<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>System Development Application &#8211; Cerita Hosting ☁️</title>
	<atom:link href="https://ceritahosting.com/tag/system-development-application/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://ceritahosting.com</link>
	<description>Cerita Teknologi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 May 2020 10:20:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.6.15</generator>

<image>
	<url>https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2019/05/cropped-8437175d-f20a-4d92-9289-8b4d42b92879_200x200.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>System Development Application &#8211; Cerita Hosting ☁️</title>
	<link>https://ceritahosting.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175363151</site>	<item>
		<title>ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI (APSI) : 9</title>
		<link>https://ceritahosting.com/2020/05/02/analisa-dan-perancangan-sistem-informasi-apsi-9/</link>
					<comments>https://ceritahosting.com/2020/05/02/analisa-dan-perancangan-sistem-informasi-apsi-9/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cerita Hosting]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2020 00:29:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Analisa Berorientasi object(ABO)UMB]]></category>
		<category><![CDATA[Analisis dan perancangan sistem Informasi universitas mercubuana(UMB)]]></category>
		<category><![CDATA[ceritahosting.com]]></category>
		<category><![CDATA[Data Flow Diagram]]></category>
		<category><![CDATA[DFD]]></category>
		<category><![CDATA[informatics]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan system]]></category>
		<category><![CDATA[perancangan basis data]]></category>
		<category><![CDATA[perkuliahan Analisa Perancangan basis data universitas mercubuana]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuliahan Analisa Perancangan Sistem Informasi UMB]]></category>
		<category><![CDATA[Proses bisnis sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[SDLC]]></category>
		<category><![CDATA[System Development Application]]></category>
		<category><![CDATA[System Life Cycle]]></category>
		<category><![CDATA[Tata Kelola IT]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Testing Implementasi Sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Waterfall]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ceritahosting.com/?p=375</guid>

					<description><![CDATA[<p>Indikator Materi: Mengetahui komponen data flowdiagram(DFD) dan cara menggunakan dalam perancangan system Informasi. Data Flow Diagram(DFD) Di dalam perancangan basis data ataupun Analisa Design System Informasi diperlukan tools atau diagram untuk membantu kita didalam Analisa perancangan, seperti: Data Flow Diagram(DFD) Use case Modelling Activity Diagram Sequence Diagram Class Diagram Didalam materi ini akan dibahas mengenai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/05/02/analisa-dan-perancangan-sistem-informasi-apsi-9/">ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI (APSI) : 9</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p style="font-size:18px"><strong><u>Indikator Materi:</u></strong></p>



<ul><li>Mengetahui komponen data flowdiagram(DFD) dan cara menggunakan dalam perancangan system Informasi.</li></ul>



<p style="font-size:18px"><strong>Data Flow Diagram(DFD)</strong></p>



<p style="font-size:18px">Di dalam perancangan basis data ataupun Analisa Design System Informasi diperlukan tools atau diagram untuk membantu kita didalam Analisa perancangan, seperti:</p>



<ul><li>Data Flow Diagram(DFD)</li><li>Use case Modelling</li><li>Activity Diagram</li><li>Sequence Diagram</li><li>Class Diagram</li></ul>



<p style="font-size:18px">Didalam materi ini akan dibahas mengenai Data flow Diagram(DFD) yang akan disajikan dalam study kasus, agar mudah dipahami dan dimengerti.</p>



<p style="font-size:18px"><strong>Definisi:</strong></p>



<p style="font-size:18px">Suatu diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari data pada suatu sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, tersruktur dan jelas. DFD sangat mirip dengan <em>Flowchart</em>.</p>



<p style="font-size:18px">DFD merupakan alat bantu dalam menggambarkan atau menjelaskan proses kerja suatu sistem(<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Data_flow_diagram">https://id.wikipedia.org/wiki/Data_flow_diagram</a>).</p>



<p style="font-size:18px">DFD pertama kali pengunaannya dipopulerkan oleh <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Larry_Constantine">Larry Constantine</a> dan <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Edward_Yourdon">Ed Yourdon</a> dalam <em>structured analysis and design technique</em>. Notasi DFD memiliki acuan pada teori grafik yang awalnya digunakan untuk penelitiaan operasional dalam permodelan alur kerja dalam suatu organisasi.</p>



<p style="font-size:18px">Terdapat banyak simbol yang mengambarkan DFD, satu dengan simbol lain memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda. Pada tahun 1979 Tom DeMarco menyimpulkan komponen DFD terdiri dari:</p>



<p style="font-size:18px"><strong>Entitas, Proses, Aliran dan Data Store.</strong></p>



<p style="font-size:18px"><strong><em>Notasi Data flow Diagram(DFD)</em></strong></p>



<ul><li><strong>Entitas/Entity/Terminator</strong></li></ul>



<p style="font-size:18px">Simbol yang memiliki fungsi sebagai organisasi, orang dan sejenisnya yang berada diluar sistem tetapi berinteraksi dengan sistem. Simbol ini perlu diberi nama sesuai dengan aslinya biasanya menggunakan kata benda seperti: pekerja, dosen, mahasiswa, sistem pembelian, system penjualan dan lainnya tergantung sistem yang akan dibuat.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="177" height="97" src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-44.png?resize=177%2C97&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-377" data-recalc-dims="1"/></figure></div>



<ul><li><strong>Proses(Process)</strong></li></ul>



<p style="font-size:18px">Proses merupakan kegiatan atau pekerjaan yang memproses data inputan dari entitas ke output. Biasanya untuk proses diberikan kata kerja seperti: bekerja, mengajar, belajar, menjual dan sebagainya tergantung dari entitas awal.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="180" height="77" src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-46.png?resize=180%2C77&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-379" data-recalc-dims="1"/></figure></div>



<ul><li><strong>Aliran data</strong></li></ul>



<p style="font-size:18px">Aliran data berfungsi untuk menerangkan aliran data atau informasi dari simbol satu ke simbol lainnya. Biasanya pemberian nama pada aliran data juga menggunakan kata benda.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="216" height="57" src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-47.png?resize=216%2C57&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-380" data-recalc-dims="1"/></figure></div>



<ul><li><strong>Data Store</strong></li></ul>



<p style="font-size:18px">Data Store atau data source merupakan simbol yang ada kaitannya dengan penyimpanan seperti file atau database. Simbol database biasanya berada setelah simbol proses untuk menyimpan output pemrosesan. Dalam penamaan data store ini diisi sesuai dengan data apa yang disimpan seperti Employee, Salary, dan lain-lain.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="204" height="55" src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-48.png?resize=204%2C55&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-381" data-recalc-dims="1"/></figure></div>



<p class="has-medium-font-size"><strong><em>Jenis DFD</em></strong></p>



<ul><li><strong>Diagram Level 0 (Diagram Konteks)</strong></li></ul>



<p style="font-size:18px">Diagram level 0 atau bisa juga <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Diagram_alir_data">diagram </a><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Diagram_alir_data">konteks</a><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Diagram_alir_data"> </a><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Diagram_alir_data">adalah</a> level diagram paling rendah yang mengambarkan bagaimana sistem berinteraksi dengan external entitas.</p>



<p style="font-size:18px">Pada diagram konteks akan diberikan nomor untuk setiap proses yang berjalan, umumnya mulai dari angka 0 untuk start awal.</p>



<p style="font-size:18px">Semua entitas yang ada pada diagram konteks termasuk juga aliran datanya akan langsung diarahkan kepada sistem. Pada diagram konteks ini juga tidak ada informasi tentang data yang tersimpan dan tampilan diagramnya tergolong sederhana.</p>



<ul><li><strong>Data Flow Diagram Level 1</strong></li></ul>



<p style="font-size:18px">DFD level 1 adalah tahapan lebih lanjut tentang DFD level 0, dimana semua proses yang ada pada DFD level 0 akan dirinci dengan lengkap sehingga lebih lengkap dan detail. Proses-proses utama yang ada akan dipecah menjadi sub-proses.</p>



<p style="font-size:18px"><strong>Perbedaan DFD Level 0 dan DFD Level 1</strong></p>



<p style="font-size:18px">Ada perbedaan antara 2 level DFD tersebut yang perlu Anda ketahui:</p>



