Cerita Hosting Administrator and Content Manager for ceritahosting.com

E-Commerce

5 min read

 

MATERI PERKULIAHAN

KONSEP SISTEM INFORMASI (KSI)

TOPIK: E-COMMERCE

 

  • E-Commerce:

Bagi perusahaan besar saat ini e-commerce lebih dari jual beli produk melalui online.

Sistem dari e-commerce tergantung pada sumber daya internet dan banyak teknologi informasi yang lain untuk mendukung setiap Langkah dalam proses e-commerce.

Kemampuan E-commerce telah menjadi kebutuhan yang kompetitif bagi Sebagian besar bisnis di pasar saat ini.

 

Definisi

 

  • E-Commerce:

Electronic commerce atau selanjutnya disebut E-commerce merupakan salah satu hasil dari perkembangan teknologi internet. Pengertian E-commerce itu sendiri adalah suatu proses berbisnis dengan menggunakan teknologi elektronik yang menghubungkan antara perusahaan, konsumen, dan masyarakat dalam bentuk transaksi elektonik. Dengan demikian pada prinsipnya bisnis dengan E-commerce adalah bisnis tanpa warkat paperless
trading. (Munir Fuady, 2002).

  • Bukunya Abdul Halim Barkatullah yang dikutip dari kamus Black’s Law Dictionary Seventh Edition, E-commerce didefinisikan :

E-commerce : The practice of buying and selling goods and services
trought online consumer service on the internet. The e, a shortened from of
electronic, has become a popular prefix for other term associated with
electronic transaction.( Ibid., hlm. 12.)

Maksud dari pengertian E-commerce di atas adalah pembelian dan penjualan barang dan jasa dengan menggunakan jasa konsumen online di internet. Model transaksi yang demikian disebut juga dengan electronic
transaction.

  • Pembelian dan penjualan barang, jasa dan informasi dengan menggunakan jasa konsumen melalui jaringan Komputer yang melingkupi internet dan transaksi internal dalam sebuah organisasi. Sehingga e-commerce meliputi segala transaksi elektronik.

Menurut O’Brien dan Marakas(2010): E-commerce adalah mengubah bentuk persaingan , kecepatan Tindakan, dan perampingan interkasi, produk dan pembayran dari pelanggan ke perusahaan dan dari perusahaan ke supplier.

  • Electronic Commerce (E-Commerce) menekankan pada penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dalam transaksi antar bisnis dan antar organisai dan transaksi antar bisnis dengan konsumen. (H. Dadang Munandar, S.E, M.Si (2011:2)
  • Perdagangan elektronik (bahasa
    Inggris: electronic commerce atau e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran
    barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan
    komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

https://id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_elektronik

 

Pertumbuhan Akses Internet

 

Dalam laporan jumlah pengguna Internet di Jan 2020 We are Social, diketahui bahwa saat ini pengguna internet di masyarakat Indonesia, untuk
pengguna ponsel sebanyak 338,2 juta.

160 juta pengguna aktif media sosial (medsos) dan pengguna internet mencapai 175,4 Juta pengguna.

 


 

Pertumbuhan E-commerce

 

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pertumbuhan bisnis e-commerce cenderung melambat pada tahun ini. Mengutip data Bank Indonesia (BI), nilai transaksi rata-rata empat marketplace terbesar di Indonesia selama Januari-Juli 2020 naik Rp 470 miliar per bulan.

Angka itu lebih rendah ketimbang perolehan pada periode yang sama tahun lalu, rata-rata naik Rp 1,04 triliun per bulan.

https://insight.kontan.co.id/news/pertumbuhan-bisnis-e-commerce-cenderung-melambat-di-tahun-2020

Perilaku berbelanja online sudah menjadi kebiasaan banyak orang, terutama di tengah kondisi pandemi seperti saat ini. Apalagi Indonesia merupakan pasar e-commerce terbesar di Asia Tenggara. Menurut data Wearesocial dan Hootsuite, sekitar 90% pengguna internet di Indonesia pernah berbelanja online

Pada tahun 2019, nilai kapitalisasi pasar e-commerce di indonesia mencapai USD 21 miliar atau sekitar Rp 294 triliun. Berdasarkan laporan McKinsey, industri e-commerce di indonesia diprediksi akan mencapai nilai USD 40 miliar pada tahun 2022. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pesatnya perkembangan e-commerce di Indonesia.

https://www.sirclo.com/menilik-tren-perkembangan-e-commerce-indonesia-di-2020/

 

 

Marketplace & Produk yang Banyak Digunakan 

 

