left: 72pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong><em>Acting humanly</em></strong>, sistem yang dapat bertindak layaknya manusia.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong><em>Thinking humanly</em></strong>, sistem yang bisa berpikir seperti halnya manusia.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong><em>Think rationally</em></strong>, sistem yang mampu berpikir secara rasional.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong><em>Act rationally</em></strong>, sistem yang mampu bertindak secara rasional.<br />
</span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Kecerdasan buatan atau AI ini telah banyak diterapkan di berbagai bidang seperti industri, medis, pendidikan, bisnis bahkan dalam kehidupan sehari-hari.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Secara garis besar, AI terbagi ke dalam dua paham pemikiran yaitu AI Konvensional dan <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kecerdasan_Komputasional&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Kecerdasan Komputasional (halaman belum tersedia)">Kecerdasan Komputasional</a> (CI, Computational Intelligence). AI konvensional kebanyakan melibatkan metode-metode yang sekarang diklasifiksikan sebagai <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Pembelajaran_mesin" title="Pembelajaran mesin">pembelajaran mesin</a>, yang ditandai dengan formalisme dan <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Analisis_statistik&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Analisis statistik (halaman belum tersedia)">analisis statistik</a>. Dikenal juga sebagai AI <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Simbolis&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Simbolis (halaman belum tersedia)">simbolis</a>, AI <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Logis" title="Logis">logis</a>, AI murni dan AI cara lama (GOFAI, Good Old Fashioned Artificial Intelligence). Metode-metodenya meliputi:<br />
</span></p>
<ol>
<li>
<div style="text-align: justify"><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_pakar" title="Sistem pakar"><span style="font-size:12pt">Sistem pakar</span></a><span style="font-size:12pt">: menerapkan kapabilitas pertimbangan untuk mencapai kesimpulan. Sebuah sistem pakar dapat memproses sejumlah besar informasi yang diketahui dan menyediakan kesimpulan-kesimpulan berdasarkan pada informasi-informasi tersebut.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Petimbangan_berdasar_kasus&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Petimbangan berdasar kasus (halaman belum tersedia)"><span style="font-size:12pt">Petimbangan berdasar kasus</span></a><span style="font-size:12pt"><br />
				</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jaringan_Bayesian&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Jaringan Bayesian (halaman belum tersedia)"><span style="font-size:12pt">Jaringan Bayesian</span></a><span style="font-size:12pt"><br />
				</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=AI_berdasar_tingkah_laku&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="AI berdasar tingkah laku (halaman belum tersedia)"><span style="font-size:12pt">AI berdasar tingkah laku</span></a><span style="font-size:12pt">: metode modular pada pembentukan sistem AI secara manual<br />
</span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Kecerdasan komputasional melibatkan pengembangan atau pembelajaran iteratif (misalnya penalaan parameter seperti dalam sistem koneksionis. Pembelajaran ini berdasarkan pada data empiris dan diasosiasikan dengan AI non-simbolis, AI yang tak teratur dan perhitungan lunak. Metode-metode pokoknya meliputi:<br />
</span></p>
<ol>
<li>
<div style="text-align: justify"><a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jaringan_Saraf_Tiruan_(Artificial_Neural_Networks)&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Jaringan Saraf Tiruan (Artificial Neural Networks) (halaman belum tersedia)"><span style="font-size:12pt">Jaringan Saraf</span></a><span style="font-size:12pt">: sistem dengan kemampuan pengenalan pola yang sangat kuat<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Logika_Fuzzy" title="Logika Fuzzy"><span style="font-size:12pt">Sistem Fuzzy</span></a><span style="font-size:12pt">: teknik-teknik untuk pertimbangan di bawah ketidakpastian, telah digunakan secara meluas dalam industri modern dan sistem kendali produk konsumen.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Komputasi_Evolusioner&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Komputasi Evolusioner (halaman belum tersedia)"><span style="font-size:12pt">Komputasi Evolusioner</span></a><span style="font-size:12pt">: menerapkan konsep-konsep yang terinspirasi secara biologis seperti populasi, mutasi dan &#8220;<a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Survival_of_the_fittest&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Survival of the fittest (halaman belum tersedia)">survival of the fittest</a>&#8221; untuk menghasilkan pemecahan masalah yang lebih baik.<br />