<ul><li>DFD level 0 hanya mengambarkan sistem secara basic saja.</li><li>DFD level 0 hanya menjelaskan aliran data dari input sampai output.</li><li>DFD level 1 mengambarkan aliran data yang lebih kompleks pada setiap prosesnya yang kemudian terbentuklah data store dan aliran data.</li><li>DFD level 1 mengambarkan sistem secara sebagian atau seluruhnya secara mendetail.</li></ul>



<p style="font-size:18px" class="has-text-align-center"><strong>Implementasi</strong></p>



<p style="font-size:18px" class="has-text-align-center"><strong>Study Kasus : Ecommerce- belidoang.com</strong></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="325" height="238" src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-49.png?resize=325%2C238&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-382" srcset="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-49.png?w=325&amp;ssl=1 325w, https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-49.png?resize=300%2C220&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 325px) 100vw, 325px" data-recalc-dims="1" /></figure></div>



<ul><li><strong>Tabel Kebutuhan User</strong></li></ul>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" width="371" height="245" src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-50.png?resize=371%2C245&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-383" srcset="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-50.png?w=371&amp;ssl=1 371w, https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-50.png?resize=300%2C198&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 371px) 100vw, 371px" data-recalc-dims="1" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" width="378" height="281" src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-51.png?resize=378%2C281&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-384" srcset="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-51.png?w=378&amp;ssl=1 378w, https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-51.png?resize=300%2C223&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 378px) 100vw, 378px" data-recalc-dims="1" /></figure>



<ul><li><strong><em>Context diagram</em></strong> merupakan diagram yang terdiri dari suatu proses dan menggambarkan ruang lingkup suatu sistem dan merupakan level tertinggi dari DFD.</li></ul>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="418" height="188" src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-52.png?resize=418%2C188&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-385" srcset="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-52.png?w=418&amp;ssl=1 418w, https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-52.png?resize=300%2C135&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 418px) 100vw, 418px" data-recalc-dims="1" /></figure></div>



<p style="font-size:18px" class="has-text-align-center"><strong>Gambar. Context Diagram</strong></p>



<ul><li><strong>DFD level 0 </strong>menggambarkan kegiatan kegiatan utama yang dilakukan sistem.</li></ul>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="523" height="277" src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-54.png?resize=523%2C277&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-387" srcset="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-54.png?w=523&amp;ssl=1 523w, https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-54.png?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 523px) 100vw, 523px" data-recalc-dims="1" /></figure></div>



<p style="font-size:18px" class="has-text-align-center"><strong>Gambar.DFD Level 0</strong></p>



<ul><li><strong>DFD level 1 </strong>menunjukkan proses yang menyusun proses utama dalam DFD level 0, sekaligus menunjukkan bagaimana informasi berpindah dari satu proses ke proses lainnya</li></ul>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="373" height="272" src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-55.png?resize=373%2C272&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-389" srcset="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-55.png?w=373&amp;ssl=1 373w, https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-55.png?resize=300%2C219&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 373px) 100vw, 373px" data-recalc-dims="1" /></figure></div>



<p style="font-size:18px" class="has-text-align-center"><strong>Gambar.DFD Level 1</strong></p>



<p style="font-size:18px" class="has-text-align-center"><strong>PUSTAKA</strong></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" width="602" height="252" src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-57.png?resize=602%2C252&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-391" srcset="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-57.png?w=602&amp;ssl=1 602w, https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-57.png?resize=300%2C126&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 602px) 100vw, 602px" data-recalc-dims="1" /></figure>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/05/02/analisa-dan-perancangan-sistem-informasi-apsi-9/">ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI (APSI) : 9</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ceritahosting.com/2020/05/02/analisa-dan-perancangan-sistem-informasi-apsi-9/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">375</post-id>	</item>
		<item>
		<title>ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI (APSI) : 3</title>
		<link>https://ceritahosting.com/2020/05/01/analisa-dan-perancangan-sistem-informasi-apsi/</link>
					<comments>https://ceritahosting.com/2020/05/01/analisa-dan-perancangan-sistem-informasi-apsi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cerita Hosting]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2020 13:24:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Analisa Berorientasi object(ABO)]]></category>
		<category><![CDATA[Analisis dan perancangan sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[informatics]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan system]]></category>
		<category><![CDATA[perancangan basis data]]></category>
		<category><![CDATA[Proses bisnis sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[RAD]]></category>
		<category><![CDATA[Scrum]]></category>
		<category><![CDATA[SDLC]]></category>
		<category><![CDATA[sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[System Development Application]]></category>
		<category><![CDATA[system development life cycle]]></category>
		<category><![CDATA[System Life Cycle]]></category>
		<category><![CDATA[Tata Kelola IT]]></category>
		<category><![CDATA[Testing Implementasi Sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Waterfall]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ceritahosting.com/?p=315</guid>