  • 5 marketplace terbesar di Indonesia berdasarkan jumlah pengunjung bulanannya di kuartal kedua tahun 2020 adalah Shopee (93, 4 juta), Tokopedia (86,1 juta), Bukalapak (35,2 juta), Lazada (22 juta), dan Blibli (18,3 juta).
  • Dilihat dari industrinya, produk fashion masih mendominasi pasar e-commerce dimana penjualan produknya merupakan yang paling signifikan, diikuti dengan produk elektronik, ibu & bayi, dan kesehatan & kecantikan. Dari industri fahsion sendiri, produk fashion muslim merupakan industri yang akan terus berkembang mengingat mayoritas penduduk Indonesia beragama muslim. 
  • perkembangan industri elektronik bisa dikatakan didorong oleh meningkatnya penetrasi penggunaan smartphone sehingga produk-produk elektronik seperti smartphone, power bank, dan aksesoris lainnya akan terus meningkat pula. Selain itu, permintaan akan produk elektronik wearable juga diprediksi akan meningkat. 
  • Produk ibu dan bayi juga merupakan salah satu produk dengan penjualan tertinggi. Salah satu penyebabnya adalah karena kemudahan yang ditawarkan dari belanja online. Pasalnya belanja online memungkinkan ibu hamil dan ibu yang baru melahirkan untuk membeli berbagai kebutuhannya tanpa perlu keluar rumah. Selain itu, banyak juga e-commerce yang menawarkan paket bundling untuk program ibu dan bayi sehingga memungkinkan pembelinya untuk menghemat. 

https://www.sirclo.com/menilik-tren-perkembangan-e-commerce-indonesia-di-2020/

 


 

 

 

 

IT Infrastruktur

 


https://niluhjuliani91.wordpress.com/2018/01/11/infrastruktur-teknologi-informasi-bagian-3/

 

  • Infrastruktur Teknologi Informasi
    (TI) didefinisikan sebagai sumber daya teknologi bersama yang menyediakan platform untuk aplikasi sistem informasi perusahaan yang terperinci.
  • Infrastruktur TI meliputi investasi dalam perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan layanan (service).
  • Infrastruktur TI di dalam organisasi saat ini merupakan hasil dari evolusi selama lebih dari 50 tahun di dalam platform komputasi, mulai dari era mesin hitung di tahun 1930-an, sampai dengan era cloud/mobile computing saat ini.
  • Terdapat beberapa perkembangan penting yang mendukung pengembangan teknologi di bidang infrastruktur IT, diantaranya adalah pemberlakukan berbagai hukum (Moore, Metcalfe, penyimpanan berkapasitas besar, dan perkembangan teknologi mikroprosesor),
  • Penurunan biaya komunikasi dan pengaruh standar jaringan. Ekosistem infrastruktur IT mencakup platform perangkat keras, perangkat lunak, media penyimpanan, jaringan, internet serta layanan konsultasi dan integrasi sistem.

 

Teknologi & Frame Work E-Commerce saat ini

 

1 ) Teknologi BitCoin

2 ) QR Code

3 ) Penerapan Big Data

4 ) Dukungan powerful fitur online pada platform Blogging

5 ) Robot Chat, dukungan CS virtual permudahan pelayanan pelanggan

6 ) Integrasi API dengan framework web modern

6 ) Integrasi API dengan framework web modern

Detail:

https://medium.com/@davidasync/7-teknologi-e-commerce-keren-yang-digunakan-saat-ini-1f62f1440e24

 


http://learn-informationsystem.blogspot.com/2016/10/e-commerce-framework.html

 

Model Business E-Commerce

 


  • Business to Business (B2B)

Business to business e-commerce umumnya menggunakan mekanisme Electronic Data Interchange (EDI). Sistem ini relatif masih sangat mahal dan standar yang digunakan seringkali menyulitkan interkomunikasi atas pelaku bisnis.

  • Business to Customer (B2C)

Business to Customer e-commerce memiliki permasalahan yang berbeda. Mekanisme untuk mendekati pelanggan pada saat ini menggunakan bermacam-macam pendekatan seperti dengan menggunakan konsep portal.

  • Customer to Customer (C2C)

model bisnis di mana customer atau pelanggan dapat saling menjual dagangannya kepada satu sama lain.

Contoh sederhana dari model bisnis ini adalah marketplace atau e-commerce seperti Bukalapak, Tokopedia, BliBli, Shopee, dan marketplace lainnya.

 

 

 

Aspek Keamanan E-Commerce

 

Konsep Network Security

Dalam menjaga kemanan jaringan, diterapkan konsep atau hukum dasar yang biasa disebut dengan CIA yang merupakan:

  • Confidentiality (kerahasiaan),
  • Integrity (integritas), dan
  • Availability (ketersediaan).

Dalam upaya untuk memenuhi aspek-aspek tersebut di atas, sistem perlu dirancang dan diimplementasikan sesuai dengan standar yang berlaku.

• standar yang dapat diikuti, mulai dari standar yang sifatnya formal (seperti ISO 17799) sampai ke standar yang sifatnya lebih praktis dan operasional (yang sering disebut best

practice).


 

E-Commerce

 

Keuntungan-Keuntungan E-commerce

Beberapa bentuk keuntungan e-commerce yang didapatkan dari penggunaannya yaitu:

  1. Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin menjanjikan, yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional.
  2. Dapat meningkatkan Market Exposure.
  3. Menurunkan tingkat biaya operasional (Operating Cost).
  4. Melebarkan jangkauan perusahaan (Global Reach).
  5. Meningkatkan Customer Loyality.
  6. Meningkatkan Supplier Management.
  7. Memperpendek waktu produksi.
  8. Meningkatkan Value Chain (Mata rantai pendapatan).