</span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify">Metode-metode ini terutama dibagi menjadi algoritme evolusioner (misalnya <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Algoritme_Genetik&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Algoritme Genetik (halaman belum tersedia)">algoritme genetik</a>) dan kecerdasan berkelompok (misalnya <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Algoritme_Semut_(Ant_Algorithm)&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Algoritme Semut (Ant Algorithm) (halaman belum tersedia)">algoritme semut</a>)
</p>
<p style="text-align: justify">Dengan sistem cerdas hibrid, percobaan-percobaan dibuat untuk menggabungkan kedua kelompok ini. Aturan inferensi pakar dapat dibangkitkan melalui jaringan saraf atau aturan produksi dari pembelajaran statistik seperti dalam <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=ACT-R&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="ACT-R (halaman belum tersedia)">ACT-R</a>. Sebuah pendekatan baru yang menjanjikan disebutkan bahwa penguatan kecerdasan mencoba untuk mencapai kecerdasan buatan dalam proses pengembangan evolusioner sebagai efek samping dari penguatan kecerdasan manusia melalui teknologi.
</p>
<p style="text-align: justify"><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kecerdasan_buatan">https://id.wikipedia.org/wiki/Kecerdasan_buatan</a>
	</p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Berikut ini beberapa contoh dari penerapan AI yang biasa kamu jumpai dalam kehidupan sehari-hari.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<ol>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>DeepFace Facebook<br />
</strong></span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Salah satu contoh dari AI adalah teknologi DeepFace yang dimiliki oleh Facebook. AI ini berfungsi untuk mengenali wajah orang yang ada pada postingan foto. Dengan teknologi ini, kamu tidak perlu lagi menandai seseorang yang ada pada foto secara manual, karena AI ini yang akan melakukannya.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Mungkin kamu bertanya-tanya, dari mana AI itu mengetahui bahwa orang yang ada pada foto tersebut adalah kamu? Perlu kamu ketahui bahwa sebelum AI dapat mengidentifikasi bahwa orang di foto itu adalah kamu, AI akan dilatih berdasarkan data. Datanya didapatkan saat kamu menandai orang di foto sebelumnya dan dari hasil saran AI terhadap orang yang ada di foto yang kamu setujui. Setelah AI berlatih dan memiliki banyak data maka AI nantinya akan dapat mengidentifikasi seseorang yang ada di foto.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>2. Rekomendasi E-Commerce</strong><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Konsep penerapan AI yang sering kamu jumpai salah satunya adalah rekomendasi produk pada e-commerce. Mungkin kamu pernah berbelanja di salah satu e-commerce dan ketika kamu berbelanja ada produk-produk yang direkomendasikan untukmu. Produk yang direkomendasikan tersebut bukan dari seseorang yang memprediksi kira-kira kamu beli apa ya? Produk rekomendasi tersebut merupakan hasil dari proses AI.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Lalu darimana AI mendapatkan produk-produk yang akan direkomendasikan tersebut? AI memperoleh data dari kamu sendiri, misalnya ketika kamu melakukan pencarian produk, pembelian produk dan kamu sudah melihat produk apa saja. Data tersebutlah yang akan diproses dari konsep AI yaitu data mining sehingga AI akan merekomendasikan produk-produk yang pas buat kamu.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>3. Asisten Virtual</strong><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Contoh dari kecerdasan buatan berikutnya adalah asisten virtual, ada banyak penyedia asisten virtual seperti Google assistant, Siri atau Alexa. Seperti asisten pada umumnya, asisten virtual ini juga bisa kamu ajak berinteraksi. Selain itu asisten virtual dapat mencatat kapan kamu ada janji atau acara dan memberikan informasi ketika waktu acara yang ditentukan segera tiba.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Asisten virtual ini juga bisa kamu perintah untuk melakukan pengiriman pesan, memutar musik, membuka aplikasi dan lain sebagainya. Asisten virtual ini juga akan terus belajar seiring kamu menggunakannya, sehingga asisten virtual dapat mengetahui apa yang kamu sukai dan hal apa yang biasa kamu lakukan.