<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kecerdasan buatan &#8211; Cerita Hosting ☁️</title>
	<atom:link href="https://ceritahosting.com/tag/kecerdasan-buatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://ceritahosting.com</link>
	<description>Cerita Teknologi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Nov 2020 00:22:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.6.15</generator>

<image>
	<url>https://i1.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2019/05/cropped-8437175d-f20a-4d92-9289-8b4d42b92879_200x200.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kecerdasan buatan &#8211; Cerita Hosting ☁️</title>
	<link>https://ceritahosting.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175363151</site>	<item>
		<title>PENGANTAR ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI)</title>
		<link>https://ceritahosting.com/2020/11/16/pengantar-artificial-intelligence-ai/</link>
					<comments>https://ceritahosting.com/2020/11/16/pengantar-artificial-intelligence-ai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Cerita Hosting]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2020 00:18:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[artificial intelligance]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<category><![CDATA[konsep sistem informasi modul]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuliahan KSI]]></category>
		<category><![CDATA[SIM]]></category>
		<category><![CDATA[SIM modul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ceritahosting.com/?p=1160</guid>

					<description><![CDATA[<p>  KECERDASAN BUATAN (ARTIFICIAL INTELLIGENCE)   Definisi: Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) adalah simulasi dari kecerdasan yang dimiliki oleh manusia yang dimodelkan di dalam mesin dan diprogram agar bisa berpikir seperti halnya manusia. menurut Mc Leod dan Schell,  kecerdasan buatan adalah aktivitas penyediaan mesin seperti komputer dengan kemampuan untuk menampilkan perilaku yang dianggap sama [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/11/16/pengantar-artificial-intelligence-ai/">PENGANTAR ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>
 </p>
<p style="text-align: center"><span style="font-size:18pt"><strong>KECERDASAN BUATAN<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: center"><span style="font-size:18pt"><strong>(ARTIFICIAL INTELLIGENCE)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:16pt"><strong>Definisi:<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) adalah simulasi dari kecerdasan yang dimiliki oleh manusia yang dimodelkan di dalam mesin dan diprogram agar bisa berpikir seperti halnya manusia.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">menurut Mc Leod dan Schell,  kecerdasan buatan adalah aktivitas penyediaan mesin seperti komputer dengan kemampuan untuk menampilkan perilaku yang dianggap sama cerdasnya dengan jika kemampuan tersebut ditampilkan oleh manusia.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Andreas_Kaplan&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Andreas Kaplan (halaman belum tersedia)"><span style="font-size:12pt">Andreas Kaplan</span></a><span style="font-size:12pt"> dan <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Michael_Haenlein&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Michael Haenlein (halaman belum tersedia)">Michael Haenlein</a> mendefinisikan kecerdasan buatan sebagai &#8220;kemampuan sistem untuk menafsirkan data eksternal dengan benar, untuk belajar dari data tersebut, dan menggunakan pembelajaran tersebut guna mencapai tujuan dan tugas tertentu melalui adaptasi yang fleksibel&#8221;.<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kecerdasan_buatan"><sup>[1]</sup></a> Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Komputer" title="Komputer">komputer</a>) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Manusia" title="Manusia">manusia</a>.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Secara garis besar sebuah kecerdasan buatan dapat melakukan salah satu dari keempat faktor berikut.<br />
</span></p>
<ol style="margin-left: 72pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong><em>Acting humanly</em></strong>, sistem yang dapat bertindak layaknya manusia.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong><em>Thinking humanly</em></strong>, sistem yang bisa berpikir seperti halnya manusia.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong><em>Think rationally</em></strong>, sistem yang mampu berpikir secara rasional.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong><em>Act rationally</em></strong>, sistem yang mampu bertindak secara rasional.<br />