 

Kerugian

  • Meskipun e-commerce merupakan sistem yang menguntungkan karena dapat mengurangi biaya transaksi bisnis dan dapat memperbaiki kualitas pelayanan, namun sisitem e-commerce ini beserta semua infrastruktur pendukungnya mudah sekali untuk disalah gunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Bisa jadi kesalahan-kesalahan yang mungkin timbul melalui berbagai cara kerusakan hebat yang terjadi pada semua element yang berkaitan dengan sistem. Dari segi pandangan bisnis, penyalahgunaan dari kegagalan sistem yang terjadi terdiri atas :
    • Kehilangan segi financial secara langsung karena kecurangan, pencurian informasi rahasia yang berharga, kehilangan kesempatan bisnis karena ganguan pelayanan, penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak, kehilangan kepercayaan dari para konsumen, dan kerugian kerugian yang tak terduga.

 

Aplikasi E-Commerce

Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-Commerce adalah:

  • E-mail dan Messaging
  • Content Management Systems
  • Dokumen, spreadsheet, database
  • Akunting dan sistem keuangan
  • Informasi pengiriman dan pemesanan
  • Pelaporan informasi dari klien dan enterprise
  • Sistem pembayaran domestik dan internasional
  • Newsgroup
  • On-line Shopping
  • Conferencing
  • Online Banking

 

Manfaat E-Commerce

  • Konsumen dapat berbelanja dengan lebih mudah selama 24 jam sehari sepanjang tahun
  • Konsumen dapat melihat berbagai pilihan produk yang dianggap terbaik dengan harga yang paling sesuai
  • Konsumen dapat membeli produk dan jasa dengan biaya yang lebih mudah setelah melakukan perbandingan dengan berbagai e-commerce.

 

Studi Kasus E-Commerce

 

  • Pembuatan Aplikasi aplikasi penjualan E-Commerce berbasis opencart yang antara lain memiliki desain dan konten toko online, manajemen produk dan setting menu
  • Analisa:

Belidoang.com sebagai salah satu bisnis e-commerce yang sedang tumbuh dan berkembang di Indonesia. Dalam rancang bangun sistem penjualan online yang ada di www.belidoang.com, saat ini adalah dropship & reseller.

 


1. Proses bisnis & Kebutuhan

Proses bisnis atau usaha yang dilakukan di belidoang.com adalah model bisnis Reseller Dan Dropshipper , akan diberikan ilustrasi sebagai berikut:

  • X(belidoang.com) adalah seorang Reseller. Dia membeli barang kepada Z sebagai grosir/supplier produknya. Produk yang dibeli disimpan di tempat si-X dan  di stok. Saat ada pembelian dari konsumen maka semua proses selanjutnya akan diselesaikan semua oleh si-X.
  • A(belidoang.com) adalah seorang Dropshipper. Dia menjadi seorang Dropshipper dari grosir/supplier B. Setelah terjadi kesepakatan antara si-A dan si-B, maka si-A(belidoang.com) mulai melakukan promosi sesuai cara yang efektif menurutnya. Saat ada pemesanan dan pembelian yang diterima oleh Si-A, maka si-A(belidoang.com) meminta konsumen untuk membayar uang dengan jumlah yang telah ditentukan (tentunya dengan menentukan margin sebagai keuntungan). Setelah pembayaran diterima, maka order tersebut diteruskan kepada si-B, kemudian mentransfer uang yang ditentukan kepada si-B. Setelah pembayaran diterima oleh Si-B, maka dia akan mengurus proses lanjutan, mulai dari pengepakkan produk hingga pengiriman ke alamat si konsumen dengan identitas pengirim adalah belidoang.com.

 

 

Design

 

DFD Level 1

DFD level 1 menunjukkan proses yang menyusun proses utama dalam DFD level 0, sekaligus menunjukkan bagaimana informasi berpindah dari satu proses ke proses lainnya.

 


Contoh Implementasi E-Commerce Saat ini:

 


 

Pustaka

 


 

 

Avatar
Cerita Hosting Administrator and Content Manager for ceritahosting.com

Sistem Informasi Management-Dukungan SIM terhadap kualitas produk dan jasa

TOPIK PERKULIAHAN: Dukungan SIM terhadap kualitas produk dan jasa Definisi: Pengertian Kualitas Produk  Kualitas produk adalah kondisi fisik, fungsi dan sifat suatu produk baik...
Avatar Cerita Hosting
7 min read

PENGANTAR ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI)

  KECERDASAN BUATAN (ARTIFICIAL INTELLIGENCE)   Definisi: Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) adalah simulasi dari kecerdasan yang dimiliki oleh manusia yang dimodelkan di...
Avatar Cerita Hosting
3 min read

PERKEMBANGAN SISTEM INFORMASI DI DALAM PERUSAHAAN

MATERI PERKULIAHAN PERKEMBANGAN SISTEM INFORMASI DI DALAM PERUSAHAAN Sistem informasi manajemen atau SIM (bahasa Inggris: management information system, MIS) adalah: Sistem perencanaan bagian dari...
Avatar Cerita Hosting
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *