PEMODELAN PROSES BISNIS SISTEM INFORMASI

(Business Process Modelling Information System)

(Logistik)

Materi-2:

Pemodelan proses bisnis Logistik .

Definisi Bisnis

Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat.

Bisnis – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia
bebas

https://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis

Definisi Logistik:

  • Istilah logistik berasal dari bahasa Yunani logos yang berarti “rasio, kata, kalkulasi, alasan, pembicaraan, orasi”, selain itu kata logistik juga berasal bahasa Perancis yaitu Loger yang berarti untuk menginapkan atau menyediakan.

  • Logistik didefinisikan sebagai proses perencanaan, implementasi, dan pengendalian efisiensi, aliran biaya yang efektif dan penyimpanan bahan mentah, bahan setengah jadi, barang jadi dan informasi-informasi yang berhubungan dari asal titik konsumsi dengan tujuan memenuhi kebutuhan.

  • Menurut Gattorna dan Walters menyatakan dalam buku Managing Supply Chain: A Strategic Perpective, logistik merupakan aspek manajemen strategis yang bertanggung jawab mengelola akuisisi, pergerakan dan penyimpanan barang mentah, bahan setengah jadi dan informasi-informasi yang menyertainya dalam suatu organisasi dan saluran pemasaran untuk memenuhi harapan pelanggan sehingga dapat mencapai aspek keuntungan perusahaan.
  • Menurut Yolanda M. Siagian (2005), logistik didefinisikan sebagai bagian dari proses rantai suplai (supply chain) yang berfungsi merencanakan, melaksanakan, mengontrol secara efektif, efisien proses pengadaan, pengelolaan, penyimpanan barang, pelayanan dan informasi mulai dari titik awal (point of origin) hingga titik konsumsi (point of consumption) dengan tujuan memenuhi kebutuhan konsumen

  • Council of Logistic Management (Ballou, 1992). Logistik didefinisikan sebagai proses perencanaan, implementasi, dan pengendalian efisiensi, aliran biaya yang efektif dan penyimpanan bahan mentah, bahan setengah jadi, barang jadi dan informasi-informasi yang berhubungan dari asal titik konsumsi dengan tujuan memenuhi kebutuhan.


Tujuan dan Manfaat Logistik

Tujuan kegiatan logistik adalah tersedianya suatu barang yang tepat pada waktu dan tempat yang tepat. Perusahaan harus melakukan serangkaian kegiatan seperti proses pengadaan barang (procurement); kegiatan produksi (manufacturing support); dan distribusi (physical distribution).

Misi atau tujuan logistik yaitu mendapatkan barang yang tepat, pada waktu yang tepat, dengan jumlah yang tepat, kondisi yang tepat, dengan biaya yang terjangkau, dengan tetap memberikan kontribusi profit bagi penyedia jasa logistik.

Manfaat logistik
yaitu untuk mendeskripsikan manajemen arus barang di sebuah organisasi, dari barang mentah menjadi barang jadi.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan logistik mempunyai standar performa yang harus dicapai. Tingkat performa yang ingin dicapai kegiatan logistik yaitu terjadinya keseimbangan antara kualitas pelayanan yang diharapkan pelanggan dengan semua biaya yang dikeluarkan untuk mencapai tujuan perusahaan.

Menurut Bowersox, terdapat 2 (dua) faktor utama yang menentukan tingkat performa logistik, yaitu:

  1. Faktor pelayanan (service), yakni tingkat pelayanan perusahaan pada konsumen.
  2. Faktor biaya (cost), yakni biaya yang dihabiskan perusaaan untuk menangani pelayanan pada konsumen.

Business Process Modelling (BPM) atau Pemodelan Proses Bisnis (PPB) :

Aktivitas Logistik

  • Management Actions
  • Planning Implementation Control
  • Inputs into Logistics
  • Outputs of Logistics
  • Natural Resources Competitive
  • Advantage Human Resources Logistics
  • Management Time & Place Utility
  • Suppliers
  • Raw materials
  • In-process inventory
  • Finished goods
  • Customers
  • Financial Resources
  • Efficient Movement to Customer
  • Information Resources
  • Proprietary Asset
  • Logistics Activities
  • Customer Service
  • Demand Forecasting
  • Inventory Management
  • Logistics Communications
  • Materials Handling
  • Order Processing
  • Packaging Parts & Service Support
  • Plant & Warehouse
  • Site Selection
  • Procurement
  • Reverse Logistics
  • Traffic & Transportation
  • Warehousing & Storage

    Sumber: Stock, J.R. & Lambert, D.M. (2001). Strategic Logistics Management 4th ed. Singapore. McGraw-Hill.


Aplikasi Bisnis

Enterprise Resource Planning (ERP) adalah sebuah aplikasi manajemen bisnis yang memudahkan pengelolaan bisnis secara terintegrasi. Dewasa ini perusahaan memperhitungkan ERP sebagai bagian penting dari suatu organisasi. ERP mengintegrasikan berbagai sistem informasi di dalam perusahaan.

Contoh Work Flow Diagram:


Integrated Logistic



Produsen dari ERP Logistic System :

  • Carego
  • Jaix
  • RAMCO
  • WebExpress
  • SAP Logistic Information System
  • SoloPlan
  • Gensoft Logistics ERP
  • Logix GRID
  • Softlink
  • LogiSuite
  • Obs-Logistics
  • Magaya
  • Sagar
  • Agaram Enterprise Solutions for Logistics
  • SCAND SNSF Logistics ERP Software
  • LOZICS® ERP

PUSTAKA