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Sebenarnya masih banyak lagi contoh penerapan dari AI, seperti fitur AI yang dimiliki oleh kamera pada <em>smartphone</em> yang bisa melakukan pengaturan kamera sesuai dengan kondisi saat itu. Atau AI dari mobil Tesla yang mampu berjalan tanpa adanya pengemudi.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:16pt"><strong>REVOLUSI 4.0<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Istilah Revolusi 4.0 pertama kali disebutkan oleh pendiri dan ketua eksekutif WEF Klaus Schwab. Schwab menerbitkan sebuah buku pada tahun 2016, berjudul &#8220;Revolusi Industri Keempat, dan istilah ini kemudian menjadi bahasan utama dalam pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, pada bulan Januari 2019 lalu. Revolusi Industri 4.0 mengacu pada pemanfaatan kombinasi teknologi internet dan kecerdasan buatan dalam perangkat yang mempengaruhi hidup manusia.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Presiden Joko Widodo sangat antusias dengan <em>roadmap</em> strategi implementasi Revolusi Industri 4.0 dan optimis bahwa transformasi di Indonesia akan mengarah kepada pembukaan banyak lapangan pekerjaan dibandingkan menghilangkan.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Revolusi Industri 4.0 diharapkan dapat menghasilkan transformasi yang pesat dan menyeluruh. Dengan demikian, negara-negara di dunia, termasuk Indonesia, harus bersiap untuk itu.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Di Indonesia, Revolusi Industri 4.0 ini juga ditandai kemunculan <em>ecommerce</em> dan perusahaan berbasis aplikasi lain.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Kelima teknologi utama yang akan mendukung implementasi Industri 4.0 adalah:<br />
</span></div>
<ul style="margin-left: 72pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong><em>internet of things</em>, </strong><br />
						</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong><em>artificial intelligence</em>, </strong><br />
						</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong><em>human-machine interface</em>, </strong><br />
						</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>robot dan teknologi sensor, serta </strong><br />
						</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>teknologi pencetakan 3D.</strong><br />
						</span></div>
</li>
</ul>
</li>
<li><a href="https://www.wartaekonomi.co.id/read179971/kecerdasan-buatan-dukung-implementasi-industri-40"><span style="font-size:12pt">https://www.wartaekonomi.co.id/read179971/kecerdasan-buatan-dukung-implementasi-industri-40</span></a><span style="font-size:12pt"><br />
			</span></li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/11/111620_0018_PENGANTARAR1.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/><span style="font-size:12pt"><br />
		</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/11/16/pengantar-artificial-intelligence-ai/">PENGANTAR ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ceritahosting.com/2020/11/16/pengantar-artificial-intelligence-ai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1160</post-id>	</item>
		<item>
		<title>E-Commerce</title>
		<link>https://ceritahosting.com/2020/10/28/e-commerce/</link>
					<comments>https://ceritahosting.com/2020/10/28/e-commerce/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cerita Hosting]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2020 03:32:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konsep Sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[e-commerce]]></category>
		<category><![CDATA[konsep sistem informasi modul]]></category>
		<category><![CDATA[KSI]]></category>
		<category><![CDATA[SIM]]></category>
		<category><![CDATA[UMB Sistem Informasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ceritahosting.com/?p=1090</guid>

					<description><![CDATA[<p>  MATERI PERKULIAHAN KONSEP SISTEM INFORMASI (KSI) TOPIK: E-COMMERCE   E-Commerce: Bagi perusahaan besar saat ini e-commerce lebih dari jual beli produk melalui online. Sistem dari e-commerce tergantung pada sumber daya internet dan banyak teknologi informasi yang lain untuk mendukung setiap Langkah dalam proses e-commerce. Kemampuan E-commerce telah menjadi kebutuhan yang kompetitif bagi Sebagian besar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/10/28/e-commerce/">E-Commerce</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>
 </p>
<p style="text-align: center"><span style="font-size:18pt"><strong>MATERI PERKULIAHAN<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center"><span style="font-size:18pt"><strong>KONSEP SISTEM INFORMASI (KSI)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center"><span style="font-size:18pt"><strong>TOPIK: E-COMMERCE<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong>E-Commerce:</strong><br />