</span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Kecerdasan buatan atau AI ini telah banyak diterapkan di berbagai bidang seperti industri, medis, pendidikan, bisnis bahkan dalam kehidupan sehari-hari.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Secara garis besar, AI terbagi ke dalam dua paham pemikiran yaitu AI Konvensional dan <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kecerdasan_Komputasional&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Kecerdasan Komputasional (halaman belum tersedia)">Kecerdasan Komputasional</a> (CI, Computational Intelligence). AI konvensional kebanyakan melibatkan metode-metode yang sekarang diklasifiksikan sebagai <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Pembelajaran_mesin" title="Pembelajaran mesin">pembelajaran mesin</a>, yang ditandai dengan formalisme dan <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Analisis_statistik&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Analisis statistik (halaman belum tersedia)">analisis statistik</a>. Dikenal juga sebagai AI <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Simbolis&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Simbolis (halaman belum tersedia)">simbolis</a>, AI <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Logis" title="Logis">logis</a>, AI murni dan AI cara lama (GOFAI, Good Old Fashioned Artificial Intelligence). Metode-metodenya meliputi:<br />
</span></p>
<ol>
<li>
<div style="text-align: justify"><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_pakar" title="Sistem pakar"><span style="font-size:12pt">Sistem pakar</span></a><span style="font-size:12pt">: menerapkan kapabilitas pertimbangan untuk mencapai kesimpulan. Sebuah sistem pakar dapat memproses sejumlah besar informasi yang diketahui dan menyediakan kesimpulan-kesimpulan berdasarkan pada informasi-informasi tersebut.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Petimbangan_berdasar_kasus&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Petimbangan berdasar kasus (halaman belum tersedia)"><span style="font-size:12pt">Petimbangan berdasar kasus</span></a><span style="font-size:12pt"><br />
				</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jaringan_Bayesian&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Jaringan Bayesian (halaman belum tersedia)"><span style="font-size:12pt">Jaringan Bayesian</span></a><span style="font-size:12pt"><br />
				</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=AI_berdasar_tingkah_laku&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="AI berdasar tingkah laku (halaman belum tersedia)"><span style="font-size:12pt">AI berdasar tingkah laku</span></a><span style="font-size:12pt">: metode modular pada pembentukan sistem AI secara manual<br />
</span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Kecerdasan komputasional melibatkan pengembangan atau pembelajaran iteratif (misalnya penalaan parameter seperti dalam sistem koneksionis. Pembelajaran ini berdasarkan pada data empiris dan diasosiasikan dengan AI non-simbolis, AI yang tak teratur dan perhitungan lunak. Metode-metode pokoknya meliputi:<br />
</span></p>
<ol>
<li>
<div style="text-align: justify"><a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jaringan_Saraf_Tiruan_(Artificial_Neural_Networks)&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Jaringan Saraf Tiruan (Artificial Neural Networks) (halaman belum tersedia)"><span style="font-size:12pt">Jaringan Saraf</span></a><span style="font-size:12pt">: sistem dengan kemampuan pengenalan pola yang sangat kuat<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Logika_Fuzzy" title="Logika Fuzzy"><span style="font-size:12pt">Sistem Fuzzy</span></a><span style="font-size:12pt">: teknik-teknik untuk pertimbangan di bawah ketidakpastian, telah digunakan secara meluas dalam industri modern dan sistem kendali produk konsumen.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Komputasi_Evolusioner&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Komputasi Evolusioner (halaman belum tersedia)"><span style="font-size:12pt">Komputasi Evolusioner</span></a><span style="font-size:12pt">: menerapkan konsep-konsep yang terinspirasi secara biologis seperti populasi, mutasi dan &#8220;<a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Survival_of_the_fittest&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Survival of the fittest (halaman belum tersedia)">survival of the fittest</a>&#8221; untuk menghasilkan pemecahan masalah yang lebih baik.<br />
</span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify">Metode-metode ini terutama dibagi menjadi algoritme evolusioner (misalnya <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Algoritme_Genetik&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Algoritme Genetik (halaman belum tersedia)">algoritme genetik</a>) dan kecerdasan berkelompok (misalnya <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Algoritme_Semut_(Ant_Algorithm)&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Algoritme Semut (Ant Algorithm) (halaman belum tersedia)">algoritme semut</a>)
</p>
<p style="text-align: justify">Dengan sistem cerdas hibrid, percobaan-percobaan dibuat untuk menggabungkan kedua kelompok ini. Aturan inferensi pakar dapat dibangkitkan melalui jaringan saraf atau aturan produksi dari pembelajaran statistik seperti dalam <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=ACT-R&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="ACT-R (halaman belum tersedia)">ACT-R</a>. Sebuah pendekatan baru yang menjanjikan disebutkan bahwa penguatan kecerdasan mencoba untuk mencapai kecerdasan buatan dalam proses pengembangan evolusioner sebagai efek samping dari penguatan kecerdasan manusia melalui teknologi.
