Site icon Cerita Hosting ☁️

Metode Pemilihan Pembuatan Aplikasi Sistem Informasi

Memilih Metode Pembuatan Aplikasi Sistem Informasi

( Extreme Programming-XP)

Pengantar

Bagi Konsultan IT, Praktisi IT, Team Development Aplikasi, tidak mudah untuk memilih atau memutuskan metodologi apa yang akan digunakan di dalam pembangunan/pemgembangan aplikasi system informasi di sebuah perusahaan atau software yang akan di implementasikan.

Dalam pembuatan aplikasi system informasi, ada beberapa metodologi yang saat ini ada dunia, seperti:

Pada tulisan ini, akan dibahas mengenai keuntungan dan kerugian dari metode Extreme Programming


Agile Methodologies

Extreme Programming (berikutnya akan disingkat sebagai XP) adalah sebuah pendekatan atau model pengembangan perangkat lunak yang mencoba menyederhanakan berbagai tahapan dalam proses pengembangan tersebut sehingga menjadi lebih adaptif dan fleksibel. XP bukan hanya berfokus pada coding tetapi meliputi seluruh area pengembangan perangkat lunak. XP mengambil pendekatan ‘ekstrim’ dalam iterative development.

XP Pertama kali diusulkan oleh Kent Beck dan Ward Cunningham pada bulan Maret 1996, asal mula XP digunakan karena pada saat itu permintaan dari customer yang sering berubah dengan cepat sehingga mengakibatkan putaran kehidupan metode pengembangan perangkat lunak tradisional menjadi lebih pendek dan tidak selaras dengan metode tradisional karena pada umumnya memerlukan desain yang luas dan itu mengakibatkan perubahan desain yang terjadi dan tentu saja memerlukan biaya yang lebih tinggi. Tujuan XP adalah meminimalisir biaya yang diperlukan jika ada perubahan dalam pengembangan perangkat lunak.


Model ini cenderung menggunakan pendekatan Object-Oriented.

Tahapan-tahapan yang harus dilalui antara lain:

Sasaran Extreme Programming adalah tim yang dibentuk berukuran antara kecil sampai medium saja, tidak perlu menggunakan sebuah tim yang besar. Hal ini dimaksudkan untuk menghadapi requirements yang tidak jelas maupun terjadinya perubahan-perubahan requirements yang sangat cepat.

Extreme Programming merupakan agile methods yang paling banyak digunakan dan menjadi sebuah pendekatan yang sangat terkenal.

Metode Extreme Programming

Metode Extreme Programming (XP Methodology) digunakan oleh tim development untuk membuat software dalam environment yang tidak stabil seperti ketika requirement yang ada sangat cepat berubah. Metode ini memiliki release berkala dalam waktu development yang singkat.

a.       Keunggulan

– Pelibatan client dalam proyek meningkatkan transparansi dan hubungan antara vendor dan klien.

– Frequent checkpoints dalam metode ini akan membantu developer membuat perencanaan dan jadwal

– Feedback yang banyak akan membantu meminimalisir risiko dan meningkatkan improvement.

b.      Kelemahan

– Model ini membutuhkan meeting berkala dimana bisa jadi mahal untuk kedua belah pihak

– Perubahan yang terlalu sering bisa mengganggu developer dan cukup tricky untuk mengkalkulasi waktu dan estimasi harga

– Biaya untuk merubah requirement di kemudian hari dalam proyek cukup mahal

Dari sumber:


Exit mobile version