				</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Bagi perusahaan besar saat ini e-commerce lebih dari jual beli produk melalui  online.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Sistem dari e-commerce tergantung pada sumber daya internet dan banyak teknologi informasi yang lain untuk mendukung setiap Langkah dalam proses e-commerce.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Kemampuan E-commerce  telah menjadi kebutuhan  yang kompetitif bagi Sebagian besar bisnis di pasar saat ini.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:16pt"><strong>Definisi<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong>E-Commerce:</strong><br />
				</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><em>Electronic commerce </em>atau selanjutnya disebut <em>E-commerce </em>merupakan salah satu hasil dari perkembangan teknologi internet. Pengertian <em>E-commerce</em> itu sendiri adalah suatu proses berbisnis dengan menggunakan teknologi elektronik yang menghubungkan antara perusahaan, konsumen, dan masyarakat dalam bentuk transaksi elektonik. Dengan demikian pada prinsipnya bisnis dengan <em>E-commerce </em>adalah bisnis tanpa warkat <em>paperless</em><br />
			<em>trading. (</em>Munir Fuady, 2002).<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Bukunya Abdul Halim Barkatullah yang dikutip dari kamus <em>Black&#8217;s Law Dictionary Seventh Edition, E-commerce </em>didefinisikan :<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><em>E-commerce : The practice of buying and selling goods and services</em><br />
			<em>trought online consumer service on the internet. The e, a shortened from of</em><br />
			<em>electronic, has become a popular prefix for other term associated with</em><br />
			<em>electronic transaction.</em>( <em>Ibid., </em>hlm. 12.)<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Maksud dari pengertian <em>E-commerce </em>di atas adalah pembelian dan penjualan barang dan jasa dengan menggunakan jasa konsumen <em>online </em>di internet. Model transaksi yang demikian disebut juga dengan <em>electronic</em><br />
			<em>transaction.</em><br />
		</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Pembelian dan penjualan barang, jasa dan informasi dengan menggunakan jasa konsumen melalui jaringan Komputer yang melingkupi internet dan transaksi internal dalam sebuah organisasi. Sehingga <em>e-commerce </em>meliputi segala transaksi elektronik.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Menurut O&#8217;Brien dan Marakas(2010): E-commerce adalah mengubah  bentuk persaingan , kecepatan Tindakan, dan perampingan interkasi, produk dan pembayran dari pelanggan ke perusahaan dan dari perusahaan ke supplier.<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Electronic Commerce (E-Commerce) menekankan pada penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dalam transaksi antar bisnis dan antar organisai dan transaksi antar bisnis dengan konsumen. (H. Dadang Munandar, S.E, M.Si (2011:2)<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong>Perdagangan elektronik</strong> (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris">bahasa</a><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris"><br />
					</a><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris">Inggris</a>: <em>electronic commerce atau e-commerce</em>) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Pemasaran">pemasaran</a><br />
					<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Barang">barang</a> dan jasa melalui sistem <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Elektronik">elektronik</a> seperti <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Internet">internet</a> atau <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Televisi">televisi</a>, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Www">www</a>, atau <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer">jaringan</a><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer"><br />
					</a><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer">komputer</a> lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:9pt">        https://id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_elektronik<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:16pt"><strong>Pertumbuhan Akses Internet<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Dalam laporan jumlah pengguna Internet di Jan 2020 We are Social, diketahui bahwa saat ini pengguna internet di masyarakat Indonesia, untuk<br />pengguna ponsel sebanyak 338,2 juta.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">160 juta pengguna aktif media sosial (medsos) dan pengguna internet mencapai 175,4 Juta pengguna.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/10/102820_0331_ECommerce1.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/><span style="font-size:14pt"><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:16pt"><strong>Pertumbuhan E-commerce<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong>KONTAN.CO.ID &#8211; JAKARTA. </strong>Pertumbuhan bisnis <em>e-commerce</em> cenderung melambat pada tahun ini. Mengutip data Bank Indonesia (BI), nilai transaksi rata-rata empat <em>marketplace</em> terbesar di Indonesia selama Januari-Juli 2020 naik Rp 470 miliar per bulan.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Angka itu lebih rendah ketimbang perolehan pada periode yang sama tahun lalu, rata-rata naik Rp 1,04 triliun per bulan.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><a href="https://insight.kontan.co.id/news/pertumbuhan-bisnis-e-commerce-cenderung-melambat-di-tahun-2020"><span style="font-size:14pt">https://insight.kontan.co.id/news/pertumbuhan-bisnis-e-commerce-cenderung-melambat-di-tahun-2020</span></a><span style="font-size:14pt"><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Perilaku berbelanja <em>online</em> sudah menjadi kebiasaan banyak orang, terutama di tengah kondisi pandemi seperti saat ini. Apalagi Indonesia merupakan pasar <em>e-commerce</em> terbesar di Asia Tenggara. Menurut data Wearesocial dan Hootsuite, sekitar 90% pengguna internet di Indonesia pernah berbelanja <em>online</em>. <br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Pada tahun 2019, nilai kapitalisasi pasar <em>e-commerce</em> di indonesia mencapai USD 21 miliar atau sekitar Rp 294 triliun. Berdasarkan laporan McKinsey, industri <em>e-commerce</em> di indonesia diprediksi akan mencapai nilai USD 40 miliar pada tahun 2022. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pesatnya perkembangan <em>e-commerce</em> di Indonesia.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><a href="https://www.sirclo.com/menilik-tren-perkembangan-e-commerce-indonesia-di-2020/"><span style="font-size:14pt">https://www.sirclo.com/menilik-tren-perkembangan-e-commerce-indonesia-di-2020/</span></a><span style="font-size:14pt"><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:16pt"><strong>Marketplace &amp; Produk yang Banyak Digunakan <br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">5 <em>marketplace</em> terbesar di Indonesia berdasarkan jumlah pengunjung bulanannya di kuartal kedua tahun 2020 adalah Shopee (93, 4 juta), Tokopedia (86,1 juta), Bukalapak (35,2 juta), Lazada (22 juta), dan Blibli (18,3 juta).<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Dilihat dari industrinya, produk <em>fashion</em> masih mendominasi pasar <em>e-commerce</em> dimana penjualan produknya merupakan yang paling signifikan, diikuti dengan produk elektronik, ibu &amp; bayi, dan kesehatan &amp; kecantikan. Dari industri <em>fahsion</em> sendiri, produk <em>fashion</em> muslim merupakan industri yang akan terus berkembang mengingat mayoritas penduduk Indonesia beragama muslim. <br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">perkembangan industri elektronik bisa dikatakan didorong oleh meningkatnya penetrasi penggunaan <em>smartphone</em> sehingga produk-produk elektronik seperti <em>smartphone</em>, <em>power bank</em>, dan aksesoris lainnya akan terus meningkat pula. Selain itu, permintaan akan produk elektronik <em>wearable</em> juga diprediksi akan meningkat. <br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Produk ibu dan bayi juga merupakan salah satu produk dengan penjualan tertinggi. Salah satu penyebabnya adalah karena kemudahan yang ditawarkan dari belanja <em>online</em>. Pasalnya belanja <em>online</em> memungkinkan ibu hamil dan ibu yang baru melahirkan untuk membeli berbagai kebutuhannya tanpa perlu keluar rumah. Selain itu, banyak juga <em>e-commerce</em> yang menawarkan paket <em>bundling</em> untuk program ibu dan bayi sehingga memungkinkan pembelinya untuk menghemat. <br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><a href="https://www.sirclo.com/menilik-tren-perkembangan-e-commerce-indonesia-di-2020/"><span style="font-size:10pt">https://www.sirclo.com/menilik-tren-perkembangan-e-commerce-indonesia-di-2020/</span></a><span style="font-size:10pt"><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/10/102820_0331_ECommerce2.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/><span style="font-size:14pt"><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:16pt"><strong>IT Infrastruktur<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: center"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/10/102820_0331_ECommerce3.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/><span style="font-size:14pt"><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:10pt">https://niluhjuliani91.wordpress.com/2018/01/11/infrastruktur-teknologi-informasi-bagian-3/<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong><em>Infrastruktur Teknologi Informasi</em><br />
					</strong>(TI) didefinisikan sebagai sumber daya teknologi bersama yang menyediakan platform untuk aplikasi sistem informasi perusahaan yang terperinci.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"> Infrastruktur TI meliputi investasi dalam <strong>perangkat keras</strong> (<em>hardware</em>), <strong>perangkat lunak</strong> (<em>software</em>), dan <strong>layanan</strong> (<em>service</em>).<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"> Infrastruktur TI di dalam organisasi saat ini merupakan hasil dari evolusi selama lebih dari 50 tahun di dalam platform komputasi, mulai dari <strong>era mesin hitung</strong> di tahun 1930-an, sampai dengan era <strong><em>cloud/mobile computing</em></strong> saat ini.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Terdapat beberapa perkembangan penting yang mendukung pengembangan teknologi di bidang infrastruktur IT, diantaranya adalah pemberlakukan berbagai hukum (Moore, Metcalfe, penyimpanan berkapasitas besar, dan perkembangan teknologi mikroprosesor),<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Penurunan biaya komunikasi dan pengaruh standar jaringan. Ekosistem infrastruktur IT mencakup platform perangkat keras, perangkat lunak, media penyimpanan, jaringan, internet serta layanan konsultasi dan integrasi sistem.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:16pt"><strong>Teknologi &amp; Frame Work E-Commerce saat ini<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong>1 ) Teknologi BitCoin</strong><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong>2 ) QR Code</strong><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong>3 ) Penerapan Big Data</strong><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong>4 ) Dukungan powerful fitur online pada platform Blogging</strong><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong>5 ) Robot Chat, dukungan CS virtual permudahan pelayanan pelanggan</strong><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong>6 ) Integrasi API dengan framework web modern</strong><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong>6 ) Integrasi API dengan framework web modern</strong><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong>Detail:</strong><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify"><a href="https://medium.com/@davidasync/7-teknologi-e-commerce-keren-yang-digunakan-saat-ini-1f62f1440e24"><span style="font-size:14pt"><strong>https://medium.com/@davidasync/7-teknologi-e-commerce-keren-yang-digunakan-saat-ini-1f62f1440e24</strong></span></a><span style="font-size:14pt"><strong><br />
			</strong><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/10/102820_0331_ECommerce4.jpg?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/><span style="font-size:14pt"><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify"><a href="http://learn-informationsystem.blogspot.com/2016/10/e-commerce-framework.html"><span style="font-size:14pt">http://learn-informationsystem.blogspot.com/2016/10/e-commerce-framework.html</span></a><span style="font-size:14pt"><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:16pt"><strong>Model Business E-Commerce<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: center"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/10/102820_0331_ECommerce5.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/><span style="font-size:14pt"><br />
		</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong><em>Business to Business (B2B)</em><br />
					</strong><br />
				</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><em>Business to business e-commerce </em>umumnya menggunakan mekanisme <em>Electronic Data Interchange (EDI). </em>Sistem ini relatif masih sangat mahal dan standar yang digunakan seringkali menyulitkan interkomunikasi atas pelaku bisnis.<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong><em>Business to Customer (B2C)</em></strong><br />
				</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><em>Business to Customer e-commerce </em>memiliki permasalahan yang berbeda. Mekanisme untuk mendekati pelanggan pada saat ini menggunakan bermacam-macam pendekatan seperti dengan menggunakan konsep portal.<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong>Customer to Customer (C2C)</strong><br />
				</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">model bisnis di mana <a href="https://glints.com/id/lowongan/customer-loyalty/"><em>customer</em></a> atau pelanggan dapat saling menjual dagangannya kepada satu sama lain.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Contoh sederhana dari model bisnis ini adalah <em>marketplace </em>atau <em>e-commerce</em> seperti Bukalapak, Tokopedia, BliBli, Shopee, dan <em>marketplace</em> lainnya.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:16pt"><strong>Aspek Keamanan E-Commerce<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><span style="text-decoration:underline"><strong>Konsep Network Security</strong></span><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Dalam menjaga kemanan jaringan, diterapkan konsep atau hukum dasar yang biasa disebut dengan <strong>CIA</strong> yang merupakan:<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Confidentiality (kerahasiaan),<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Integrity (integritas), dan<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Availability (ketersediaan).<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Dalam upaya untuk memenuhi aspek-aspek tersebut di atas, sistem perlu dirancang dan diimplementasikan sesuai dengan standar yang berlaku.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">• standar yang dapat diikuti, mulai dari standar yang sifatnya formal (seperti ISO 17799) sampai ke standar yang sifatnya lebih praktis dan operasional (yang sering disebut best<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">practice).<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/10/102820_0331_ECommerce6.jpg?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/10/102820_0331_ECommerce7.jpg?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/><span style="font-size:14pt"><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:16pt"><strong>E-Commerce<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong>Keuntungan-Keuntungan <em>E-commerce</em></strong><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Beberapa bentuk keuntungan <em>e-commerce </em>yang didapatkan dari penggunaannya yaitu:<br />
</span></p>
<ol style="margin-left: 72pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin menjanjikan, yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Dapat meningkatkan Market Exposure.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Menurunkan tingkat biaya operasional (Operating Cost).<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Melebarkan jangkauan perusahaan (Global Reach).<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Meningkatkan Customer Loyality.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Meningkatkan Supplier Management.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Memperpendek waktu produksi.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Meningkatkan Value Chain (Mata rantai pendapatan).<br />
</span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong>Kerugian</strong><br />
		</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Meskipun <em>e-commerce </em>merupakan sistem yang menguntungkan karena dapat mengurangi biaya transaksi bisnis dan dapat memperbaiki kualitas pelayanan, namun sisitem <em>e-commerce </em>ini beserta semua infrastruktur pendukungnya mudah sekali untuk disalah gunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Bisa jadi kesalahan-kesalahan yang mungkin timbul melalui berbagai cara kerusakan hebat yang terjadi pada semua element yang berkaitan dengan sistem. Dari segi pandangan bisnis, penyalahgunaan dari kegagalan sistem yang terjadi terdiri atas :<br />
</span></div>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Kehilangan segi financial secara langsung karena kecurangan, pencurian informasi rahasia yang berharga, kehilangan kesempatan bisnis karena ganguan pelayanan, penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak, kehilangan kepercayaan dari para konsumen, dan kerugian kerugian yang tak terduga.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong>Aplikasi E-Commerce</strong><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan <em>e-Commerce</em> adalah:<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">E-mail dan Messaging<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Content Management Systems<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Dokumen, spreadsheet, database<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Akunting dan sistem keuangan<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Informasi pengiriman dan pemesanan<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Pelaporan informasi dari klien dan enterprise<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Sistem pembayaran domestik dan internasional<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Newsgroup<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">On-line Shopping<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Conferencing<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Online Banking<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong>Manfaat E-Commerce</strong><br />