</p>
<p style="text-align: justify"><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kecerdasan_buatan">https://id.wikipedia.org/wiki/Kecerdasan_buatan</a>
	</p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Berikut ini beberapa contoh dari penerapan AI yang biasa kamu jumpai dalam kehidupan sehari-hari.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<ol>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>DeepFace Facebook<br />
</strong></span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Salah satu contoh dari AI adalah teknologi DeepFace yang dimiliki oleh Facebook. AI ini berfungsi untuk mengenali wajah orang yang ada pada postingan foto. Dengan teknologi ini, kamu tidak perlu lagi menandai seseorang yang ada pada foto secara manual, karena AI ini yang akan melakukannya.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Mungkin kamu bertanya-tanya, dari mana AI itu mengetahui bahwa orang yang ada pada foto tersebut adalah kamu? Perlu kamu ketahui bahwa sebelum AI dapat mengidentifikasi bahwa orang di foto itu adalah kamu, AI akan dilatih berdasarkan data. Datanya didapatkan saat kamu menandai orang di foto sebelumnya dan dari hasil saran AI terhadap orang yang ada di foto yang kamu setujui. Setelah AI berlatih dan memiliki banyak data maka AI nantinya akan dapat mengidentifikasi seseorang yang ada di foto.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>2. Rekomendasi E-Commerce</strong><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Konsep penerapan AI yang sering kamu jumpai salah satunya adalah rekomendasi produk pada e-commerce. Mungkin kamu pernah berbelanja di salah satu e-commerce dan ketika kamu berbelanja ada produk-produk yang direkomendasikan untukmu. Produk yang direkomendasikan tersebut bukan dari seseorang yang memprediksi kira-kira kamu beli apa ya? Produk rekomendasi tersebut merupakan hasil dari proses AI.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Lalu darimana AI mendapatkan produk-produk yang akan direkomendasikan tersebut? AI memperoleh data dari kamu sendiri, misalnya ketika kamu melakukan pencarian produk, pembelian produk dan kamu sudah melihat produk apa saja. Data tersebutlah yang akan diproses dari konsep AI yaitu data mining sehingga AI akan merekomendasikan produk-produk yang pas buat kamu.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>3. Asisten Virtual</strong><br />
		</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Contoh dari kecerdasan buatan berikutnya adalah asisten virtual, ada banyak penyedia asisten virtual seperti Google assistant, Siri atau Alexa. Seperti asisten pada umumnya, asisten virtual ini juga bisa kamu ajak berinteraksi. Selain itu asisten virtual dapat mencatat kapan kamu ada janji atau acara dan memberikan informasi ketika waktu acara yang ditentukan segera tiba.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Asisten virtual ini juga bisa kamu perintah untuk melakukan pengiriman pesan, memutar musik, membuka aplikasi dan lain sebagainya. Asisten virtual ini juga akan terus belajar seiring kamu menggunakannya, sehingga asisten virtual dapat mengetahui apa yang kamu sukai dan hal apa yang biasa kamu lakukan.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Sebenarnya masih banyak lagi contoh penerapan dari AI, seperti fitur AI yang dimiliki oleh kamera pada <em>smartphone</em> yang bisa melakukan pengaturan kamera sesuai dengan kondisi saat itu. Atau AI dari mobil Tesla yang mampu berjalan tanpa adanya pengemudi.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size:16pt"><strong>REVOLUSI 4.0<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<ul>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Istilah Revolusi 4.0 pertama kali disebutkan oleh pendiri dan ketua eksekutif WEF Klaus Schwab. Schwab menerbitkan sebuah buku pada tahun 2016, berjudul &#8220;Revolusi Industri Keempat, dan istilah ini kemudian menjadi bahasan utama dalam pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, pada bulan Januari 2019 lalu. Revolusi Industri 4.0 mengacu pada pemanfaatan kombinasi teknologi internet dan kecerdasan buatan dalam perangkat yang mempengaruhi hidup manusia.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Presiden Joko Widodo sangat antusias dengan <em>roadmap</em> strategi implementasi Revolusi Industri 4.0 dan optimis bahwa transformasi di Indonesia akan mengarah kepada pembukaan banyak lapangan pekerjaan dibandingkan menghilangkan.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Revolusi Industri 4.0 diharapkan dapat menghasilkan transformasi yang pesat dan menyeluruh. Dengan demikian, negara-negara di dunia, termasuk Indonesia, harus bersiap untuk itu.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Di Indonesia, Revolusi Industri 4.0 ini juga ditandai kemunculan <em>ecommerce</em> dan perusahaan berbasis aplikasi lain.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt">Kelima teknologi utama yang akan mendukung implementasi Industri 4.0 adalah:<br />
</span></div>
<ul style="margin-left: 72pt">
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong><em>internet of things</em>, </strong><br />
						</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong><em>artificial intelligence</em>, </strong><br />
						</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong><em>human-machine interface</em>, </strong><br />
						</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>robot dan teknologi sensor, serta </strong><br />
						</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify"><span style="font-size:12pt"><strong>teknologi pencetakan 3D.</strong><br />
						</span></div>
</li>
</ul>
</li>
<li><a href="https://www.wartaekonomi.co.id/read179971/kecerdasan-buatan-dukung-implementasi-industri-40"><span style="font-size:12pt">https://www.wartaekonomi.co.id/read179971/kecerdasan-buatan-dukung-implementasi-industri-40</span></a><span style="font-size:12pt"><br />
			</span></li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify">
 </p>
<p style="text-align: justify"><img src="https://i2.wp.com/ceritahosting.com/wp-content/uploads/2020/11/111620_0018_PENGANTARAR1.png?ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/><span style="font-size:12pt"><br />
		</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com/2020/11/16/pengantar-artificial-intelligence-ai/">PENGANTAR ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://ceritahosting.com">Cerita Hosting ☁️</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ceritahosting.com/2020/11/16/pengantar-artificial-intelligence-ai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1160</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