					<description><![CDATA[<p>APSI [read more]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/05/01/analisa-dan-perancangan-sistem-informasi-apsi/">ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI (APSI) : 3</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-text-align-center has-medium-font-size"><strong>PENGEMBANGAN SISTEM</strong></p>



<p style="font-size:18px"><strong><u>Indikator Materi:</u></strong></p>



<ul><li>Mengetahui metode pengembangan system informasi meliputi system development life cycle, Agile &amp; Object Oriented.</li></ul>



<ol type="1"><li><strong>Metode Pengembangan Sistem</strong></li></ol>



<p><strong>Metodologi adalah :&nbsp;</strong></p>



<p>Kesatuan metode-metode, procedure-prosedure, konsep-konsep pekerjaan, aturan-aturan dan postulat-postulat yang digunakan oleh suatu ilmu pengetahuan, seni atau disiplin lainnya.&nbsp;</p>



<p><strong>Metode adalah:</strong></p>



<p>Suatu cara/ teknik yang sistematik untuk mengerjakan sesuatu.&nbsp;</p>



<p>Metodologi pengembangan system yang ada biasanya dibuat atau diusulkan oleh :&nbsp;</p>



<p>&#8211;&nbsp; Penulis buku&nbsp;</p>



<p>&#8211;&nbsp; Peneliti&nbsp;</p>



<p>&#8211;&nbsp; Konsultan&nbsp;</p>



<p>&#8211;&nbsp; System house&nbsp;</p>



<p>&#8211;&nbsp; Pabrik software&nbsp;</p>



<p><strong>Alat dan teknik pengembangan Sistem&nbsp;</strong></p>



<ul><li>Untuk dapat melakukan langkah-langkah sesuai dengan yang diberikan oleh metodologi pengembangan system yang terstruktur, maka dibutuhkan alat dan teknik untuk melaksanakannya.&nbsp;<ul><li>Alat-alat yang digunakan dalam suatu metodologi umumnya berupa suatu gambar atau diagram atau grafik. Selain berbentuk gambar, alat-alat yang digunakan juga ada yang berupa gambar atau grafik (nongraphical tools), seperti misalnya data dictionary, structured English, pseudocode serta formulir-formulir untuk mencatat dan menyajikan data.&nbsp;</li></ul></li></ul>



<p>Alat-alat pengembangan system yang berbentuk grafik diantaranya adalah sebagai berikut ini :&nbsp;</p>



<p><strong>1) HIPO diagram&nbsp;</strong></p>



<p>HIPO (Hierarchy Plus Input-Process-Output), adalah alat dokumentasi program yang berbasis pada fungsi, yaitu tiap-tiap modul di dalam system digambarkan oleh fungsi utamanya.&nbsp;</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="270" height="203" src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image.png?resize=270%2C203&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-316" data-recalc-dims="1"/></figure></div>



<p style="font-size:18px" class="has-text-align-center"><strong>Gambar. Hipo Diagram</strong></p>



<p><strong>2) Data flow diagram&nbsp;</strong></p>



<p>Digunakan untuk menggambarkan suatu system yang telah ada atau system baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir (misalnya lewat telpon, surat dan sebagainya) atau lingkungan fisik dimana data tersebut akan disimpan (misalnya file kartu, microfile, harddisk, tape, diskette dan lain sebagianya)&nbsp;.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="231" height="254" src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-1.png?resize=231%2C254&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-317" data-recalc-dims="1"/></figure></div>



<p class="has-text-align-center"><strong>Gambar Contoh data flow diagram</strong></p>



<p><strong>3) Structured chart&nbsp;</strong></p>



<p>Digunakan untuk mendefinisikan dan mengilustrasikan organisasi dari system informasi secara berjenjang dalam bentuk modul dan sub-module dengan menunjukan hubungan elemen data dan elemen control antara hubungan modulnya sehingga memberikan penjelasan lengkap dari system dipandang dari elemen data, elemen control, modul dan hubungan antar modulnya.&nbsp;</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="305" height="212" src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-2.png?resize=305%2C212&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-318" srcset="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-2.png?w=305&amp;ssl=1 305w, https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-2.png?resize=300%2C209&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 305px) 100vw, 305px" data-recalc-dims="1" /></figure></div>



<p class="has-text-align-center"><strong><u>Gambar Contoh Structured Chart.</u></strong></p>



<p><strong>4) SADT (Structure Analysis and Design Technique)&nbsp;</strong></p>



<p>Structured Analysis and Design Technique, memandang suatu system terdiri dari dua hal : benda (obyek, dokumen atau data) dan kejadian (kegiatan yang dilakukan oleh orang, mesin atau perangkat lunak). Menggunakan dua tipe diagram yaitu, diagram kegiatan(activity diagrams, disebut actigrams) dan diagram data (data diagrams disebut datagrams)&nbsp;</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="295" height="171" src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-4.png?resize=295%2C171&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-320" data-recalc-dims="1"/></figure></div>



<p class="has-text-align-center"><strong>Gambar.Actigram model</strong></p>



<p><strong>5) Jackson’s diagram (JSD)&nbsp;</strong></p>



<p>Jackson’s System Development (JSD) membangun suatu model dari dunia nyata (real world) yang menyediakan subyek-subyek permasalahan dari system.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" width="351" height="270" src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-5.png?resize=351%2C270&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-321" srcset="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-5.png?w=351&amp;ssl=1 351w, https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-5.png?resize=300%2C231&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 351px) 100vw, 351px" data-recalc-dims="1" /></figure>



<p class="has-text-align-center"><strong><u>Gambar.Model JSD</u></strong></p>



<p>Metode lain yg dapat digunakan:</p>



<p>(1) Bagan alir sistem(system flowchart)&nbsp;</p>



<p>(2) Bagan alir program (program flowchart) yang dapat berupa :&nbsp;</p>



<p>&#8211; Bagan alir logika program (program logic flowchart)&nbsp;</p>



<p>&#8211; Bagan alir program computer terinci (detailed computer program flowchart)&nbsp;</p>



<p>(3) Bagan alir kertas kerja (paperwork flowchart)&nbsp;</p>



<p>(4) Bagan alir proses (process flowchart)&nbsp;</p>



<p>(5) Gantt Chart</p>



<p><strong>Metode Pengembangan</strong></p>



<ol type="1"><li><strong>Systems Development Life Cycle</strong></li></ol>



<p>Siklus Hidup Pengembangan Sistem (SDLC ) atau Siklus Hidup Sistem (Systems Life Cycle ), dalam rekayasa sistem serta rekayasa perangkat lunak, adalah proses pembuatan serta pengubahan sistem serta model serta metodologi yang digunakan untuk dapat mengembangkan sistem-sistem tersebut. Konsep ini pada umumnya merujuk pada suatu sistem komputer atau informasi</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="320" height="217" src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-7.png?resize=320%2C217&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-323" srcset="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-7.png?w=320&amp;ssl=1 320w, https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-7.png?resize=300%2C203&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 320px) 100vw, 320px" data-recalc-dims="1" /></figure></div>



<p class="has-text-align-center"><strong>Gambar. SDLC</strong></p>



<p>Tahapan:</p>



<p>1<strong>. Rencana(planning)</strong></p>



<p><strong>2. Analisis (analysis)</strong></p>



<p><strong>3. Desain (design)</strong></p>



<p><strong>4. Implementasi (implementation)</strong></p>



<p><strong>5. Uji coba (testing)</strong></p>



<p><strong>6. Pengelolaan (maintenance)</strong></p>



<p><strong>2. Agile</strong></p>



<p><strong><em>Agile Development Methods</em></strong> adalah sekelompok metodologi pengembangan perangkat lunak yang didasarkan pada prinsip-prinsip yang sama atau pengembangan sistem jangka pendek yang memerlukan adaptasi cepat dari pengembang terhadap perubahan dalam bentuk apapun.</p>



<p><em>Agile development methods</em> merupakan salah satu dari <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Metodologi_pengembangan_perangkat_lunak">Metodologi pengembangan perangkat lunak</a> yang digunakan dalam pengembangan perangkat lunak. Agile memiliki pengertian bersifat cepat, ringan, bebas bergerak, dan waspada, Sehingga saat membuat perangkat lunak dengan menggunakan <em>agile development methods</em> diperlukan inovasi dan responsibiliti yang baik antara tim pengembang dan klien agar kualitas dari perangkat lunak yang dihasilkan bagus dan kelincahan dari tim seimbang.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="330" height="262" src="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-8.png?resize=330%2C262&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-324" srcset="https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-8.png?w=330&amp;ssl=1 330w, https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-8.png?resize=300%2C238&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 330px) 100vw, 330px" data-recalc-dims="1" /></figure></div>



<p class="has-text-align-center"><strong>Gambar.Agile Metodologi</strong></p>



<p><strong>3.Object Oriented</strong></p>



<ul><li>Pendekatan perancangan sistem berorientasi objek adalah suatu teknik pendekatan baru dalam melihat permasalahan dan sistem (sistem perangkat lunak, sistem informasi, atau sistem lainnya).&nbsp;Pendekatan ini memandang sistem yang akan dikembangkan sebagai suatu kumpulan objek-objek dunia nyata.</li><li>Terdapat beberapa cara untuk mengabstraksikan dan memodelkan objek-objek tersebut, yaitu abstraksi objek, kelas, hubungan antar kelas sampai abstraksi sistem.&nbsp;Saat mengabstraksikan dan memodelkan objek, data dan proses-proses yang dipunyai oleh objek akan dienkapsulasi (dibungkus) menjadi satu kesatuan.</li><li>Dalam rekayasa perangkat lunak, konsep pendekatan berorientasi objek dapat diterapkan pada tahap analisis, perancangan, pemrograman, dan pengujian perangkat lunak.&nbsp;Ada berbagai teknik yang dapat digunakan pada masing-masing tahap tersebut, dengan aturan dan alat bantu pemodelan tertentu.</li></ul>



<p><strong>Tools pendekatan berorientasi objek</strong> :</p>



<ul><li>Rational Unified Process (RUP) (Rational Software – IBM 2003)</li><li>Fusion (Coleman 1994)</li><li>STS development Method 3 (ADM3) (Firesmith 1993)</li><li>Berard’s object-oriented design (Berard 1991)</li><li>Booch’s object-oriented design (Booch 1983, 1991)</li><li>Coad and Yourdon’s object – oriented analysis (Coad &amp; Yourdon 1989)</li><li>Coad and Yourdon’s object-oriented analysis (OOA) (Coad &amp; Yourdon 1991)</li><li>Jacobson’s Objectory (Jacobson &amp; Linstrom 1992)</li><li>Rumbaugh’s object modelling technique (OMT) (Rumbaugh et al. 1991)</li><li>Object-oriented system analysis (OOA) (Shlaer &amp; Mellor 1988)</li></ul>



<p class="has-text-align-center"><strong>PUSTAKA</strong></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" width="602" height="252" src="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-10.png?resize=602%2C252&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-326" srcset="https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-10.png?w=602&amp;ssl=1 602w, https://i0.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/05/image-10.png?resize=300%2C126&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 602px) 100vw, 602px" data-recalc-dims="1" /></figure></div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/05/01/analisa-dan-perancangan-sistem-informasi-apsi/">ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI (APSI) : 3</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ceritahosting.com/2020/05/01/analisa-dan-perancangan-sistem-informasi-apsi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">315</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