		</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Konsumen dapat berbelanja dengan lebih mudah selama 24 jam sehari sepanjang tahun<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Konsumen dapat melihat berbagai pilihan produk yang dianggap terbaik dengan harga yang paling sesuai<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Konsumen dapat membeli produk dan jasa dengan biaya yang lebih mudah setelah melakukan perbandingan dengan berbagai e-commerce.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:16pt"><strong>Studi Kasus E-Commerce<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Pembuatan Aplikasi aplikasi penjualan E-Commerce berbasis opencart yang antara lain memiliki desain dan konten toko online, manajemen produk dan setting menu<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong>Analisa:</strong><br />
				</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Belidoang.com sebagai salah satu bisnis e-commerce yang sedang tumbuh dan berkembang di Indonesia. Dalam rancang bangun sistem penjualan online yang ada di www.belidoang.com, saat ini adalah  dropship &amp; reseller.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: center"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/10/102820_0331_ECommerce8.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/><span style="font-size:14pt"><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong>1. Proses bisnis &amp; Kebutuhan</strong><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">Proses bisnis atau usaha yang dilakukan di belidoang.com adalah model bisnis Reseller Dan Dropshipper , akan diberikan ilustrasi sebagai berikut:<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">X(belidoang.com) adalah seorang <em>Reseller.</em> Dia membeli barang kepada Z sebagai <em>grosir/supplier</em> produknya. Produk yang dibeli disimpan di tempat si-X dan  di stok. Saat ada pembelian dari konsumen maka semua proses selanjutnya akan diselesaikan semua oleh si-X.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">A(belidoang.com) adalah seorang <em>Dropshipper</em>. Dia menjadi seorang <em>Dropshipper</em> dari <em>grosir/supplier</em> B. Setelah terjadi kesepakatan antara si-A dan si-B, maka si-A(belidoang.com) mulai melakukan promosi sesuai cara yang efektif menurutnya. Saat ada pemesanan dan pembelian yang diterima oleh Si-A, maka si-A(belidoang.com) meminta konsumen untuk membayar uang dengan jumlah yang telah ditentukan (tentunya dengan menentukan margin sebagai keuntungan). Setelah pembayaran diterima, maka order tersebut diteruskan kepada si-B, kemudian mentransfer uang yang ditentukan kepada si-B. Setelah pembayaran diterima oleh Si-B, maka dia akan mengurus proses lanjutan, mulai dari pengepakkan produk hingga pengiriman ke alamat si konsumen dengan identitas pengirim adalah belidoang.com.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:16pt"><strong>Design<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt"><strong>DFD Level 1</strong><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:14pt">DFD level 1 menunjukkan proses yang menyusun proses utama dalam DFD level 0, sekaligus menunjukkan bagaimana informasi berpindah dari satu proses ke proses lainnya.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: center"><img src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/10/102820_0331_ECommerce9.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/><span style="font-size:14pt"><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:16pt"><strong>Contoh Implementasi E-Commerce Saat ini:<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/10/102820_0331_ECommerce10.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/><span style="font-size:14pt"><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:18pt"><strong>Pustaka<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><img src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/10/102820_0331_ECommerce11.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/><span style="font-size:14pt"><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p>
 </p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/10/28/e-commerce/">E-Commerce</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ceritahosting.com/2020/10/28/e-commerce/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1090</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
